Semarang, Tribuncakranews.com // Puluhan truk tangki yang diduga mengangkut BBM subsidi jenis solar dengan modus berkedok sebagai solar industri terpantau memasuki kawasan Dermaga Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, pada Sabtu (1/8/2026).
Temuan tersebut disampaikan oleh Johanes Krisnantoro dari Lembaga KANNI POLRI Semarang, yang mengaku memperoleh informasi dan melakukan pemantauan terhadap aktivitas keluar masuk kendaraan tangki di kawasan pelabuhan.
Menurut Johanes, ia juga melakukan percakapan melalui sambungan WhatsApp dengan seseorang yang disebut sebagai Bu Ana, yang disebutnya merupakan pemilik PT Indah Raya Sentosa. Berdasarkan keterangan Johanes, dalam percakapan tersebut Bu Ana menyatakan bahwa kegiatan pengiriman telah berkoordinasi dengan KP3 dan Polairud.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Johanes juga menyatakan bahwa dalam percakapan tersebut turut disebut nama Sardiman, yang menurutnya merupakan oknum anggota Polres Demak, dan diklaim bekerja sama dengan Bu Ana. Klaim tersebut merupakan pernyataan yang di buktikan dengan rekaman percakapan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Indah Raya Sentosa, Bu Ana, Sardiman, Polres Demak, KP3, maupun Polairud terkait pernyataan tersebut. Oleh karena itu, seluruh informasi mengenai dugaan kerja sama dan isi percakapan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebutkan.
Lembaga KANNI POLRI Semarang meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait, termasuk BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga, untuk melakukan penyelidikan apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi. (*)












