Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut

- Kontributor

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com – Sebuah granat standar militer yang ditemukan warga di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, berhasil dievakuasi dan dimusnahkan oleh Tim Jihandak/Jibom Sub Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat pada Jumat (5/6/2026).

Kegiatan evakuasi dan disposal (pemusnahan) bahan peledak tersebut dilaksanakan di lokasi bekas galian C Kampung Nangkaleah, RT 01 RW 01, Desa Margaluyu, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Proses pengamanan dipimpin oleh Kapolsek Leles AKP Wawan, S.H., bersama personel Polsek Leles dan satu unit Tim Jibom Satbrimob Polda Jabar.

Kapolsek Leles AKP Wawan, S.H. menjelaskan bahwa granat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Nur Jatnika (50), seorang petani asal Kampung Cipondok, Desa Margaluyu, pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Nur Jatnika baru pulang dari kebun dan hendak memperbaiki saluran air di kolam miliknya. Ia kemudian menemukan benda yang diduga sebagai granat atau bom genggam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah antisipasi, petugas melakukan pengamanan darurat dengan merendam granat ke dalam kolam sebelum berkoordinasi dengan Polres Garut dan Tim Jibom Polda Jawa Barat.

Baca Juga:  Festival Mini Soccer 2026 LPMK Bambankerep Cup Siap Digelar, Wadah Pembinaan Generasi Muda dan Pemberdayaan UMKM

Setelah dilakukan asesmen oleh personel Gegana, granat tersebut dipastikan memerlukan tindakan disposal atau pemusnahan guna menghindari risiko yang dapat membahayakan masyarakat. Proses pemusnahan kemudian dilaksanakan dengan metode peledakan menggunakan detonator di lokasi yang telah disterilkan dari aktivitas warga.

“Selama proses evakuasi hingga pemusnahan berlangsung, petugas melakukan pengamanan ketat dan sterilisasi area guna memastikan keselamatan masyarakat sekitar. Hasilnya, granat berhasil dimusnahkan dengan aman tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian harta benda.” Ujar Kapolsek Leles AKP Wawan, S.H. Saat di temui awak media.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, granat tersebut diduga merupakan peninggalan perang pada masa revolusi yang masih tersimpan di dalam tanah dan baru ditemukan oleh warga.

Polres Garut mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, atau menyimpan benda yang dicurigai sebagai bahan peledak. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila menemukan benda serupa agar dapat ditangani sesuai prosedur keselamatan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PENYADAPAN POLITIK: KETIKA ALAT KEKUASAAN MENGAWASI PRESIDEN, DEMOKRASI BERADA DALAM ANCAMAN
Perkuat Karakter Kebangsaan Mahasiswa, Danrem 072/Pamungkas Sambut Audiensi UNJAYA Yogyakarta
Perluas Kontribusi Global Atasi Krisis Lingkungan, UNDIP Gandeng Celvera Biosystems Singapura dalam Proyek Riset “Blue Java”
Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Pemakaman Militer Kru Heli MI-17 yang Gugur Saat Misi Karhutla
Melalui Rumah Tani Trans, TEP UNDIP Dorong Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Kompos di Senggi
Ikhtiar Spiritual, Polres Semarang gelatlr Khataman Al-Qur’an dan santuni Yatim Piatu.
Polres Purworejo Amankan 24 Remaja Diduga Terlibat Aksi Konvoi Bersenjata Tajam, Kedepankan Pembinaan dan Pendidikan
TK Pertiwi Krikilan Tak Terpasang Papan Proyek, Dua TK Lain Terima Bantuan Apbn Ratusan Juta: Kementerian Diminta Buka Data
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:29 WIB

PENYADAPAN POLITIK: KETIKA ALAT KEKUASAAN MENGAWASI PRESIDEN, DEMOKRASI BERADA DALAM ANCAMAN

Jumat, 6 November 2026 - 15:25 WIB

Perkuat Karakter Kebangsaan Mahasiswa, Danrem 072/Pamungkas Sambut Audiensi UNJAYA Yogyakarta

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Perluas Kontribusi Global Atasi Krisis Lingkungan, UNDIP Gandeng Celvera Biosystems Singapura dalam Proyek Riset “Blue Java”

Jumat, 6 November 2026 - 12:47 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Pemakaman Militer Kru Heli MI-17 yang Gugur Saat Misi Karhutla

Jumat, 6 November 2026 - 12:45 WIB

Melalui Rumah Tani Trans, TEP UNDIP Dorong Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Kompos di Senggi

Berita Terbaru