REJANG LEBONG, BENGKULU || TRIBUNCAKRANEWS.COM – Sabtu, 21 Maret 2026 – Menjelang puncak mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, keresahan warga terkait keamanan di jalur lintas Curup-Lubuklinggau kembali memuncak. Meski Operasi Ketupat Nala 2026 telah berjalan, aksi pembegalan dilaporkan masih terus terjadi di wilayah Lembak, Kabupaten Rejang Lebong.
Hingga H-3 Lebaran, tercatat sedikitnya tiga kasus pembegalan motor terjadi di jalur utama penghubung Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan tersebut. Situasi ini memicu reaksi keras dari sejumlah tokoh masyarakat yang menilai keberadaan Pos Pengamanan (Pospam) dan patroli rutin belum memberikan efek jera maksimal bagi para pelaku.
Tuntutan Tindakan Tegas di Tempat
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tokoh masyarakat Rejang Lebong, H. Awaluddin Syuib, menyatakan bahwa keberanian para pelaku melakukan aksi di tengah pengamanan ketat merupakan bentuk penghinaan terhadap penegak hukum.
“Kami meminta polisi mengambil langkah tegas, bila perlu tembak di tempat. Aksi kejahatan yang terus berulang ini menunjukkan pelaku seolah tidak menganggap keberadaan aparat di sekeliling mereka,” tegas Awaluddin.
Hal senada disampaikan oleh tokoh pemuda, Arazy Cangli, SH. Ia menekankan bahwa patroli dan penempatan personel berpakaian preman seharusnya mampu menutup ruang gerak pelaku. Ia juga memperingatkan potensi masyarakat mengambil tindakan sendiri (main hakim sendiri) jika situasi keamanan tidak segera kondusif.
Respons Polres Rejang Lebong
Menanggapi desakan tersebut, Kapolres Rejang Lebong melalui Kasi Humas AKP Hasan Basri mengakui adanya celah keamanan yang membuat aksi kriminalitas tetap terjadi di tengah padatnya arus mudik.
“Kami mengakui masih ada ‘kebocoran’ pengamanan di wilayah Lembak. Sebagai langkah antisipasi, Polres Rejang Lebong akan melipatgandakan jumlah personel dan mengintensifkan pengamanan di titik-titik rawan,” ujar AKP Hasan Basri.
Pihak kepolisian juga mengimbau peran aktif perangkat kecamatan dan tokoh masyarakat di wilayah Lembak untuk bersinergi menjaga keamanan lingkungan guna memutus mata rantai aksi begal.
Saran bagi Pemudik
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang identitasnya belum terungkap.
Masyarakat dan pemudik yang melintasi jalur Curup-Lubuklinggau diimbau untuk:
Melintas secara berkelompok dan menghindari perjalanan di jam-jam rawan (malam/dini hari).
Memanfaatkan fasilitas pengawalan gratis yang disediakan kepolisian di titik-titik Pospam terdekat.
Segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan melalui layanan panggilan darurat kepolisian.
Bidang Humas Polres Rejang Lebong
Email: humas.polresrejang@polri.go.id
Telepon/Layanan Aduan: [Nomor Lokal/110]
Red/Andi Irawan













