Hampir Dua Pekan, Tanggul Sungai Bodri Desa Pidodokulon Tak Kunjung Dibenahi

- Kontributor

Senin, 25 Mei 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Tribuncakranews.com – Warga Dusun pilangsari Desa Pidodokulon Kecamatan Patebon Kabupaten kendal sangat khawatir apabila sungai bodri meluap, warga takut air sungai masuk pemukiman lagi. 25 mei 2026

Potensi hujan di Kabupaten Kendal masih cukup tinggi, masyarakat yang ada di Dusun Pilangsari sangat khawatir air sungai bodri masuk kepemukiman. Karena tanggul penahan air sudah hampir dua minggu jebol akibat banjir yang sering terjadi.

Bila banjir terjadi lagi ada kurang lebih 350 jiwa yang akan kena dampaknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M. menjelaskan kami telah berkordinasi dengan PSDA Provinsi, karena ini kewenangan dari pemerintah provinsi dan masih menunggu dari kewenangan provinsi, tetapi kami tentunya terus berupaya meninta agar segera di laksanakan atau tindak lanjuti.

Baca Juga:  Satlantas Polres Wonogiri Edukasi Pelajar SMA Wuryantoro, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

“Karena ini kewenangan provinsi dan belanja modal tidak memungkinkan untuk APBD Kabupaten, nanti kami melalui APD terkait akan tanyakan langsung ke PUPR yang rapat dengan dinas provinsi”. Imbuhnya bu tika

Kepala Desa Didik Prastiawan menegaskan kami sudah melampirkan surat ke PUPR / PSDA Kabupaten maupun prov

insi, akan tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjudnya dan kami sebagai pemerintah Desa hanya bisa berupaya semampu kami.

“Dari sebelum jebol kami sudah melakukan pengananan suwadaya penambahan tanggul dengan karung pasir. Bahkan sampai 3x kita lakukan penanganan suwadaya”. Imbuhnya didik

“Saya sangat berharap kepada pihak terkait agar segera memperbaiki tanggul yang jebol, warga was-was kalau sewaktu -waktu banjir datang karena tanggul penahan sudah tidak ada”. Tutup didik

 

 

 

Surya

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Aman dan Bergizi, Sidokkes Polres Wonogiri Periksa Makanan di Dua SPPG Sejak Pagi Hari
DPKP Kota Cimahi Pilih Respons Terbuka Soal Aspirasi Mahasiswa, SMHI Apresiasi Komitmen Transparansi
Salah Paham Berujung Pelaporan, Polres Sragen Sukses Tempuh Restorative Justice dan Satukan Dua Warga Sambungmacan
PK Bapas Pati Laksanakan Pendampingan Sidang Demi Terpenuhinya Hak Anak Berhadapan dengan Hukum
Nama Al Haris Disebut dalam Fakta Penyidikan, TINDAK minta Dirreskrimsus Bertindak. 
Peduli Lingkungan, TNI AD Tanam 1500 Pohon Mangrove Dipesisir Pemukiman Desa Pidodokulon
Anak di Bawah Umur Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Keluarga Tempuh Jalur Hukum di Polsek Selo Boyolali
Sepdono 87 Tahun Ahli Waris Tomo Wigeno Didampingi Tim Feradi WPI Advokat dan Paralegal,GJLGAMAT-RI di Periksa Penyidik Polres Kendal ,Nyatakan Tanah Tidak Pernah di Perjual Belikan 
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:26 WIB

Pastikan Aman dan Bergizi, Sidokkes Polres Wonogiri Periksa Makanan di Dua SPPG Sejak Pagi Hari

Senin, 25 Mei 2026 - 17:12 WIB

DPKP Kota Cimahi Pilih Respons Terbuka Soal Aspirasi Mahasiswa, SMHI Apresiasi Komitmen Transparansi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:19 WIB

Salah Paham Berujung Pelaporan, Polres Sragen Sukses Tempuh Restorative Justice dan Satukan Dua Warga Sambungmacan

Senin, 25 Mei 2026 - 16:11 WIB

PK Bapas Pati Laksanakan Pendampingan Sidang Demi Terpenuhinya Hak Anak Berhadapan dengan Hukum

Senin, 25 Mei 2026 - 15:16 WIB

Nama Al Haris Disebut dalam Fakta Penyidikan, TINDAK minta Dirreskrimsus Bertindak. 

Berita Terbaru