Aksi Begal di Jalur Curup-Lubuklinggau Kembali Marak, Tokoh Masyarakat Desak Tindakan Tegas Aparat

- Kontributor

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REJANG LEBONG, BENGKULU || TRIBUNCAKRANEWS.COM – Sabtu, 21 Maret 2026 – Menjelang puncak mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, keresahan warga terkait keamanan di jalur lintas Curup-Lubuklinggau kembali memuncak. Meski Operasi Ketupat Nala 2026 telah berjalan, aksi pembegalan dilaporkan masih terus terjadi di wilayah Lembak, Kabupaten Rejang Lebong.

Hingga H-3 Lebaran, tercatat sedikitnya tiga kasus pembegalan motor terjadi di jalur utama penghubung Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan tersebut. Situasi ini memicu reaksi keras dari sejumlah tokoh masyarakat yang menilai keberadaan Pos Pengamanan (Pospam) dan patroli rutin belum memberikan efek jera maksimal bagi para pelaku.

Tuntutan Tindakan Tegas di Tempat

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh masyarakat Rejang Lebong, H. Awaluddin Syuib, menyatakan bahwa keberanian para pelaku melakukan aksi di tengah pengamanan ketat merupakan bentuk penghinaan terhadap penegak hukum.

“Kami meminta polisi mengambil langkah tegas, bila perlu tembak di tempat. Aksi kejahatan yang terus berulang ini menunjukkan pelaku seolah tidak menganggap keberadaan aparat di sekeliling mereka,” tegas Awaluddin.

Hal senada disampaikan oleh tokoh pemuda, Arazy Cangli, SH. Ia menekankan bahwa patroli dan penempatan personel berpakaian preman seharusnya mampu menutup ruang gerak pelaku. Ia juga memperingatkan potensi masyarakat mengambil tindakan sendiri (main hakim sendiri) jika situasi keamanan tidak segera kondusif.

Baca Juga:  KPKM RI: Jangan Mainkan Jabatan Kepala Sekolah di Luar Regulasi 129/2025!

Respons Polres Rejang Lebong

Menanggapi desakan tersebut, Kapolres Rejang Lebong melalui Kasi Humas AKP Hasan Basri mengakui adanya celah keamanan yang membuat aksi kriminalitas tetap terjadi di tengah padatnya arus mudik.

“Kami mengakui masih ada ‘kebocoran’ pengamanan di wilayah Lembak. Sebagai langkah antisipasi, Polres Rejang Lebong akan melipatgandakan jumlah personel dan mengintensifkan pengamanan di titik-titik rawan,” ujar AKP Hasan Basri.

Pihak kepolisian juga mengimbau peran aktif perangkat kecamatan dan tokoh masyarakat di wilayah Lembak untuk bersinergi menjaga keamanan lingkungan guna memutus mata rantai aksi begal.

Saran bagi Pemudik

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang identitasnya belum terungkap.

Masyarakat dan pemudik yang melintasi jalur Curup-Lubuklinggau diimbau untuk:

Melintas secara berkelompok dan menghindari perjalanan di jam-jam rawan (malam/dini hari).

Memanfaatkan fasilitas pengawalan gratis yang disediakan kepolisian di titik-titik Pospam terdekat.

Segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan melalui layanan panggilan darurat kepolisian.

Bidang Humas Polres Rejang Lebong

Email: humas.polresrejang@polri.go.id

Telepon/Layanan Aduan: [Nomor Lokal/110]

Red/Andi Irawan

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Semarang Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Pengasuh Ponpes Ditahan.
Tergiur anak didiknya, seorang pelatih Beladiri harus berurusan denga Polisi.
Curi Motor Teman Sendiri Saat Pesta Miras Berakhir di Jeruji Besi
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Lubuklinggau Diperiksa Jaksa
Lapor Pak Bupati Simalungun, Jalan Sibatu-batu tengkoh, kec Panombean panei Rusak Parah 
Sukindar Bersama Tim Hukum FERADI WPI Kawal Gugatan Pembatalan Lelang, Dugaan Rekayasa Administrasi Dan Pencairan Dana Milyaran Rupiah Tanpa Persetujuan Penggugat Menjadi Sorotan
Audensi DPC LSM Harimau Banyumas Terkait Permasalahan P3D Desa Pamijen Baturaden Berlangsung Damai
Diduga Beroperasi Tanpa Papan Informasi, Aktivitas Tambang Galian C di Desa Catur Sambi Boyolali Jadi Sorotan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:41 WIB

Polres Semarang Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Pengasuh Ponpes Ditahan.

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:38 WIB

Tergiur anak didiknya, seorang pelatih Beladiri harus berurusan denga Polisi.

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:34 WIB

Curi Motor Teman Sendiri Saat Pesta Miras Berakhir di Jeruji Besi

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:30 WIB

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Lubuklinggau Diperiksa Jaksa

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:26 WIB

Lapor Pak Bupati Simalungun, Jalan Sibatu-batu tengkoh, kec Panombean panei Rusak Parah 

Berita Terbaru