Jeritan Pensiunan PT Kali Klatak: Mengabdi Puluhan Tahun, Kini Hidup Tanpa Kepastian

- Kontributor

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Tribuncakranews. com – Jerit para mantan karyawan PT Perkebunan Kali Klatak kian memprihatinkan. Sejak tahun 2019 hingga memasuki tahun 2026, diduga puluhan mantan pekerja yang telah memasuki masa pensiun belum juga menerima hak pesangon maupun dana pensiun sebagaimana mestinya.

Ironisnya, mereka yang selama puluhan tahun mengabdikan tenaga dan hidupnya untuk perusahaan, kini justru harus menjalani masa tua dengan penuh ketidakpastian. Harapan menikmati hasil jerih payah setelah pensiun seakan hanya menjadi angan-angan.

Salah satu mantan karyawan berinisial AB mengaku kecewa berat. Di usia senja yang seharusnya digunakan untuk hidup tenang bersama keluarga, dirinya malah dipaksa bertahan dalam himpitan ekonomi karena haknya belum juga diberikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Puluhan tahun bekerja, tapi sampai sekarang hak kami belum jelas. Kami hanya bisa menunggu tanpa kepastian,” ungkapnya dengan nada getir.

Permasalahan ini bukan hanya dialami satu atau dua orang. Informasi yang dihimpun menyebutkan jumlah korban mencapai puluhan mantan karyawan. Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar terhadap tanggung jawab perusahaan kepada para pekerja yang telah lama mengabdi.

Baca Juga:  Menanti Solusi Struktural: Mengapa Bantuan Air Bersih Saja Tak Cukup Atasi Kekeringan di Jawa Barat?

Lebih mengejutkan lagi, Direktur Media, Wahyu Wijaya disebut telah melayangkan surat klarifikasi resmi kepada pihak perusahaan beberapa hari lalu. Namun hingga kini, belum ada tanggapan maupun penjelasan resmi dari manajemen perusahaan terkait dugaan tertahannya hak para pensiunan tersebut.

Sikap bungkam perusahaan memicu spekulasi dan kekecewaan di tengah masyarakat. Publik pun mempertanyakan, ada apa sebenarnya dengan PT Perkebunan Kali Klatak?

Apakah hak para mantan pekerja memang sengaja diabaikan? Ataukah ada persoalan internal yang selama ini ditutup rapat?

Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan klarifikasi resmi. Sementara para mantan karyawan hanya bisa berharap keadilan masih berpihak kepada mereka.

Dan ketika jawaban tak kunjung datang dari pihak yang seharusnya bertanggung jawab, mungkin hanya Tuhan yang mengetahui apa sebenarnya yang sedang terjadi di balik diamnya perusahaan tersebut.

 

redaksi/team

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Calon, Satu Kursi Lurah: Membaca Gagasan di Balik Pilur Kanigoro 2026
Warung Diduga Jadi Lokasi Judi Togel, Berjarak Sekitar 50 Meter dari Sekolah
Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Polres Jepara Gelar Pembinaan Keselamatan Berkendara di SMAN 1 Jepara
Kepala Bapas Pati Mengikuti Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Tahun 2026 di Jakarta
Propam Polda Jateng Distribusikan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Tangen Sragen
Dugaan Pungli dan Birokrasi Berbelit di Samsat Kabupaten Pekalongan Dikeluhkan Warga
DPD KNPI Kota Siantar: Mengajak Pemuda Bersatu dan Jadi Rumah Bersama
Srikandi Menyapa Warnai CFD Purworejo, Polisi Hadir dengan Pendekatan Humanis
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

Tiga Calon, Satu Kursi Lurah: Membaca Gagasan di Balik Pilur Kanigoro 2026

Senin, 21 September 2026 - 12:02 WIB

Warung Diduga Jadi Lokasi Judi Togel, Berjarak Sekitar 50 Meter dari Sekolah

Senin, 21 September 2026 - 11:55 WIB

Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Polres Jepara Gelar Pembinaan Keselamatan Berkendara di SMAN 1 Jepara

Senin, 21 September 2026 - 11:15 WIB

Kepala Bapas Pati Mengikuti Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Tahun 2026 di Jakarta

Senin, 21 September 2026 - 11:08 WIB

Propam Polda Jateng Distribusikan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Tangen Sragen

Berita Terbaru