DPP GNI :“Guru Honorer Puluhan Tahun Mengabdi, Anggota DPR 5 Tahun Malah Pensiun Seumur Hidup!”

- Kontributor

Senin, 26 Januari 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Tribuncakranews.com — Kebijakan pensiun seumur hidup bagi anggota DPR RI kembali menuai kritik keras. Dewan Pimpinan Pusat GNI (Generasi Negarawan Indonesia) menyebut kebijakan tersebut tidak adil, elitis, dan melukai rasa keadilan rakyat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP GNI, Rules Gaja, S.Kom, saat dijumpai wartawan di Kantor DPP GNI, Jalan Cempaka Raya No. 96, Kota Medan, Senin (26 Januari 2026).

“Kalau alasan diberi pensiun karena ‘berjasa’, itu logika yang menyesatkan. Yang benar-benar berjasa itu guru-guru honorer di pelosok, bukan anggota dewan yang baru lima tahun duduk nyaman lalu pensiun seumur hidup,” tegas Rules Gaja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, ribuan guru honorer di daerah terpencil mengabdi belasan hingga puluhan tahun, mengajar dengan fasilitas minim, gaji tidak layak, bahkan sering terlambat dibayar. Ironisnya, mereka tidak dijamin pensiun, sementara anggota DPR justru menikmati berbagai fasilitas negara.

“Ini negara kesejahteraan untuk elit, atau negara keadilan sosial untuk rakyat?” sindirnya.

DPP GNI menilai, kebijakan tersebut merupakan bentuk ketimpangan struktural dan pemborosan anggaran negara, yang sepenuhnya bersumber dari pajak rakyat.

Lebih tegas lagi, Rules Gaja mengusulkan:

“Kalau anggota dewan ingin tetap digaji negara, angkat saja sebagai pejabat paruh waktu, dengan gaji setara UMR, tanpa fasilitas mewah dan tanpa pensiun seumur hidup.”

DPP GNI mendesak:

1. Penghapusan pensiun seumur hidup anggota DPR

2. Transparansi total gaji, tunjangan, dan fasilitas DPR

3. Audit kebijakan keuangan DPR

4. Pembukaan seluruh data anggaran DPR kepada publik sesuai UU Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP)

“Rakyat berhak tahu ke mana uang pajaknya mengalir. Jangan atas nama wakil rakyat, tapi hidup seperti bangsawan,” tutup Rules Gaja, S.Kom.

Penulis : Samhadi Purba

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendampingan Diversi di Kejaksaan Negeri Jepara Berjalan Lancar, Kesepakatan Tercapai
Resmi Berubah, Polsek Kudus Kota Kini Menjadi Polsek Kudus, Kapolres Tekankan Disiplin dan Integritas
Satgas TMMD Reguler Bersama Warga Bangun RTLH Milik Bapak Poniman
Satgas TMMD Regular Bersama Warga Bangun Rumah Ibu Lasinem 
Kades Pelemgadung Ucapkan Terima Kasih kepada TNI dan Satgas TMMD Reguler 128 Kodim Sragen
Tak Kunjung Di Benahi, Tanggul Kali Bodri Desa Pidodokulon Nyaris Jebol
Tak Beri Ruang Narkoba! Kapolsek Dolok Batu Nanggar AKP Gunawan Sembiring Pimpin Pengungkapan Sabu, Satu Tersangka Diringkus 21 Bungkus Klip Diamankan
KPKM RI Apresiasi Respons Bupati Dairi Soal Air Bersih Dusun Ingin Maju, Tegaskan Tetap Awasi Realisasi Tahun 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:02 WIB

Pendampingan Diversi di Kejaksaan Negeri Jepara Berjalan Lancar, Kesepakatan Tercapai

Rabu, 29 April 2026 - 12:55 WIB

Resmi Berubah, Polsek Kudus Kota Kini Menjadi Polsek Kudus, Kapolres Tekankan Disiplin dan Integritas

Rabu, 29 April 2026 - 12:48 WIB

Satgas TMMD Reguler Bersama Warga Bangun RTLH Milik Bapak Poniman

Rabu, 29 April 2026 - 12:44 WIB

Satgas TMMD Regular Bersama Warga Bangun Rumah Ibu Lasinem 

Rabu, 29 April 2026 - 12:12 WIB

Kades Pelemgadung Ucapkan Terima Kasih kepada TNI dan Satgas TMMD Reguler 128 Kodim Sragen

Berita Terbaru