Garut, Tribuncakranews.com – Harapan panjang warga Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, untuk memiliki jembatan gantung yang aman dan layak akhirnya terwujud. Jembatan Gantung Cigolewang, yang mulai dibangun sejak 20 Desember 2025, kini resmi dapat digunakan masyarakat sejak 8 Januari 2026. Dengan panjang 40 meter dan lebar 120 sentimeter, jembatan ini membentang kokoh menghubungkan dua wilayah yang selama ini terisolasi.
Jembatan yang berlokasi di Kampung Cigolewang, Desa Bungbulang, ini dibangun oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerja sama dengan Vertical Rescue Indonesia (VRI) serta gotong royong warga setempat. Kehadiran jembatan tersebut menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus komitmen bersama dalam meningkatkan aksesibilitas warga pedesaan.
Pembangunan jembatan gantung ini menghubungkan Kampung Cigolewang, Desa Bungbulang, dengan Kampung Rancapari, Desa Cihikeu. Infrastruktur ini diharapkan memberi manfaat besar bagi aktivitas pendidikan, pertanian, perekonomian, kesehatan hingga urusan administrasi kedua desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Bungbulang, Fiki Ramdani, menuturkan bahwa keberadaan jembatan tersebut telah lama dinantikan oleh masyarakat.
“Selama bertahun-tahun warga harus memutar jauh dan melewati jalur berisiko. Alhamdulillah sekarang akses lebih cepat, baik untuk sekolah, ekonomi, kesehatan maupun keagamaan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Cihikeu, Adang Sulaeman, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan TNI AD.
“Kami atas nama warga Cihikeu mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan TNI AD yang telah memberi atensi tinggi terhadap pembangunan Jembatan Gantung Cigolewang,” kata Adang.
Salah satu tokoh masyarakat Bungbulang, Oos Supyadin, menilai jembatan tersebut menjadi solusi nyata bagi hambatan mobilitas warga yang selama ini harus menyeberangi sungai.
“Dulu untuk sekolah atau mengurus administrasi warga harus menyeberang sungai terlebih dahulu. Sekarang dengan adanya jembatan yang lebih kuat dan berada pada titik aman setinggi lima meter dari permukaan air, akses jadi lancar,” jelasnya.
Oos juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Bapak Kasad TNI AD Maruli Simanjuntak selaku Satgas Percepatan Pembangunan Jembatan, serta Vertical Rescue Indonesia atas terbangunnya akses yang sangat bermanfaat ini,” ungkapnya.
Rampungnya Jembatan Gantung Cigolewang menjadi tonggak penting bagi peningkatan konektivitas dua desa, sekaligus mendorong pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat Bungbulang dan Cihikeu.
Penulis : Enjang
Editor : Redaksi













