Ikrar Setia NKRI, Dua Napiter Lapas Pati Teguhkan Komitmen Kebangsaan

- Kontributor

Rabu, 2 September 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati, Tribuncakranews.com  – Proses pembinaan dan penguatan wawasan kebangsaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati kembali menunjukkan capaian positif. Dua Narapidana Tindak Pidana Terorisme (Napiter), yakni S dan SW, menyatakan komitmennya untuk kembali setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui pengambilan sumpah dan pembacaan Ikrar Kesetiaan kepada NKRI, Selasa (1/9).

Pelaksanaan pengambilan sumpah dan Ikrar Kesetiaan kepada NKRI berlangsung di Lapas Kelas IIB Pati mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB. Kegiatan tersebut disaksikan oleh Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Muhamad Susanni, serta perwakilan dari BNPT, Densus 88 AT, Bapas Pati, Kejaksaan Negeri Pati, Kodim 0718/Pati, Polresta Pati, Kesbangpol Pati, dan Pengadilan Negeri Pati.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk sinergi dalam mendukung proses pembinaan dan penguatan komitmen kebangsaan bagi Napiter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi pengambilan sumpah dan ikrar berlangsung secara tertib dan khidmat. Kedua Napiter menyatakan kesetiaannya kepada NKRI sebagai bagian dari proses pembinaan yang diarahkan untuk menumbuhkan kembali kesadaran kebangsaan serta memperkuat kesiapan dalam menjalani kehidupan di tengah masyarakat. Momentum tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan pembinaan sekaligus langkah menuju reintegrasi sosial.

Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menyampaikan bahwa pengambilan sumpah dan Ikrar Kesetiaan kepada NKRI merupakan momentum penting dalam proses pembinaan yang telah dijalani oleh kedua Napiter.

Baca Juga:  Dorong Gerakan Gemar Membaca WBP, Lapas Pati dan Perpusda Perkuat Kolaborasi Literasi

“Ikrar kesetiaan kepada NKRI menjadi momentum penting dalam proses pembinaan. Kami berharap ikrar ini tidak hanya diucapkan, tetapi juga menjadi komitmen yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ini merupakan bagian dari proses untuk mempersiapkan mereka kembali ke tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai kebangsaan,” ujar Suprihadi.

Menurut Suprihadi, proses pembinaan tidak berhenti pada pelaksanaan ikrar. Komitmen yang telah dinyatakan perlu terus diperkuat melalui pembinaan yang berkelanjutan sehingga perubahan sikap dan pola pikir dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, sinergi dengan berbagai instansi terkait menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan dan mempersiapkan Napiter menuju reintegrasi sosial.

Pelaksanaan Ikrar Kesetiaan kepada NKRI bagi kedua Napiter menjadi salah satu capaian dalam proses pembinaan di Lapas Kelas IIB Pati. Setelah menyatakan komitmennya kepada NKRI, proses pembinaan akan terus dilanjutkan untuk memperkuat pemahaman kebangsaan, membangun sikap positif, serta mempersiapkan keduanya agar mampu kembali dan berintegrasi secara baik di tengah masyarakat.

Lebih dari sekadar prosesi pengambilan sumpah dan pembacaan ikrar, momentum ini menjadi gambaran bahwa proses perubahan membutuhkan pembinaan yang konsisten, pendampingan yang berkelanjutan, serta dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.

Lapas Pati berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi pembinaan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan Warga Binaan Pemasyarakatan agar mampu kembali ke masyarakat dengan membawa nilai-nilai kebangsaan dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Lapas Pati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum Cuma Papan Nama? Tambang Diduga Ilegal Bebas Keruk Landskap Ciwandan Cilegon
HUT Kejaksaan ke-81, Kapolres Kudus Tekankan Pentingnya Sinergitas Antarlembaga
Tiap Tanggal 2 Seluruh ASN BUMN dan Siswa se-Kabupaten Sleman Wajib Pakai Busana Batik
Polresta Banyumas Ungkap Penggelapan Uang Di 15 Gerai ATM, Dua Karyawan Ditangkap
Bupati Purworejo Respons Dugaan Pengkondisian Lelang TA 2026, Minta Barjas dan PUPR Segera Bertindak
Perkuat Gerakan Jaga Kamtibmas, Sosok Pemimpin Amanah dan merakyat
Ketua LSM Tamperak Jateng Soroti Pernyataan DPRD Purworejo: “Jangan Hantam Rakyat yang Sedang Menjalankan Fungsi Kontrol”
Curat PC Senilai Rp. 12.5 Juta Di SD IT Harapan Bunda Terungkap, Polresta Banyumas Amankan Tersangka
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 13:17 WIB

Hukum Cuma Papan Nama? Tambang Diduga Ilegal Bebas Keruk Landskap Ciwandan Cilegon

Rabu, 2 September 2026 - 12:44 WIB

HUT Kejaksaan ke-81, Kapolres Kudus Tekankan Pentingnya Sinergitas Antarlembaga

Rabu, 2 September 2026 - 12:41 WIB

Ikrar Setia NKRI, Dua Napiter Lapas Pati Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIB

Tiap Tanggal 2 Seluruh ASN BUMN dan Siswa se-Kabupaten Sleman Wajib Pakai Busana Batik

Rabu, 2 September 2026 - 12:33 WIB

Polresta Banyumas Ungkap Penggelapan Uang Di 15 Gerai ATM, Dua Karyawan Ditangkap

Berita Terbaru