Duka dan Kecemasan Menyelimuti Pasar Andir: Ratusan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian Usai Kebakaran Hebat

- Kontributor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT,  TRIBUNCAKRANEWS.COM 

Atmosfer keprihatinan dan kekhawatiran mendalam menyelimuti Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Pasca-kebakaran hebat yang membumihanguskan ratusan tempat usaha, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai melakukan pembersihan material sisa puing-puing bangunan pada Sabtu (10/10/2026).

​Langkah pembersihan ini dilakukan di tengah situasi tanggap darurat yang mencekam, saat puluhan pedagang hanya bisa meratapi lapak dan barang dagangan mereka yang telah berubah menjadi abu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan data awal yang sangat memprihatinkan, musibah kebakaran ini menghanguskan sedikitnya 382 tempat usaha, meliputi kios, los, hingga lapak Pedagang Kaki Lima (PKL). Tak hanya meluluhlantakkan bangunan, api juga merenggut seluruh modal usaha dan barang dagangan para pedagang yang menjadi sumber penghidupan utama keluarga mereka.

​Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, membenarkan beratnya kondisi di lapangan saat ini.

​”Kami beserta segenap pihak melaksanakan giat tanggap darurat, salah satunya pembersihan area terdampak kebakaran. Ini merupakan agenda krusial di tahapan tanggap darurat, melakukan pembersihan material bersama para pihak agar area yang porak-poranda ini bisa segera diamankan,” ujarnya dengan nada prihatin.

Baca Juga:  Perkuat Kepastian Hukum, Kejari Simalungun Tinjau Langsung Aset Rampasan Negara di Kabupten Batubara

​Kepanikan dan ketidakpastian kini membayangi nasib ratusan pedagang. Disperindag ESDM Kabupaten Garut sendiri masih terus berpacu dengan waktu untuk menginventarisasi total kerugian materiil yang diperkirakan mencapai angka sangat fantastis, mencakup kerusakan infrastruktur hingga musnahnya komoditas dagangan.

​”Harapannya pembersihan ini bisa segera memulihkan kondisi para pedagang agar di tahap awal mereka bisa kembali beraktivitas. Namun tentu, material sisa kebakaran yang berbahaya harus kita amankan dan bersihkan terlebih dahulu,” lanjut Ridwan.

​Di tengah kecemasan warga yang menggantungkan hidup pada pasar tersebut, Pemkab Garut berencana membangun pasar darurat usai proses pembersihan puing selesai. Lokasi pasar darurat disepakati tetap berada di area Pasar Andir berdasarkan hasil musyawarah yang dipenuhi rasa haru bersama para pedagang.

​”Pasca penanganan tanggap darurat berupa pembersihan, berikutnya kita akan mencoba menyiapkan pasar darurat. Hasil musyawarah menunjukkan harapan besar para pedagang agar lokasi pasar darurat tetap berada di sini,” ungkapnya.

Setelah proses tanggap darurat dan pembersihan puing rampung, Pemkab Garut akan menghadapi tantangan berat di masa transisi pemulihan, mulai dari perencanaan perbaikan hingga pembongkaran dan pembangunan kembali Pasar Andir secara permanen.

 

​(Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lahirkan “Deklarasi Bali”, Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Proyek Jalan Rp11,7 Miliar di Kulon Progo Disorot! Pengadukan Beton Pakai Ekskavator, Retak Memanjang Jadi Pertanyaan
Pusaran Lahan IUP PT. Timah di Belitung, Dewan Pengawas WRC “Habib Muchdar : Desak Semua Pihak Diperiksa!
Operasi Sarang Narkoba Serentak hari pertama, Polda Jateng dan Jajaran Amankan Sabu hingga Pil Yarindo
Bersama Petugas Gabungan, Koramil 06/Kesugihan Tangani Kebakaran Lahan Jati
RSI Sultan Agung Semarang Jajaki Kerja Sama dengan Iran, Bidik Penguatan Layanan Medis, Pendidikan, dan Riset
Peringati HUT TNI ke-81: Korem 072/Pamungkas Bersama Lindu Aji dan Garda Mawar Gelar Bakti Sosial Pembagian Sembako di Yogyakarta
KSM Randu Makmur Banyumas Dilirik Dunia Internasional, Namun Biaya Kelengkapan Dokumen Ditanggung Pribadi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Lahirkan “Deklarasi Bali”, Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Rp11,7 Miliar di Kulon Progo Disorot! Pengadukan Beton Pakai Ekskavator, Retak Memanjang Jadi Pertanyaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Duka dan Kecemasan Menyelimuti Pasar Andir: Ratusan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian Usai Kebakaran Hebat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Pusaran Lahan IUP PT. Timah di Belitung, Dewan Pengawas WRC “Habib Muchdar : Desak Semua Pihak Diperiksa!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Sarang Narkoba Serentak hari pertama, Polda Jateng dan Jajaran Amankan Sabu hingga Pil Yarindo

Berita Terbaru