Diduga Oknum Anggota BPD Neglasari Potong Bansos PKH dan BPNT, Puluhan Kartu Masih Dikuasai

- Kontributor

Senin, 9 Februari 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com — Dugaan penyimpangan penyaluran bantuan sosial kembali mencuat di wilayah Desa Neglasari, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Seorang oknum yang diduga merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Neglasari berinisial J, diduga melakukan pemotongan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).” Senin 9 Februari 2026.

Informasi tersebut diperoleh dari keterangan sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengaku bantuan yang seharusnya mereka terima tidak diterima secara utuh. Bahkan, hingga saat ini puluhan kartu PKH dan BPNT diduga masih dikuasai oleh oknum anggota BPD tersebut dan belum diserahkan kepada para penerima bantuan.

“Kurang lebih ada sekitar 30 kartu PKH dan BPNT yang masih dipegang. Itu langsung dari para KPM,” ujar salah seorang narasumber kepada awak media. Namun demikian, narasumber tersebut meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pengakuan narasumber, sebagian besar KPM merasa takut untuk menyampaikan keluhan secara terbuka karena pihak yang diduga terlibat merupakan pejabat desa. Kondisi tersebut membuat para penerima bantuan memilih diam, meskipun hak mereka diduga tidak sepenuhnya diterima.

Program PKH dan BPNT sendiri merupakan bantuan sosial dari pemerintah pusat yang bertujuan membantu keluarga kurang mampu. Dalam ketentuan yang berlaku, bantuan tersebut dilarang keras untuk dipotong, dikuasai, atau disalahgunakan oleh pihak mana pun, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, anggota BPD Desa Neglasari Jenal membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah melakukan pemotongan bantuan maupun menguasai kartu PKH dan BPNT milik KPM.

“Saya tidak pernah memotong dan tidak pernah menguasai kartu KPM,” ujar Jenal.

Ia juga menjelaskan bahwa terdapat sejumlah KPM yang sudah lanjut usia atau memiliki keterbatasan jarak untuk melakukan pencairan bantuan, sehingga proses penggesekan kartu diwakilkan kepadanya.

“Memang ada yang lansia, karena jauh untuk menggesek, jadi diwakilkan ke saya. Tapi saya tidak pernah memotong. Kalau ada yang ngasih, itu dari KPM sendiri. Ada yang Rp10 ribu, ada juga Rp20 ribu. Tapi kalau dibilang dipotong, secara langsung saya tidak pernah,” jelasnya.

Meski demikian, dugaan penyelewengan bantuan sosial ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta dinas terkait, guna memastikan penyaluran bansos berjalan sesuai aturan dan hak-hak masyarakat penerima bantuan dapat dikembalikan secara penuh. Selain itu, pengawasan di tingkat desa dinilai perlu diperketat agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang yang merugikan masyarakat.

Tim Liputan

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Unit I Koti Pemuda Pancasila Bagikan Takjil di Simpang Tabek Gadang Panam
Ingin Bisnis Legal dan Profesional? Biro Jasa Siantar Siap Bantu Urus Semua Perizinan Usaha
Semangat Kebersamaan Warnai Pertemuan Kader PDI Perjuangan di Kendal
Dugaan Pungli di Samsat Siantar: Kapolres Tetap Bungkam
Kapolsek Bersama Kapuskesmas Bungbulang Giat Tarling Di DKM Nurul Iksan Cikalong Berikan Edukasi Kamtibmas dan Kesehatan
Detik-Detik Evakuasi Pohon Tumbang Yang Robohkan Atap Rumah Warga di Kampung Darussalam Bungbulang 
Camat Medan Timur Bodohi Masyarakat Terkait Pemilihan Kepling 9 Pulo Berayan Bengkel
Dugaan Manipulasi Data Siswa di SMP AS Syafiq Pakenjeng, Dana BOS Dipertanyakan. Diminta Pihak Terkait Segera Turun Tangan
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:23 WIB

Unit I Koti Pemuda Pancasila Bagikan Takjil di Simpang Tabek Gadang Panam

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:56 WIB

Ingin Bisnis Legal dan Profesional? Biro Jasa Siantar Siap Bantu Urus Semua Perizinan Usaha

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:41 WIB

Semangat Kebersamaan Warnai Pertemuan Kader PDI Perjuangan di Kendal

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:34 WIB

Dugaan Pungli di Samsat Siantar: Kapolres Tetap Bungkam

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:32 WIB

Kapolsek Bersama Kapuskesmas Bungbulang Giat Tarling Di DKM Nurul Iksan Cikalong Berikan Edukasi Kamtibmas dan Kesehatan

Berita Terbaru

Breaking News

Dugaan Pungli di Samsat Siantar: Kapolres Tetap Bungkam

Kamis, 5 Mar 2026 - 20:34 WIB