DPC LSM GARNAS Soroti Kondisi Fisik Bangunan SMPN 1 Siantar Dolok Batu Nanggar dan Dugaan Korupsi Berjamaah Dana Bos.

- Kontributor

Jumat, 3 April 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribuncakranews.com-Simalungun.

Dewan Pimpinan Cabang Siantar-Simalungun Lembaga Swadaya Masyarakat Garda Nasional  ( LSM GARNAS ) Soroti Bangunan Gedung Tempat Belajar Mengajar SMP Negeri 1 Siantar, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dan Dugaan adanya Tindak Pidana Korupsi Dana Bos.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPC LSM GARNAS Siantar Simalungun Hamdan Nasution Mendesak BPK , Kejaksaan, KPK dan Kepolisian Tidpikor untuk segera mengusut tuntas dugaan Korupsi Dana Bos di Sekolah itu.

Berawal dari kondisi bangunan SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun,, Sumatera Utara  menjadi tanda tanya besar bagi LSM GARNAS dan perhatian publik,  di tengah kucuran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang mencapai ratusan juta rupiah, fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi sarana dan prasarana yang sangat memprihatinkan,” belum lagi dugaan pungli,” Ujar Hamdan.

Hasil pantauan awak media pada Rabu 01/04/2026 memperlihatkan dinding sekolah dipenuhi lumut dan cat mengelupas, plafon mengalami kebocoran dengan bekas rembesan air yang menghitam, serta lantai yang retak hingga berlubang. Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat adanya ketidaksesuaian antara anggaran pemeliharaan dan realisasi di lapangan dan Dugan Korupsi Dana Bos.

Aliran Dana BOS Jadi Sorotan.

Data yang dihimpun menunjukkan pada tahun 2024, anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah mencapai:

Tahap I: Rp 51.115.000

Tahap II: Rp 78.980.100

Memasuki tahun 2025, anggaran kembali digelontorkan:

Tahap I: Rp 52.037.000

Tahap II: Rp 40.445.000

Besarnya angka tersebut berbanding terbalik dengan kondisi fisik sekolah yang masih jauh dari kata layak.

Indikasi Masalah dan Minim Transparansi

Perbedaan antara besarnya anggaran dan kondisi riil di lapangan memunculkan dugaan adanya:

Pemeliharaan yang tidak maksimal

Perencanaan anggaran yang tidak tepat sasaran. Hingga potensi penyimpangan penggunaan dana. Hingga saat ini, belum terlihat adanya transparansi terbuka kepada publik terkait rincian penggunaan dana tersebut.

Inspektorat Disorot, Pengawasan Dinilai Mandul.

LSM GARNAS juga Soroti Inspektorat Kabupaten Simalungun yang dinilai tidak menjalankan fungsi pengawasan secara optimal. Lemahnya kontrol internal, ini diduga membuka celah terjadinya pembiaran terhadap kondisi sekolah yang rusak, kenapa seeolah adanya pembiaran. ?,” apakah dugaan korupsi dana bos itu berjamaah ?,” kata Hamdan

Bupati Simalungun Dinilai Abai?

Nama Bupati Simalungun, Anton Ahmad Saragih, turut menjadi perhatian. Publik menilai kepala daerah belum menunjukkan langkah tegas dalam memastikan pengelolaan anggaran pendidikan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi.

LSM GARNAS Mendesak APH Segera Lakukan Tugas nya untuk mengusut secara tuntas persoalan ini.

Melalui LSM GARNAS Masyarakat kini mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan audit dan investigasi menyeluruh terhadap penggunaan dana BOS di SMPN 1 Dolok Batu Nanggar.

Langkah ini dianggap penting untuk:

Mengungkap potensi penyimpangan,

Menjamin transparansi anggaran

Serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana pendidikan

Jika tidak segera ditindaklanjuti, kondisi ini dikhawatirkan akan terus berulang dan merugikan siswa sebagai pihak yang paling terdampak.

Awak media telah melakukan konfirmasi  kepada Kepala Sekolah, Mairelli Brayani Sianturi, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan Jum’at 03/04/2026 Mairelli Bungkam meskipun tanda pesan ceklis dua dan sudah dibaca.

 

( Andy Alfiano )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua GNPK Purworejo Apresiasi Penanganan Kasus Mini Zoo, Soroti Lemahnya Perencanaan dan Pengawasan
Camat Siabu Buka Suara: Hormati Aspirasi, Tegaskan Kesiapan Dievaluasi dan Perkuat Transparansi
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Mangayubagya Yuswo Dalem Kaping 80 Tahun Sri Sultan Hamengku Buwono X
Dugaan Penyelewengan Dana Desa Bakulan Menguat, Aliran Dana Janggal Mengarah ke Praktik Korupsi
Proyek Jalan 8,5 Miliar Di Cilacap Disorot! Pekerja Tanpa APD, LPA Digelar di Atas Lumpur
Pastikan Ibadah Kamis Putih Aman, Polsek Ampel Sterilisasi Gereja Santo Andreas
Dugaan Korupsi Hanpang dan BUMDES 2025,Pidsus Kejari Simalungun IPeriksa 26 Saksi
Perkuat Advokasi Buruh, DPD SPBS Kabupaten Jombang Resmi Terbentuk
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 14:33 WIB

DPC LSM GARNAS Soroti Kondisi Fisik Bangunan SMPN 1 Siantar Dolok Batu Nanggar dan Dugaan Korupsi Berjamaah Dana Bos.

Jumat, 3 April 2026 - 14:05 WIB

Ketua GNPK Purworejo Apresiasi Penanganan Kasus Mini Zoo, Soroti Lemahnya Perencanaan dan Pengawasan

Jumat, 3 April 2026 - 13:57 WIB

Camat Siabu Buka Suara: Hormati Aspirasi, Tegaskan Kesiapan Dievaluasi dan Perkuat Transparansi

Jumat, 3 April 2026 - 10:17 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Mangayubagya Yuswo Dalem Kaping 80 Tahun Sri Sultan Hamengku Buwono X

Jumat, 3 April 2026 - 07:19 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Desa Bakulan Menguat, Aliran Dana Janggal Mengarah ke Praktik Korupsi

Berita Terbaru