Honor Koordinator Sekolah Tak Dibayar, Ada Apa dengan MBG Bojanegara?

- Kontributor

Sabtu, 24 Januari 2026 - 04:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURBALINGGA, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat dari Dapur MBG Bojanegara, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga. Hingga kini, honor koordinator sekolah di salah satu SD di wilayah tersebut belum juga dibayarkan sejak hari pertama operasional program, kamis 22 Januari 2026.

Padahal, peran koordinator sekolah dalam program MBG tergolong sangat vital. Mereka menjadi penghubung utama antara sekolah, dapur MBG, dan pelaksana teknis di lapangan. Pemerintah sendiri telah memberikan apresiasi berupa insentif sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras para koordinator.

Berdasarkan SE BGN Nomor 5 Tahun 2025, koordinator atau penanggung jawab program MBG di sekolah berhak menerima insentif harian sebesar Rp100.000 per hari, dicairkan setiap 10 hari, bersumber dari dana operasional SPPG sekolah. Skema ini ditujukan terutama bagi guru bantu dan honorer yang dirotasi dalam program.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, realitas di Bojanegara justru bertolak belakang.

Kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya kepada awak media.

“Dari awal buka sampai hari ini, honor koordinator sekolah kami belum dibayarkan. Padahal koordinator di sekolah lain sudah menerima,” ujarnya.

Ia bahkan menegaskan tidak menuntut penuh sesuai aturan.

“Kalau yang lain honornya Rp50 ribu, kami Rp25 ribu juga tidak apa-apa. Yang penting dibayar,” pungkasnya.

Ketimpangan ini menimbulkan pertanyaan serius soal keadilan dan transparansi pengelolaan honor MBG di wilayah tersebut.

Awak media PNN kemudian mengonfirmasi pihak MBG. Ilan, selaku Asisten Lapangan (Aslap), mengakui keterlambatan pembayaran tersebut.

“Memang betul, belum dibayarkan. Tapi besaran honor sesuai petunjuk teknis. Misalnya sekolah di atas 100 penerima manfaat upahnya Rp50 ribu. Di aturan terbaru, di bawah 100 penerima manfaat sekarang Rp30 ribu,” jelasnya.

Namun pernyataan Ilan justru menimbulkan tanda tanya baru ketika ia menambahkan:

“Terkait koordinator sekolah yang belum dibayarkan, itu urusan saya.”

Pernyataan ini mempertegas bahwa kelalaian pembayaran bukan karena aturan, melainkan persoalan manajerial internal.

Publik kini menunggu kejelasan:

Mengapa honor yang secara resmi diatur pemerintah bisa tertahan berbulan-bulan?

Di mana akuntabilitas pengelola MBG Bojanegara?

Kasus ini menegaskan bahwa keberhasilan program strategis nasional seperti MBG bukan hanya soal distribusi makanan, tetapi juga soal keadilan terhadap tenaga pelaksana di akar rumput.

Penulis : Red/Tim

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Solidaritas Pascabencana, Lendeng N D’Gank Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pasirhalang
Kerja Keras Polres Simalungun Layak Di Apresiasi,Pembunuhan Berencana Remaja 15 Tahun di PT. Bridgestone di Tuntut 10 Tahun Penjara di PN Simalungun
Di Balik Antrian Traga Box di SPBU Tengaran 44.507.01: Sopir Akui Armada Milik Yudi
Dana Desa Ratusan Juta Diduga Raib di Tanjungmulya, Sejumlah Program Tak Berwujud
Polres Purworejo Catat Sejarah, Gelar Pelatihan Safety Driving Perdana untuk Pengemudi MBG
Warga Marga Bakti Tewas Mati Terbunuh Cekcok Diduga Dianiaya Tetangga Sendiri
Pohon Pete 15 Meter Melintang Jalan Raya Solo–Semarang, Polsek Tengaran Lakukan Evakuasi Cepat
Mencoba Masukkan Tembakau Gorila di Lapas, Polres Semarang Amankan Warga Bandungan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:05 WIB

Solidaritas Pascabencana, Lendeng N D’Gank Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pasirhalang

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:22 WIB

Kerja Keras Polres Simalungun Layak Di Apresiasi,Pembunuhan Berencana Remaja 15 Tahun di PT. Bridgestone di Tuntut 10 Tahun Penjara di PN Simalungun

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:04 WIB

Dana Desa Ratusan Juta Diduga Raib di Tanjungmulya, Sejumlah Program Tak Berwujud

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:10 WIB

Polres Purworejo Catat Sejarah, Gelar Pelatihan Safety Driving Perdana untuk Pengemudi MBG

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:06 WIB

Warga Marga Bakti Tewas Mati Terbunuh Cekcok Diduga Dianiaya Tetangga Sendiri

Berita Terbaru