Dugaan Tambang Galian C Ilegal Beroperasi di Banyuurip Gresik, Aparat Penegak Hukum Diminta Segera Bertindak Tegas

- Kontributor

Senin, 7 September 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK, TRIBUNCAKRANEWS.COM // Aktivitas penambangan galian C berupa tanah uruk yang berlokasi di area sawah/kebun, Dusun/Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (61175), disinyalir beroperasi tanpa izin resmi alias bodong. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin, 7 September 2026, aktivitas tambang tersebut tampak menggunakan alat berat berupa satu unit excavator serta melibatkan sejumlah armada truk pengangkut material.

Kronologi Temuan di Lapangan

Saat awak media mendatangi lokasi guna melakukan konfirmasi serta mempertanyakan legalitas dan dokumen perizinan resmi penambangan, para pekerja di lokasi enggan memberikan keterangan transparan. Pekerja di lapangan justru mengarahkan awak media untuk menemui seseorang bernama Abah Matasan selaku pihak yang disebut sebagai penganggung jawab atau pimpinan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ketika diminta nomor kontak WhatsApp untuk koordinasi lebih lanjut, pekerja tersebut mengaku tidak memilikinya. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar mengingat tidak lazim jika seorang pekerja lapangan tidak memiliki akses komunikasi dengan pimpinan atau pemilik usaha tempatnya bekerja.

Landasan Hukum dan Ancaman Pidana

Aktivitas penambangan tanpa izin resmi merupakan pelanggaran hukum berat yang merugikan keuangan negara serta berpotensi merusak kelestarian lingkungan hidup. Kasus ini melanggar regulasi yang berlaku di Indonesia, antara lain:

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba):

Pasal 158: “Setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah).”

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup:

Terkait perusakan lingkungan dan dampak alih fungsi lahan tanpa izin AMDAL atau UKL-UPL.

Desakan Tindak Lanjut APH

Menanggapi maraknya dugaan aktivitas penambangan liar ini, masyarakat dan awak media mendesak Kepolisian Resor (Polres) Gresik serta dinas terkait untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh dan menindak tegas para oknum pelaku penambangan ilegal. Aparat penegak hukum diminta tidak menutup mata terhadap praktik merugikan yang berpotensi mencederai hukum dan merusak infrastruktur serta lingkungan di wilayah Kabupaten Gresik.

(TIM/RED)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Pemkot Salatiga Bersama LSM YAKUZA, APRI, PKL dan Komunitas Jeep Salurkan Air Bersih di Jelarem
Polsek Jenar Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Rumah Roboh hingga Tiang Listrik Tumbang Bersama Tim Terpadu 
Tak Sekadar Sosialisasi, Satgas Operasi Patuh Candi 2026 Sapa Warga dengan Edukasi Humanis di CFD Kota Semarang
Polda Jateng Apresiasi Masyarakat, Konser dan Penyampaian Aspirasi di Borobudur Berlangsung Kondusif
Apel Gabungan KRYD Malam Minggu di Bungbulang: Sinergi Kuat TNI-Polri dan Stakeholder Demi Keamanan Warga
Pengisian Dukuh Yang Kosong Di Empat Wilayah Karangmojo Berjalan Lancar, Hasil Ujian Bisa Diterima Semua Peserta
Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat, Kasrem 072/Pamungkas Hadiri Penyaluran Bantuan Beras di Gedongtengen
Diduga Pengerukan Sawah di Desa Sumberejo Bonang Demak , Anggaran Belum Jelas dan Penggunaan Solar Subsidi Dipertanyakan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:26 WIB

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Pemkot Salatiga Bersama LSM YAKUZA, APRI, PKL dan Komunitas Jeep Salurkan Air Bersih di Jelarem

Minggu, 1 November 2026 - 11:23 WIB

Polsek Jenar Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Rumah Roboh hingga Tiang Listrik Tumbang Bersama Tim Terpadu 

Minggu, 1 November 2026 - 10:32 WIB

Tak Sekadar Sosialisasi, Satgas Operasi Patuh Candi 2026 Sapa Warga dengan Edukasi Humanis di CFD Kota Semarang

Minggu, 1 November 2026 - 10:16 WIB

Polda Jateng Apresiasi Masyarakat, Konser dan Penyampaian Aspirasi di Borobudur Berlangsung Kondusif

Minggu, 1 November 2026 - 09:07 WIB

Apel Gabungan KRYD Malam Minggu di Bungbulang: Sinergi Kuat TNI-Polri dan Stakeholder Demi Keamanan Warga

Berita Terbaru