DEMO DINAS PENDIDIKAAN : TUTUP PERMANEN SEKOLAH PLAYGROUP DJUWITA 

- Kontributor

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM, Tribuncakranews.com || Hendri Arulan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam kembali menuai kontroversi. Pasalnya saat di lakukan konfirmasi dan klarifikasi terkait verifikasi dan Validasi keabsahan Kepala sekolah Djuwita dan 12 guru sekolah Playgroup Djuwita,Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam berseberangan pendapat dengan Permendikbud Nomor 99 Tahun 2013 tentang Tata Kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Selasa 23 Juni 2026.)

Hendri Arulan selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam menyampaikan bahwa “KARENA KITA BELUM VERIFIKASI LAPANGAN..DALAM WAKTU DEKAT INI KITA AKAN DILAKUKAN VERIFIKASI KALAU SAMPAI TERJADI PELANGGARAN MEREKA HARUS DICABUT DAN DIHENTIKAN !”Tegas Hendri Arulan.

Awak media mempertanyakan tentang keabsahan NPSN yang ditandatangani oleh Hendri Arulan selaku Kadisdik Kota Batam pada 11 Juni 2026 belum di stempel resmi dan belum di lakukan mekanisme prosedural yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yaitu verifikasi dan Validasi data lapangan (gedung sekolah,guru-guru,prasarana sekolah dll_red). Hendri Arulan diam tak menjawab saat dikonfirmasi dan klarifikasi awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kadis Pendidikan justru mempermasalahkan keabsahan dan pelanggaran di Sekolah Playgroup Djuwita “Jika ditemukan pelanggaran dan tidak valid data gurunya maka akan kami tutup dan hentikan” janji kepala dinas pendidikan kota batam sesuai alat bukti rekaman suara Hendri Arulan menjawab konfirmasi dan klarifikasi awak media

Seperti yang disampaikan awak media kepada kepala dinas pendidikan Kota Batam yaitu, tidak ditemukannya nama Lidiawati Siadari,S.Hum di website data www.Kemdiktisaintek.go.id.

Baca Juga:  Sat Lantas Polres Simalungun Intensifkan Penyuluhan Tertib Lalu Lintas di Saribu Dolok dalam Ops Keselamatan Toba 2026

Verifikasi dan Validasi yang dilakukan oleh dinas pendidikan terkesan sangat ceroboh dan terlihat unsur kongkalikong bersama pihak playgroup djuwita. Dari 12 orang guru ditemukan bahwa Desi Susilawati Zebua Adalah keluarga dari suami Lidiawati Siadari tamatan Sekolah Tinggi Teologi Paulus sedangkan lebih anehnya Bertha Limaria Br Sihombing dan Youlindra Siringo-ringo tamatan Sekolah Tinggi Agama Kristen Tarutung hingga guru bernama Dearni Purba dan Julia Neta Sari juga tak ditemukan data datanya secara online.

Sisanya lagi ada tamatan sarjana pendidikan bahasa inggris ada sarjana kimia ada juga yang mengherankan sarjana budidaya perairan dan juga phisikolog.

“Satupun guru dari playgroup Djuwita tidak ada yang lulus sarjana Pendidikan Anak Usia Dini (S1-PAUD_red),jika syarat lolos verifikasi hingga bisa keluar fisik NPSN adalah minimal Sarjana PAUD atau Strata 1 yang harus memiliki sertifikat Diklat PAUD”. Terang LBH NoViral NoJustice.

“Untuk itu kami membentuk Forum Masyarakat Batam Pemerhati Pendidikan melakukan Demonstrasi di Dinas Pendidikan Kota Batam meminta dengan tegas kejujuran Kepala Dinas Pendidikan Hendri Arulan menunaikan kata-katanya tutup permanen sekolah Playgroup Djuwita !!” Ubgkap LBH NVNJ.

“Jika kepala dinas pendidikan tak berani dan mampu menutup sekolah Playgroup Djuwita Batam secara permanen,maka kami akan demonstrasi besar besaran di dinas pendidikan Kota Batam secara live streming ke Kemendikdasmen Republik Indonesia langsung ke Ditjen Paud dan Dir.PAUD di Jakarta meminta Copot Kadis Pendidikan Kota Batam”. Tutup LBH NVNJ.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tamparan Keras Buat Hati Walikota Batam,Amsakar Achmad
Kapolda Jateng Pimpin Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Tegal, Hampir Seribu Warga Nikmati Layanan Gratis
BONGKAR! Dugaan Siswa “Anak Kepsek” di SMA Negeri Banjarmasin Dapat Karpet Merah: Jarang Masuk, Hanya Muncul Saat Ujian Pakai Mobil Mewah
Dugaan Dapat Perlakuan Istimewa, Siswa SMA Negeri di Banjarmasin Disorot Publik Karena Jarang Masuk Sekolah, Diduga Anak Kepala Sekolah
Pernah Juara di Radio RJ Menuju Panggung Megah Ibu Kota: Delira ‘Kanza’ Garut Raih Golden Ticket DA 8 Indosiar!
Nakhoda Baru Masjid Al-Jabbar di Mekarmukti Resmi Dilantik, Siap Emban Amanah hingga 2029
Polisi Ringkus Pembunuh Wanita yang Jasadnya Dibuang di Semak-semak Jalan Lingkar Weleri
Joho FC Melaju Dramatis Lewat Adu Penalti, Polsek Pracimantoro Pastikan Turnamen Watangrejo Cup II Berjalan Aman dan Kondusif
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:50 WIB

Tamparan Keras Buat Hati Walikota Batam,Amsakar Achmad

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:45 WIB

DEMO DINAS PENDIDIKAAN : TUTUP PERMANEN SEKOLAH PLAYGROUP DJUWITA 

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:19 WIB

Kapolda Jateng Pimpin Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Tegal, Hampir Seribu Warga Nikmati Layanan Gratis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:55 WIB

BONGKAR! Dugaan Siswa “Anak Kepsek” di SMA Negeri Banjarmasin Dapat Karpet Merah: Jarang Masuk, Hanya Muncul Saat Ujian Pakai Mobil Mewah

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:52 WIB

Dugaan Dapat Perlakuan Istimewa, Siswa SMA Negeri di Banjarmasin Disorot Publik Karena Jarang Masuk Sekolah, Diduga Anak Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Berita

Tamparan Keras Buat Hati Walikota Batam,Amsakar Achmad

Rabu, 24 Jun 2026 - 07:50 WIB