PURWOREJO, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Dugaan adanya menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak layak konsumsi mencuat setelah sejumlah sumber menyebutkan makanan yang dibagikan pada 5 Maret 2026 ditemukan berjamur dan mengeluarkan bau tengik.Jumat ( 6/3/2026)
Ketua SPPG Hafid dari Media Portal Indonesia melakukan konfirmasi kepada pihak dapur MBG di wilayah Tepus Kulon terkait kebenaran informasi tersebut. Berdasarkan keterangan sumber, menu yang disajikan kepada penerima manfaat diduga mengalami penurunan kualitas.
Menanggapi hal itu, Ketua Dapur MBG Tepus Kulon membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait temuan tersebut dari pihak sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk hal ini sudah kami ketahui karena semalam pukul 19.05 di grup PIC sekolah sudah ada yang menginfokan. Dari kami memohon maaf kepada pihak PIC sekolah dan ini menjadi bahan evaluasi kami untuk pelayanan ke depan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Pihak dapur MBG juga menyampaikan bahwa laporan tersebut langsung menjadi perhatian internal guna memperbaiki sistem pengolahan dan distribusi makanan agar kejadian serupa tidak terulang.
Program MBG sendiri merupakan program yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat, khususnya di lingkungan sekolah. Karena itu, kualitas dan keamanan makanan menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait dampak kesehatan yang dialami penerima makanan tersebut.
Namun demikian, pihak pengelola dapur menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh agar standar kebersihan dan kelayakan makanan tetap terjaga.terangya.
(JN)













