Skandal “Surat Palsu” Mekar Jaya: Iskandar Halim dkk Laporkan Sindikat Oknum Kades ke Polda Sumsel atas Penjarahan 5 Ribu Hektare Lahan!

- Kontributor

Senin, 26 Januari 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, TRIBUNCAKRANEWS.COM — 26/1/2026. Tabir gelap di balik penguasaan lahan transmigrasi seluas 5.149,94 hektare di Desa Mekar Jaya, Kabupaten Lahat, akhirnya terbongkar. Kasus ini diduga bukan sekadar sengketa lahan biasa, melainkan sebuah kejahatan sistematis yang melibatkan sindikat pemalsuan surat tanah dalam skala masif.

Didampingi pengacara handal Sumatera Selatan, Iskandar Halim Munthe, bersama Nopri dan Asep, korban resmi melaporkan dugaan praktik lancung ini ke Mapolda Sumsel. Laporan tersebut membidik keterlibatan oknum Kepala Desa (Kades) beserta kroninya yang diduga menjadi otak di balik terbitnya ratusan surat jual beli bodong.

Tim kuasa hukum mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai modus operandi yang digunakan untuk mengelabui publik. Diduga kuat, oknum Kades dan jaringannya telah menerbitkan ratusan surat jual beli di atas lahan transmigrasi dengan cara memalsukan tanda tangan pihak-pihak terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah kejahatan yang sangat rapi dan sadis. Mereka diduga mencetak ratusan surat jual beli palsu untuk menjerat pembeli yang mayoritas berasal dari luar Kabupaten Lahat. Modusnya jelas: memalsukan tanda tangan demi melegalkan penjarahan lahan negara,” tegas Iskandar Halim Munthe dengan nada bicara pedas.

*Korban “Luar Daerah” Jadi Sasaran Empuk*

Para pelaku diduga memanfaatkan ketidaktahuan warga dari luar daerah untuk mengeruk keuntungan pribadi. Dengan iming-iming surat jual beli yang seolah-olah sah, lahan transmigrasi yang seharusnya dilindungi justru diperjualbelikan secara ilegal oleh oknum pejabat desa tersebut.

“Rakyat kecil dan pembeli dari luar daerah dikelabui oleh administrasi bodong. Ini bukan hanya merugikan klien kami senilai Rp117 juta secara langsung, tapi merupakan penghinaan terhadap sistem hukum agraria kita,” tambah tim hukum lainnya, Nopri dan Asep.

Selain jeratan Pasal 385 dan 391 KUHP tentang penyerobotan lahan, tim kuasa hukum mendesak penyidik Polda Sumsel untuk mendalami unsur Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen. Mereka meminta polisi tidak gentar menyentuh oknum Kades dan kroninya yang diduga telah lama “berpesta” di atas lahan transmigrasi tersebut.

“Negara tidak boleh kalah oleh sindikat desa. Kami membawa bukti-bukti kuat ke Polda Sumsel agar sindikat pemalsu surat ini segera berbaju oranye,” pungkas Iskandar Halim.

Hingga saat ini, pihak oknum Kades yang disebut dalam laporan belum memberikan pernyataan resmi. Namun, laporan ini telah menjadi peringatan keras bahwa praktik “mafia desa” di Desa Mekar Jaya kini berada dalam bidikan serius aparat penegak hukum.

Penulis : Pajar Saragih/Tim Redaksi PRIMA

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korem 072/Pamungkas Gelar Nobar Piala Dunia Bersama Masyarakat
Mobil Operasional Desa di Tanah Bumbu Disorot Warga, Inspektorat Diminta Audit Aset Desa Bersujud,”tindakan Tegas”
Ada Yang Unik, Bukan Cuma Murid, Guru-Guru SMPN 2 Caringin Garut Juga Jago ‘Nge-Band’ Pake Calung!
Semangat Melayani di Hari Libur, Petugas Bapas Pati Tetap Siaga pada Peringatan 1 Muharram
Tokoh Ulama Soroti Dugaan Praktik Sabung Ayam di Pereng Kutoarjo, Desak Aparat Bertindak Tegas
Polres Purworejo Kirim Dua Tim ke Esport Kapolda Jateng Cup 2026
Kasus Dugaan Penganiayaan di Nias Selatan Dilaporkan ke Polisi, Libatkan Oknum TNI
“SAE Berkarya, Warga Binaan Berdaya! “Panen Lele di Lahan SAE Lapas Kelas IIB Pati, Dukung Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian WBP
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:05 WIB

Korem 072/Pamungkas Gelar Nobar Piala Dunia Bersama Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:02 WIB

Mobil Operasional Desa di Tanah Bumbu Disorot Warga, Inspektorat Diminta Audit Aset Desa Bersujud,”tindakan Tegas”

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:01 WIB

Ada Yang Unik, Bukan Cuma Murid, Guru-Guru SMPN 2 Caringin Garut Juga Jago ‘Nge-Band’ Pake Calung!

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:22 WIB

Semangat Melayani di Hari Libur, Petugas Bapas Pati Tetap Siaga pada Peringatan 1 Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:05 WIB

Tokoh Ulama Soroti Dugaan Praktik Sabung Ayam di Pereng Kutoarjo, Desak Aparat Bertindak Tegas

Berita Terbaru