PISEW 2026 Sasar 12 Desa di Jombang, Anggaran Rp3 Miliar dan Progres Capai 40 Persen

- Kontributor

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, TRIBUNCAKRANEWS.COM  – Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan di enam kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Program ini menyasar 12 desa dengan total pagu anggaran mencapai Rp3 miliar.

PISEW merupakan program pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah perdesaan sekaligus mendukung pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat.

Enam kecamatan penerima program tersebut meliputi Kecamatan Jombang, Gudo, Ngoro, Plandaan, Ploso, dan Sumobito. Masing-masing kecamatan mencakup dua desa penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Kecamatan Jombang, program dilaksanakan di Desa Sumberjo dan Banjardowo. Kecamatan Gudo meliputi Desa Plumbongambang dan Wangkalkepuh. Kecamatan Ngoro mencakup Desa Gajah dan Pulorejo.

Selanjutnya, Kecamatan Plandaan meliputi Desa Karangmojo dan Jatimlerek. Kecamatan Ploso mencakup Desa Bawangan dan Rejoagung, sedangkan Kecamatan Sumobito meliputi Desa Segodorejo dan Mlaras.

Dana kegiatan PISEW 2026 bersumber dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK). Setiap kegiatan memperoleh pagu anggaran sebesar Rp500 juta.

Anggaran tersebut terdiri atas Rp475 juta untuk pekerjaan fisik dan Rp25 juta untuk biaya operasional (BOP). Dengan total 12 kegiatan, alokasi anggaran keseluruhan mencapai Rp6 miliar, terdiri atas Rp5,7 miliar untuk pekerjaan fisik dan Rp300 juta untuk biaya operasional.

Pelaksanaan program dilakukan melalui kelompok masyarakat kerja sama antardesa yang dibentuk di setiap kecamatan penerima. Skema tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Baca Juga:  Wakapolda Jateng Pimpin Pembukaan Diktukba Polri TA 2026, 231 Calon Bintara Resmi Awali Pendidikan di SPN Polda Jateng

Hingga saat ini, rata-rata progres pelaksanaan PISEW 2026 di Kabupaten Jombang telah mencapai 40 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan fisik di sejumlah lokasi telah memasuki tahap pelaksanaan.

Ke depan, percepatan pembangunan diharapkan tetap berjalan seiring dengan pengawasan kualitas pekerjaan, transparansi penggunaan anggaran, serta kepatuhan terhadap spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Keterlibatan kelompok masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan juga diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki terhadap hasil pembangunan. Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

Program PISEW di 12 desa tersebut diharapkan mampu memperbaiki aksesibilitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, dan menunjang kegiatan ekonomi masyarakat perdesaan.

Namun, keberhasilan program tidak cukup hanya diukur dari besarnya anggaran maupun persentase progres fisik. Kualitas bangunan, ketepatan sasaran, keterbukaan pengelolaan dana, serta manfaat infrastruktur setelah selesai dibangun juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.

Dengan alokasi anggaran Rp6 miliar dan rata-rata progres 40 persen, pelaksanaan PISEW 2026 di Kabupaten Jombang kini diharapkan terus berjalan sesuai rencana serta menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.

Catatan: Data progres dan rincian anggaran dalam berita ini mengacu pada informasi yang tersedia. Persentase progres setiap desa, jenis infrastruktur yang dibangun, target penyelesaian, serta keterangan resmi pihak pelaksana masih perlu dikonfirmasi untuk melengkapi pemberitaan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi dan Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial
Jogja Aman dan Kondusif, Kapolda DIY Apresiasi Masyarakat yang Jaga Situasi Tetap Damai
Kronologi Penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Dinilai Penuh Kontroversi, Aparat Diduga Lakukan Intimidasi pada Santriwati dan Ustadzah
PLN Demak Tagih PT Jianhua Precast Semarang Rp50,4 Juta, Bukti Penggantian Trafo Dipertanyakan
Darurat Rangkap Jabatan ,MAKI dan ICW Soroti Dugaan Transaksi Jabatan Dorong KPK Tindak Tegas
AKTIVITAS USAHA DI JATIROGO TUBAN DISOROT! BAHAN BAKU DIDUGA DARI GALIAN PASIR KUARSA ILEGAL, SOLAR SUBSIDI DAN IZIN DIPERTANYAKAN
Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Polsek Kelapa Dua Sita Kunci T Hingga Sajam
Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Wamentan Tinjau Sentra Sapi Perah, Dukung Target Swasembada Susu Nasional
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi dan Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Jogja Aman dan Kondusif, Kapolda DIY Apresiasi Masyarakat yang Jaga Situasi Tetap Damai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kronologi Penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Dinilai Penuh Kontroversi, Aparat Diduga Lakukan Intimidasi pada Santriwati dan Ustadzah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:06 WIB

PLN Demak Tagih PT Jianhua Precast Semarang Rp50,4 Juta, Bukti Penggantian Trafo Dipertanyakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Darurat Rangkap Jabatan ,MAKI dan ICW Soroti Dugaan Transaksi Jabatan Dorong KPK Tindak Tegas

Berita Terbaru