Proyek Revitalisasi SD Condong Garut Fokus Kualitas Bangunan dan Keselamatan Kerja

- Kontributor

Minggu, 20 September 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, TRIBUNCAKRANEWS.COM — Proyek revitalisasi SD Condong Garut yang berlokasi di Kampung Citapen, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, terus berjalan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kegiatan belajar mengajar.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi salah satu perhatian penting. Para pekerja diarahkan untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) selama berada di area proyek sebagai langkah pencegahan guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja.

Ketua P2SP Revitalisasi SD Condong Garut, Hj. Dadang Kurnaedi, menegaskan bahwa keselamatan pekerja harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan pembangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

«“Kami selalu mengingatkan seluruh pekerja agar mengutamakan keselamatan kerja dan menggunakan APD sesuai dengan ketentuan. Pekerjaan harus berjalan dengan baik, tetapi keselamatan jangan sampai diabaikan,” ungkap Hj. Dadang Kurnaedi.»

Menurutnya, keberhasilan pembangunan fasilitas pendidikan tidak hanya dilihat dari hasil fisik bangunan, tetapi juga dari proses pengerjaannya yang dilakukan secara tertib, aman, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Erlangga Jaya Mulyana, selaku Sekretaris P2SP Revitalisasi SD Condong Garut, mengatakan bahwa koordinasi terus dilakukan agar seluruh proses revitalisasi dapat berjalan secara maksimal.

«“Kami berharap seluruh proses revitalisasi dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan. Penggunaan APD merupakan bagian penting dari upaya menjaga keselamatan para pekerja di lapangan,” jelas Erlangga.»

Baca Juga:  Polres Purworejo Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Ia juga berharap dukungan dan kerja sama seluruh pihak terus terjalin sehingga program revitalisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah, guru, peserta didik, maupun masyarakat sekitar.

Di sisi lain, Kepala SD Condong Garut, Nenden Sari Puspita Wangi, menyampaikan apresiasi terhadap program revitalisasi yang tengah dilaksanakan.

Menurutnya, peningkatan sarana dan prasarana sekolah sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik.

«“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi adanya program revitalisasi ini. Harapan kami, nantinya fasilitas sekolah dapat semakin baik sehingga anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman dan aman,” tutur Nenden Sari Puspita Wangi.»

Ia berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dengan tetap memperhatikan keselamatan para pekerja serta keamanan lingkungan sekolah.

Revitalisasi SD Condong Garut diharapkan tidak hanya menghasilkan bangunan yang lebih baik secara fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang layak, aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran bagi generasi penerus di Kecamatan Cikelet.

Dengan sinergi antara P2SP, pihak sekolah, para pekerja, dan masyarakat, proses revitalisasi diharapkan dapat terus berjalan secara profesional dengan mengedepankan kualitas pekerjaan, ketertiban, keselamatan, dan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan.

 

Pewarta : Hendi Heryana

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikhtiar Spiritual, Polres Semarang gelatlr Khataman Al-Qur’an dan santuni Yatim Piatu.
Polres Purworejo Amankan 24 Remaja Diduga Terlibat Aksi Konvoi Bersenjata Tajam, Kedepankan Pembinaan dan Pendidikan
TK Pertiwi Krikilan Tak Terpasang Papan Proyek, Dua TK Lain Terima Bantuan Apbn Ratusan Juta: Kementerian Diminta Buka Data
Menatap Atap yang Hampir Ambruk: Kisah Ibu An An, Janda Dhuafa di Garut yang Bertaruh Nyawa di Rumah Tak Layak Huni
Lima Bulan Dilanda Kekeringan, Air Bersih Jadi Mahal! Kapolres Sragen Turun Langsung Salurkan 5 Tangki di Dua Desa Sumberlawang
Polres Gunungkidul Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Dengan Modus Truk Boks Modifikasi dan Plat Nomor Palsu
Polres Gunungkidul Ungkap Kasus Dugaan Penyalahgunaan Pengangkutan BBM
Kenang Jasa Para Pendiri, Kapolres Karanganyar Bersama Forkopimda Ziarah Peringati Hari Jadi ke-109
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:38 WIB

Ikhtiar Spiritual, Polres Semarang gelatlr Khataman Al-Qur’an dan santuni Yatim Piatu.

Jumat, 6 November 2026 - 11:33 WIB

Polres Purworejo Amankan 24 Remaja Diduga Terlibat Aksi Konvoi Bersenjata Tajam, Kedepankan Pembinaan dan Pendidikan

Jumat, 6 November 2026 - 09:10 WIB

TK Pertiwi Krikilan Tak Terpasang Papan Proyek, Dua TK Lain Terima Bantuan Apbn Ratusan Juta: Kementerian Diminta Buka Data

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

Menatap Atap yang Hampir Ambruk: Kisah Ibu An An, Janda Dhuafa di Garut yang Bertaruh Nyawa di Rumah Tak Layak Huni

Kamis, 5 November 2026 - 19:41 WIB

Lima Bulan Dilanda Kekeringan, Air Bersih Jadi Mahal! Kapolres Sragen Turun Langsung Salurkan 5 Tangki di Dua Desa Sumberlawang

Berita Terbaru