Gagal Nanjak, Kereta Kelinci Rombongan Ibu-ibu PKK Terguling di Krikilan Klaten, 11 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

- Kontributor

Minggu, 13 September 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNCAKRANEWS.COM, KLATEN – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan moda transportasi kereta kelinci (odong-odong) terjadi di kawasan jalan Dukuh Madirejo, Desa Krikilan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Minggu (13/9/2026) siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Kereta kelinci yang membawa rombongan ibu-ibu PKK asal Desa Beji, Kecamatan Pedan tersebut tak kuat menanjak hingga melorot dan gerbong bagian belakangnya terguling ke lereng kebun jati setinggi kurang lebih tiga meter.

Sopir kereta kelinci, Sriyono (67), warga Weru, Kabupaten Sukoharjo, menceritakan bahwa kendaraan yang dikemudikannya membawa sekitar 50 orang penumpang yang terbagi dalam dua gerbong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nanjak sampai sini tidak kuat. Yang terguling hanya bagian (gerbong) belakang,” kata Sriyono saat ditemui di lokasi kejadian.

Anggota Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten, Aipda Demas Nur Candra, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan kereta kelinci itu melaju dari arah selatan menuju utara (arah Rowo Jombor).

Baca Juga:  Ribuan Warga Padati Lapangan Desa Kangkung, Orkes Dangdut Planet Pekalongan Meriahkan HUT RI Ke-81

“Kereta dari arah selatan ke utara. Lalu menanjak tetapi melorot ke belakang dan satu gerbong terguling,” ujar Demas.

Berdasarkan data sementara dari pihak kepolisian, akibat kecelakaan ini sebanyak 11 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis.

“Sementara yang hanya rekam medis di RSUD Bagas Waras ada sembilan orang, satu orang dirawat (di RSUD Bagas Waras), dan dua orang dirawat di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro,” terang Demas.

Saat ini, kendaraan kereta kelinci tersebut telah diamankan oleh pihak Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sus.Wd

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PENYADAPAN POLITIK: KETIKA ALAT KEKUASAAN MENGAWASI PRESIDEN, DEMOKRASI BERADA DALAM ANCAMAN
Perkuat Karakter Kebangsaan Mahasiswa, Danrem 072/Pamungkas Sambut Audiensi UNJAYA Yogyakarta
Perluas Kontribusi Global Atasi Krisis Lingkungan, UNDIP Gandeng Celvera Biosystems Singapura dalam Proyek Riset “Blue Java”
Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Pemakaman Militer Kru Heli MI-17 yang Gugur Saat Misi Karhutla
Melalui Rumah Tani Trans, TEP UNDIP Dorong Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Kompos di Senggi
Ikhtiar Spiritual, Polres Semarang gelatlr Khataman Al-Qur’an dan santuni Yatim Piatu.
Polres Purworejo Amankan 24 Remaja Diduga Terlibat Aksi Konvoi Bersenjata Tajam, Kedepankan Pembinaan dan Pendidikan
TK Pertiwi Krikilan Tak Terpasang Papan Proyek, Dua TK Lain Terima Bantuan Apbn Ratusan Juta: Kementerian Diminta Buka Data
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:29 WIB

PENYADAPAN POLITIK: KETIKA ALAT KEKUASAAN MENGAWASI PRESIDEN, DEMOKRASI BERADA DALAM ANCAMAN

Jumat, 6 November 2026 - 15:25 WIB

Perkuat Karakter Kebangsaan Mahasiswa, Danrem 072/Pamungkas Sambut Audiensi UNJAYA Yogyakarta

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Perluas Kontribusi Global Atasi Krisis Lingkungan, UNDIP Gandeng Celvera Biosystems Singapura dalam Proyek Riset “Blue Java”

Jumat, 6 November 2026 - 12:47 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Pemakaman Militer Kru Heli MI-17 yang Gugur Saat Misi Karhutla

Jumat, 6 November 2026 - 12:45 WIB

Melalui Rumah Tani Trans, TEP UNDIP Dorong Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Kompos di Senggi

Berita Terbaru