Darurat Pil Terlarang di Kecamatan Punggelan Anak MTs Ditemukan Telanjang Usai Menghilang

- Kontributor

Selasa, 24 Maret 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARNEGARA Tribuncakranews. com – (23/03/2026) Peredaran pil terlarang di wilayah Kecamatan Punggelan kian mengkhawatirkan. Seorang anak yang masih duduk di bangku kelas 1 MTs diinformasikan sempat menghilang selama sehari semalam pada malam Hari Raya Iedul Fitri, setelah diduga mengonsumsi pil terlarang.

Anak tersebut akhirnya ditemukan warga di Dusun Domas, Desa Danakerta, pada hari Sabtu 21/03/2026 dalam kondisi memprihatinkan kemudian ditolong oleh awak media WINews.

Ia masuk ke salah satu rumah warga dan meminta minum dalam keadaan telanjang bulat, diduga akibat efek dari zat yang dikonsumsinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awak media WINews yang menemukan langsung mencoba menenangkan korban dan menanyakan identitasnya.

Dari keterangan yang disampaikan, anak tersebut mengaku berasal dari Desa Klapa, Kecamatan Punggelan.

Menindaklanjuti kejadian itu, tim media WINews segera menghubungi pihak keluarga korban.

Tidak berselang lama, orang tua korban datang dan menjemput anaknya untuk dibawa pulang.

Saat diwawancarai, orang tua korban menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kemarahan atas maraknya peredaran pil terlarang di wilayah Banjarnegara.

Ia secara tegas mengecam keberadaan sejumlah warung yang diduga menjadi tempat peredaran obat-obatan tersebut.

“Saya sangat mengecam warung-warung yang menjual pil terlarang itu. Ini sudah benar-benar merusak generasi muda.

Anak saya sendiri baru kelas 1 MTs sudah jadi korban,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa fenomena ini sudah sangat mengkhawatirkan di lingkungan tempat tinggalnya. Bahkan, menurutnya, tidak hanya remaja, anak usia sekolah dasar pun sudah mulai terpapar.

“Di desa saya, bahkan anak SD sudah ada yang mengonsumsi. Bisa dibilang hampir 80 persen anak di bawah umur terpapar pil tersebut. Ini sudah darurat,” tegasnya.

Ia pun mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) di Banjarnegara untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran pil terlarang.

“Saya berharap aparat tidak tutup mata.

Segera tindak tegas warung-warung yang menjual pil tersebut.

Kalau tidak ada tindakan, masyarakat bisa saja turun tangan sendiri,” ungkapnya.

Kejadian ini menjadi alarm keras bagi semua pihak, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat, untuk bersama-sama memerangi peredaran obat terlarang yang semakin merambah kalangan anak-anak.

WINews mengimbau kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta memperkuat edukasi tentang bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang demi menyelamatkan generasi muda.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Insan Pers dan APH Bersatu, SMSI Jateng Dorong Sinergi Kuat Polri, TNI dan Pemerintah
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
Lippo plaza Lubuklinggau menejer Lippo ketiduran 1 team pekerja 9 anggota Lippo di berentikan tampah sebab akibat pada hal masa kontrak tinggal 7 bulan kedepan”
IJAZAH LULUSAN 2021/2022 DIDUGA MASIH TERTAHAN, SMK PGRI 1 PAKENJENG, HARUS DIBONGKAR, DIAUDIT, DAN DIUSUT TUNTAS!”
‎Inovasi Kuliner Singkong Desa Pengkol:  Warga Bangkitkan Potensi Lokal Sambut HUT RI Ke- 81 ‎
Tujuh Klien Narkotika Bapas Pati Terima Bantuan Atensi Sosial dari Kemensos melalui Sentra Margo Laras Pati
Pelayanan dengan Hati: Momen Hangat Kapolres Kendal Borong Telur Dagangan Nenek di Tengah Aksi Damai
Kombes Pol Slamet Loesiono Ubah Limbah Menjadi Produk Bernilai melalui Proyek “EKSPRESI HIJAU”
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Insan Pers dan APH Bersatu, SMSI Jateng Dorong Sinergi Kuat Polri, TNI dan Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Lippo plaza Lubuklinggau menejer Lippo ketiduran 1 team pekerja 9 anggota Lippo di berentikan tampah sebab akibat pada hal masa kontrak tinggal 7 bulan kedepan”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:14 WIB

IJAZAH LULUSAN 2021/2022 DIDUGA MASIH TERTAHAN, SMK PGRI 1 PAKENJENG, HARUS DIBONGKAR, DIAUDIT, DAN DIUSUT TUNTAS!”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:19 WIB

‎Inovasi Kuliner Singkong Desa Pengkol:  Warga Bangkitkan Potensi Lokal Sambut HUT RI Ke- 81 ‎

Berita Terbaru