DEMAK — TRIBUNCAKRANEWS.COM // Keberadaan sebuah gudang yang diduga berkaitan dengan oknum berinisial “SRDM” di wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan. Pasalnya, puluhan unit truk terpantau terparkir di dalam maupun di sekitar gudang tersebut, sementara di lokasi juga terdapat sejumlah tangki yang pada bagian badannya terlihat tulisan “PT Indah Raya Santosa”.
Temuan tersebut diketahui awak media pada Kamis (3/9/2026). Keberadaan gudang beserta tangki-tangki tersebut disebut bukan merupakan aktivitas baru. Informasi yang dihimpun menyebut lokasi dan keberadaan tangki tersebut telah berlangsung cukup lama dan bahkan disebut telah menjadi sesuatu yang diketahui oleh sebagian masyarakat sekitar.
Namun, keberadaan lokasi yang telah berlangsung lama tersebut tetap menimbulkan pertanyaan mengenai jenis kegiatan, legalitas gudang, status kepemilikan tangki, serta asal dan peruntukan BBM yang diduga berkaitan dengan aktivitas di lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Awak media juga mendapatkan informasi bahwa solar yang diduga masuk ke dalam jaringan aktivitas di gudang tersebut disebut-sebut berasal dari para pengangsu atau pelangsir BBM dari sejumlah SPBU di wilayah Demak dan sekitarnya.
Informasi tersebut masih perlu dibuktikan lebih lanjut. Belum dapat dipastikan apakah solar yang dimaksud merupakan BBM bersubsidi, BBM non-subsidi, atau berasal dari sumber lain yang sah.
Tangki Bertuliskan PT Indah Raya Santosa
Hal lain yang menjadi perhatian adalah keberadaan sejumlah tangki yang mencantumkan tulisan PT Indah Raya Santosa.
Awak media kemudian melakukan penelusuran melalui mesin pencarian internet terkait nama perusahaan tersebut. Salah satu pemberitaan detikJateng pada Mei 2026 menyebut PT Indah Raya Santosa sebagai pemasok BBM non-subsidi untuk kebutuhan kapal nelayan di Pelabuhan Tasikagung, Kabupaten Rembang, dengan harga sekitar Rp14.700 per liter.
Informasi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat: mengapa tangki yang mencantumkan nama perusahaan tersebut berada di sebuah gudang di wilayah Demak?
Pertanyaan publik tidak berhenti pada keberadaan tangki.
Apakah tangki tersebut memang milik atau digunakan oleh PT Indah Raya Santosa? Untuk kepentingan apa tangki berada di gudang tersebut? Dari mana BBM yang ditampung berasal? Ke mana distribusinya? Dan apakah seluruh aktivitas tersebut dilengkapi dokumen serta perizinan yang sesuai?
Sejumlah pertanyaan tersebut tentu membutuhkan penjelasan dari pihak perusahaan maupun pengelola gudang.
Di sisi lain, keberadaan puluhan truk yang keluar-masuk atau terparkir di sekitar lokasi juga menjadi perhatian. Jika kendaraan tersebut memang digunakan untuk kegiatan pengangkutan BBM, maka asal-usul muatan, dokumen pengangkutan, tujuan distribusi, serta legalitas kegiatan perlu dipastikan.
Publik Minta Aparat Turun Mengecek
Dengan adanya informasi mengenai dugaan aktivitas pengumpulan solar, keberadaan puluhan truk, serta tangki yang mencantumkan nama perusahaan penyalur BBM non-subsidi, masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait tidak hanya menerima informasi secara administratif, tetapi melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Pemeriksaan dapat mencakup status gudang, kepemilikan dan legalitas tangki, jenis BBM yang ditampung, asal BBM, dokumen pembelian dan pengangkutan, hingga tujuan distribusinya.
Jika nantinya ditemukan adanya BBM bersubsidi yang diperoleh melalui penyalahgunaan distribusi, penimbunan, atau diperjualbelikan kembali secara tidak sesuai ketentuan, maka temuan tersebut tentu perlu ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku.
Sebaliknya, apabila seluruh aktivitas tersebut ternyata memiliki dasar legalitas dan dokumen yang sah, maka klarifikasi resmi dari pihak terkait juga penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus mencegah munculnya persepsi yang keliru.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak yang disebut berinisial “SRDM”, pihak pengelola gudang, PT Indah Raya Santosa, serta instansi terkait mengenai keberadaan tangki dan aktivitas di lokasi tersebut.(*)














