Satgas TNI-Polri Temukan Ladang Ganja di Papua, Puluhan Pohon Siap Panen Diamankan.

- Kontributor

Minggu, 12 April 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua, Tribuncakranews. com – Pegunungan Bintang, Satuan Tugas (Satgas) Swasembada Yonif 751/VJS Koops TNI Habema bersama gabungan TNI-Polri berhasil mengungkap ladang ganja di wilayah pedalaman Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (11/4/2026).

Operasi dilakukan di kawasan hutan Kampung Ngutok, Distrik Oksibil, serta Kampung Esipding, Distrik Serambakon. Dalam kegiatan tersebut, aparat juga mengamankan seorang warga sipil berinisial LU yang diduga sebagai pemilik ladang.

Pengungkapan bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di area kebun yang diduga ditanami ganja. Menindaklanjuti informasi itu, personel Satgas di bawah pimpinan Dansatgas Yonif 751/VJS Letkol Inf Erwan Harliantoro segera melakukan penyisiran di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasilnya, di titik pertama ditemukan 55 batang tanaman ganja dengan tinggi sekitar 1,5 meter. Sementara di lokasi kedua, aparat menemukan sekitar 80 batang tanaman ganja dengan tinggi mencapai 2 meter yang diduga siap panen.

Wakil Komandan Satgas Swasembada, Kolonel Inf Nurwaliyanto, membenarkan keberhasilan operasi tersebut. Ia menyatakan bahwa seluruh barang bukti dan terduga pelaku telah diserahkan kepada Polres Pegunungan Bintang untuk proses hukum lebih lanjut.

“Saat ini barang bukti dan terduga pemilik ladang ganja telah diserahkan kepada Polres Pegunungan Bintang untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas penanaman maupun peredaran narkotika karena dapat merugikan diri sendiri dan lingkungan.

Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta memberantas peredaran narkotika di wilayah Papua Pegunungan.

Satgas gabungan menegaskan akan terus melaksanakan operasi serupa secara berkelanjutan sebagai langkah preventif guna memutus mata rantai peredaran narkotika serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif.(Tim idpost.id)

Foto Caption : (suasana Satuan Tugas (Satgas) Swasembada Yonif 751/VJS Koops TNI Habema bersama gabungan TNI-Polri berhasil mengungkap ladang ganja di wilayah pedalaman Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CFD Perdana Kembali Digelar di Purworejo, Warga Antusias Padati Alun-Alun
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Syawalan dan Silaturahmi Keluarga Besar FKPPI DIY
Halal Bihalal Warga RT 04 Rw 01 di Kopi Joss Gunungpati Berlangsung Hangat, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan
Kapolres Simalungun Akbp Marganda Aritonang Beserta Bhayangkari Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Simalungun Ke-193: “Kompak, Solid, Berjuang — Habonaron Do Bona”
Belasan Buruh Proyek di Kawasan Industri Kendal Belum Terima Upah, Nilai Kerugian Capai Rp25 Juta Lebih
Polsek Bosar Maligas Sikat Pengedar Sabu, Mahasiswa 22 Tahun Diringkus di Jalan Perjuangan
Dinilai Tidak Objektif Dan Profesional, Para Penggugat Perkara Gugatan Kewarisan Akan Melaporkan Oknum Hakim Ke KY
Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 20:40 WIB

Satgas TNI-Polri Temukan Ladang Ganja di Papua, Puluhan Pohon Siap Panen Diamankan.

Minggu, 12 April 2026 - 20:32 WIB

CFD Perdana Kembali Digelar di Purworejo, Warga Antusias Padati Alun-Alun

Minggu, 12 April 2026 - 19:35 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Syawalan dan Silaturahmi Keluarga Besar FKPPI DIY

Minggu, 12 April 2026 - 18:06 WIB

Halal Bihalal Warga RT 04 Rw 01 di Kopi Joss Gunungpati Berlangsung Hangat, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan

Minggu, 12 April 2026 - 15:16 WIB

Belasan Buruh Proyek di Kawasan Industri Kendal Belum Terima Upah, Nilai Kerugian Capai Rp25 Juta Lebih

Berita Terbaru