Pesan Gus Takim Untuk Purworejo Yang Penting Jangan Korupsi

- Kontributor

Jumat, 10 April 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purworejo, Tribuncakranews.com // Seorang tokoh masyarakat sekaligus wartawan senior Purworejo, Gus Takim, angkat bicara menyoroti dinamika politik di Kabupaten Purworejo yang dinilainya semakin memprihatinkan. Dalam pernyataannya di Kantor Pers Center Kabupaten Purworejo pada Jumat, 10 April 2026, ia secara lugas menyebut praktik politik yang berkembang saat ini cenderung tidak sehat.

Menurut Gus Takim, fenomena “ketoe konco” atau tampak akrab di depan namun saling menjatuhkan di belakang, masih menjadi budaya yang sulit dihilangkan dalam perpolitikan lokal. Ia menyayangkan sikap tersebut karena dinilai menghambat kemajuan daerah dan merusak kepercayaan publik.

“Politik kita ini kadang terlihat rukun di depan, tapi di belakang saling ‘membunuh’. Ini yang saya sebut politik jorok, dan ini tidak boleh terus dibiarkan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pemangku kepentingan dan elit politik, untuk meninggalkan pola lama yang sarat kepentingan pribadi maupun kelompok. Gus Takim menekankan pentingnya membangun kebersamaan demi kemajuan Purworejo.

“Kalo saya pengennya ayo bangun bareng-bareng Purworejo. Jangan saling menjatuhkan. Kita ini satu daerah, satu tujuan,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia juga menyinggung stigma yang selama ini melekat pada Purworejo sebagai “kota pensiun”. Menurutnya, label tersebut harus segera diubah dengan kerja nyata dan semangat kolektif untuk membangun daerah.

“Saya nggak kepingin Purworejo terus dikenal sebagai kota pensiun. Kita punya potensi besar, tinggal bagaimana kita mau bergerak bersama atau tidak,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Gus Takim menyampaikan pesan tegas yang menjadi garis merah dalam pembangunan daerah, yakni pentingnya menjaga integritas.

“Satu pesan saya, yang penting jangan korupsi. Kalau itu bisa dijaga, saya yakin Purworejo bisa maju,” pungkasnya.

( Surjono )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Simalungun Akbp Marganda Aritonang Beserta Bhayangkari Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Simalungun Ke-193: “Kompak, Solid, Berjuang — Habonaron Do Bona”
Belasan Buruh Proyek di Kawasan Industri Kendal Belum Terima Upah, Nilai Kerugian Capai Rp25 Juta Lebih
Polsek Bosar Maligas Sikat Pengedar Sabu, Mahasiswa 22 Tahun Diringkus di Jalan Perjuangan
Dinilai Tidak Objektif Dan Profesional, Para Penggugat Perkara Gugatan Kewarisan Akan Melaporkan Oknum Hakim Ke KY
Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka
Polsek Bergas Evakuasi Dua Terduga Pelaku Curanmor di Candirejo, Aksi Dipergoki Warga Saat Dini Hari
Dilaporkan Sejak 2023, Kasus Pengeroyokan Jurnalis Di Majalengka Mandek: 6 Terduga Pelaku Bebas, Polres Bungkam di 3 Era Kapolres
Meski Sudah Berulang Kali Dipublikasikan di Media Judi Dadu Putar Warung Pak Kulit Terus Beroperasi dan Semakin Merajalela
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 15:20 WIB

Kapolres Simalungun Akbp Marganda Aritonang Beserta Bhayangkari Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Simalungun Ke-193: “Kompak, Solid, Berjuang — Habonaron Do Bona”

Minggu, 12 April 2026 - 15:16 WIB

Belasan Buruh Proyek di Kawasan Industri Kendal Belum Terima Upah, Nilai Kerugian Capai Rp25 Juta Lebih

Minggu, 12 April 2026 - 14:47 WIB

Polsek Bosar Maligas Sikat Pengedar Sabu, Mahasiswa 22 Tahun Diringkus di Jalan Perjuangan

Minggu, 12 April 2026 - 08:50 WIB

Dinilai Tidak Objektif Dan Profesional, Para Penggugat Perkara Gugatan Kewarisan Akan Melaporkan Oknum Hakim Ke KY

Minggu, 12 April 2026 - 08:37 WIB

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Berita Terbaru