Garut, Tribuncakranews.com Guna menanamkan kesiapsiagaan sejak dini, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Garut melalui UPT Wilayah 2 Bungbulang menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi pencegahan kebakaran di SMP PGRI Caringin, Kabupaten Garut, dari pukul 14.00 sampai 13.00 WIB. Selasa (2/6/2026)
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diikuti dengan antusias oleh ratusan siswa serta para guru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah preventif ini diambil sebagai upaya nyata untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai bahaya kebakaran, cara mengantisipasinya, hingga tindakan pertama yang harus dilakukan saat situasi darurat terjadi di lingkungan sekolah maupun rumah.
Bukan cuma teori, Siswa diajak praktik langsung.
Petugas Damkar UPT Wilayah 2 Bungbulang tidak hanya memberikan materi di dalam kelas. Suasana mendadak riuh dan penuh semangat saat para siswa diajak ke lapangan terbuka untuk melihat dan mempraktikkan langsung cara memadamkan api.
Dalam simulasi tersebut, petugas memperagakan dua metode pemadaman:
Metode Tradisional: Menggunakan kain atau karung goni yang dibasahi untuk menjinakkan api akibat kebocoran tabung gas elpiji.
Metode Modern: Mengenalkan dan mempraktikkan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara benar dan aman.
Beberapa perwakilan siswa dan guru bahkan ditantang untuk mencoba memadamkan api yang berkobar di dalam tong dan di tabung gas elpiji simulasi.
Rasa tegang berubah menjadi sorak sorai saat mereka berhasil mengeksekusi instruksi petugas dengan baik.
”Kami ingin anak-anak kita tidak panik saat melihat api. Kunci utama menghadapi kebakaran adalah ketenangan dan tahu apa yang harus dilakukan. Edukasi sejak bangku sekolah seperti di SMP PGRI Caringin ini sangat vital,” ujar Kepala Damkar UPT Wilayah 2 Bungbulang, Yaumal Asri, S.E
Apresiasi dari Pihak Sekolah, Kepala sekolah beserta jajaran guru SMP PGRI Caringin menyambut baik dan mengapresiasi respons cepat serta kepedulian Damkar Bungbulang. Menurut pihak sekolah, pengetahuan seperti ini sangat mahal harganya karena berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan para siswa SMP PGRI Caringin dapat menjadi “agen keselamatan” di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing, yang mampu mengingatkan orang tua dan tetangga akan pentingnya menjaga kewaspadaan terhadap potensi pemicu kebakaran, seperti instalasi listrik yang rapuh atau penggunaan kompor gas yang kurang aman.
Yaumal pun menginformasikan bagi masyarakat yang mengalami atau melihat situasi darurat kebakaran, segera hubungi posko Damkar UPT Wilayah 2 Bungbulang atau yang terdekat, untuk penanganan cepat.
(Enjang)













