Musyawarah ke-13 PMI Kota Semarang Tetapkan Prof. FX Sugiyanto sebagai Ketua Baru, Perkuat Mitigasi Bencana dan Layanan Kemanusiaan

- Kontributor

Selasa, 3 November 2026 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | TRIBUNCAKRANEWS.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menggelar Musyawarah ke-13 pada Selasa (3/11/2026). Agenda tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan kepemimpinan baru PMI Kota Semarang melalui proses pemilihan sejumlah kandidat untuk mengemban amanah organisasi dan memperkuat pelayanan sosial serta kemanusiaan bagi masyarakat.

Dalam musyawarah tersebut, Prof. Dr. FX. Sugiyanto ditetapkan sebagai Ketua PMI Kota Semarang yang baru. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa PMI semakin berperan aktif dalam pelayanan kemanusiaan, penanganan bencana, serta pemberdayaan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Dr. dr. Mochamad Abdul Hakam, Sp.PD, FINASIM, menyampaikan bahwa PMI memiliki peran strategis, baik melalui pelayanan di dalam gedung maupun kegiatan di luar gedung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pelayanan di dalam gedung berkaitan dengan operasional UPTD, sedangkan kegiatan di luar gedung mencakup pemberdayaan masyarakat sekaligus mitigasi terhadap berbagai potensi bencana.

“Jika hal tersebut dapat dijalankan dengan baik, menurut saya, akan memberikan nilai positif bagi Pemerintah Kota Semarang,” ungkapnya.

Ia menilai, dari sisi anggaran maupun sumber daya manusia (SDM), PMI memiliki kapasitas yang cukup bisa diandalkan untuk membantu Pemerintah Kota Semarang dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan.

Terlebih, layanan PMI melalui UPTD selama ini sangat membantu berbagai pihak, khususnya rumah sakit. Ia menyebut jumlah rumah sakit di Kota Semarang mencapai sekitar 40 unit, dengan kurang lebih 40 persen pasien yang dirawat berasal dari luar daerah.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa PMI Kota Semarang memiliki potensi besar dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, tidak hanya bagi warga Kota Semarang, tetapi juga masyarakat dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Lebih lanjut, Abdul Hakam menekankan pentingnya memperkuat mitigasi bencana di Kota Semarang. Ancaman banjir, tanah longsor, hingga kebakaran harus diantisipasi melalui langkah pencegahan dan sinergi yang lebih kuat antara PMI, pemerintah, serta berbagai pihak terkait.

Selain penanganan kebencanaan, ia juga menyoroti pentingnya aspek kesehatan dan keselamatan atlet dalam setiap kegiatan olahraga.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan atau medical check-up sebelum pertandingan perlu menjadi perhatian. Terutama bagi atlet yang memiliki riwayat penyakit tertentu, sehingga kondisi kesehatannya dapat dipantau secara optimal.

Perlindungan asuransi bagi atlet juga dinilai penting, termasuk perlunya kemudahan dalam proses penjaminan apabila hasil pemeriksaan tenaga medis menunjukkan adanya kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga:  Polres Semarang Perkuat Sinergi PPNS, perkuat Criminal Justice System

Ia mencontohkan, ketika atlet mengalami benturan kepala atau terjatuh dalam posisi berisiko, pemeriksaan harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terjadi cedera serius.

Jangan sampai penanganan hanya berfokus pada luka yang terlihat, seperti patah tulang pada jari, sementara potensi cedera kepala justru terabaikan.

Faktor cuaca panas juga menjadi perhatian karena dapat memengaruhi konsentrasi dan kondisi fisik atlet, sekaligus meningkatkan risiko insiden selama pertandingan.

Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kesehatan, kesiapan tenaga medis, perlindungan asuransi, hingga penyesuaian pelaksanaan pertandingan dengan kondisi cuaca.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Semarang terpilih, Prof. Dr. FX. Sugiyanto, menyampaikan bahwa dirinya akan terlebih dahulu mempelajari kondisi organisasi, kebijakan, serta berbagai program kerja PMI sebelum mengambil langkah lebih jauh.

Ia mengaku masih membutuhkan waktu untuk memahami secara langsung dinamika organisasi dan pelaksanaan tugas kemanusiaan di lapangan.

“Saya akan belajar terlebih dahulu karena saya baru menjadi pengurus PMI Provinsi. Saya masih baru terjun langsung di lapangan. Dari semua hal tersebut, saya ingin belajar dan memahami semangat kebijakan yang ada,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, bergabung dan memimpin PMI merupakan tahapan baru dalam perjalanan pengabdiannya setelah lebih dari 40 tahun berkecimpung di dunia pendidikan.

Ia mengakui tanggung jawab sebagai Ketua PMI tentu berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Oleh karena itu, dirinya memilih untuk memahami terlebih dahulu kondisi organisasi sebelum memberikan banyak pernyataan maupun menetapkan arah kebijakan.

“Saya belum bisa memberikan banyak komentar. Mohon maaf, karena saya juga masih perlu mempelajari berbagai hal lebih mendalam. Apalagi nantinya menjadi Ketua PMI, tentu saya akan memiliki tanggung jawab yang berbeda,” tegasnya.

Terpilihnya kepemimpinan baru PMI Kota Semarang diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi, khususnya dalam meningkatkan pelayanan donor darah, kesiapsiagaan bencana, pemberdayaan masyarakat, serta pelayanan kesehatan dan kemanusiaan.

Sinergi antara PMI, Pemerintah Kota Semarang, fasilitas kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar kehadiran PMI benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Red/Chaca

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Truk Tangki 8.000 Liter Diduga Bawa Solar Ilegal Diamankan Polres Blora
Jaring Pemain Potensial Lewat Bupati Cup, Persik Kendal Targetkan Promosi ke Liga 3
Danrem 072/Pamungkas Ajak Media dan Dunia Usaha Perkuat Ketahanan Wilayah
Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Kapolrestabes Semarang Ajak Bersama Jaga Kerukunan dan Kondusivitas
Bupati Cup 2026 Bergulir, 20 Kecamatan Adu Talenta, Pemain Terbaik Disiapkan Menuju Liga 4
Polisi Ungkap Pencurian Motor di Kudus, Pelaku 24 Tahun Diciduk di Warkop
Dr. H. Fachrul Razi: Selama Kemiskinan dan Ketidakadilan Masih Ada di Aceh, Wacana Aceh Merdeka Akan Terus Bergema
POLRESTA DELI SERDANG GEMPUR SARANG NARKOBA: 57 TERSANGKA DICIDUK, 47 KILOGRAM SABU DAN GANJA DISITA!
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:48 WIB

Truk Tangki 8.000 Liter Diduga Bawa Solar Ilegal Diamankan Polres Blora

Selasa, 3 November 2026 - 19:45 WIB

Musyawarah ke-13 PMI Kota Semarang Tetapkan Prof. FX Sugiyanto sebagai Ketua Baru, Perkuat Mitigasi Bencana dan Layanan Kemanusiaan

Selasa, 3 November 2026 - 19:19 WIB

Jaring Pemain Potensial Lewat Bupati Cup, Persik Kendal Targetkan Promosi ke Liga 3

Selasa, 3 November 2026 - 18:43 WIB

Danrem 072/Pamungkas Ajak Media dan Dunia Usaha Perkuat Ketahanan Wilayah

Selasa, 3 November 2026 - 17:59 WIB

Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Kapolrestabes Semarang Ajak Bersama Jaga Kerukunan dan Kondusivitas

Berita Terbaru