Tekanan Terhadap Wartawan di Tengah Skandal MBG: Dugaan Intimidasi Oknum Aparat Picu Kecaman

- Kontributor

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Polemik dugaan adanya benda asing menyerupai lintah dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG Mranti kian memanas. Kasus yang terus bergulir dan menjadi sorotan publik ini tidak hanya memantik reaksi dari wali murid dan tokoh masyarakat, tetapi juga memunculkan persoalan baru: dugaan intimidasi terhadap insan pers.

Sejak pertama kali mencuat, pemberitaan terkait temuan mencurigakan dalam menu MBG tersebut nyaris tak pernah absen dari media online. Gelombang dukungan pun mengalir deras, baik dari wali murid, tokoh masyarakat, hingga mantan pejabat di Kabupaten Purworejo. Mereka secara terbuka menyatakan apresiasi terhadap peran media dan LSM yang dinilai konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat.

Namun di balik derasnya dukungan tersebut, muncul insiden yang justru mencoreng kebebasan pers. Seorang wartawan berinisial A mengaku mendapat tekanan dari oknum anggota aktif berinisial W. Dugaan intimidasi itu terjadi melalui sambungan telepon dengan nada tinggi dan bahasa yang dinilai tidak pantas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada hari Jum’at telepon berlangsung hampir satu jam. Nada bicaranya tinggi, penuh tekanan, bahkan cenderung mengancam. Dia mengatakan wartawan tidak punya hak menanyakan soal izin IPAL MBG. Bahkan sempat menyampaikan ancaman ,” ungkap A saat ditemui di kantor LSM Tamperak, Sabtu dini hari (2/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan A di hadapan sejumlah aktivis LSM dan rekan media lainnya. Ia menilai sikap oknum tersebut tidak hanya melanggar etika, tetapi juga berpotensi menghambat kerja jurnalistik yang dilindungi undang-undang.

Insiden ini pun memicu reaksi keras dari kalangan pegiat LSM dan jurnalis. Mereka menilai tindakan intimidatif terhadap wartawan merupakan bentuk kemunduran dalam demokrasi dan ancaman nyata terhadap kebebasan pers.

“Pers memiliki hak untuk menggali informasi, termasuk soal perizinan dan standar keamanan seperti IPAL dalam program publik. Jika ada pihak yang merasa terganggu, seharusnya ditempuh dengan klarifikasi, bukan tekanan,” tegas salah satu aktivis yang hadir.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan yang mengiringi polemik MBG SPPG Mranti. Publik kini tidak hanya menuntut transparansi terkait kualitas makanan yang disajikan kepada pelajar, tetapi juga mendesak adanya jaminan perlindungan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai dugaan intimidasi tersebut maupun polemik utama terkait kualitas menu MBG. Namun satu hal yang pasti, tekanan terhadap pers justru mempertegas bahwa ada persoalan serius yang belum sepenuhnya terbuka ke publik.

Penulis : Surjono

Editor : Riska

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Kemitraan Strategis, Ojol Sumut Siap Bersinergi Menciptakan Lingkungan yang Tertib dan Kondusif
Antara Aturan dan Realita: Desakan Warga ke Kapolda Jateng Tanda Krisis Kepercayaan pada Polres Kebumen
LPPK Nusantara Kendal Adukan Dugaan Penyalahgunaan LPG 3 Kg Bersubsidi, Minta ESDM Lakukan Pemeriksaan
ASEAN University International Anugerahkan Gelar Profesor kepada Ketua Umum Senkom Mitra Polri
Milad ke-27 Unimus, Usung Semangat “Kampus Hijau Merona” dan Buka 10 Program Studi Baru
Kasdam IV/Diponegoro Hadiri Pembukaan Diksar Integratif Taruna Akademi TNI dan Akpol TP 2026
Adi Warman Lubis Soroti Penunjukan Plh Sekda Kota Medan, Minta Wali Kota Pilih Figur yang Tepat
Korem 072/Pamungkas Salurkan 13 Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Lereng Merapi Yang Terdampak Kekeringan
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Bangun Kemitraan Strategis, Ojol Sumut Siap Bersinergi Menciptakan Lingkungan yang Tertib dan Kondusif

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Antara Aturan dan Realita: Desakan Warga ke Kapolda Jateng Tanda Krisis Kepercayaan pada Polres Kebumen

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:13 WIB

LPPK Nusantara Kendal Adukan Dugaan Penyalahgunaan LPG 3 Kg Bersubsidi, Minta ESDM Lakukan Pemeriksaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:00 WIB

ASEAN University International Anugerahkan Gelar Profesor kepada Ketua Umum Senkom Mitra Polri

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Milad ke-27 Unimus, Usung Semangat “Kampus Hijau Merona” dan Buka 10 Program Studi Baru

Berita Terbaru