Jalan Emo Kurniaatmadja Rusak, Padahal Belum Lama Diperbaiki

- Kontributor

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang, Tribuncakranews.com – Jum’at, 13/2/2026. Kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Subang kembali menuai sorotan. Salah satunya ruas Jalan Emo Kurniaatmadja, yang diketahui baru beberapa bulan lalu selesai diperbaiki, kini kembali mengalami kerusakan.

Kerusakan jalan tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor cuaca, mengingat beberapa pekan terakhir wilayah Subang diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan lemahnya pengawasan serta kualitas aspal yang digunakan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pantauan awak media di lapangan, saat melintasi jalur dari Perumahan BTN Cihelet menuju kawasan Persikas, terlihat sejumlah titik jalan yang sudah berlubang dan mengelupas. Padahal, jalan tersebut diketahui belum lama dilakukan pengaspalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang pengendara sepeda motor mengungkapkan keresahannya. Ia mengaku setiap hari melintasi jalan tersebut untuk mengantar anaknya ke sekolah.

“Setiap hari saya lewat sini untuk antar anak sekolah. Kondisi jalan yang rusak seperti ini jelas mengganggu dan membahayakan,” ujarnya.

Jalan Emo Kurniaatmadja sendiri merupakan jalur dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi, terutama pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB. Banyak kendaraan melintas, mulai dari orang tua yang mengantar anak sekolah hingga para pekerja yang berangkat ke kantor.

Kondisi semakin memprihatinkan saat hujan turun. Genangan air menutupi lubang-lubang di badan jalan, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Sangat rawan,” tambah pengendara lainnya.

Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan ulang secara maksimal serta meningkatkan pengawasan agar kualitas pekerjaan infrastruktur benar-benar sesuai standar dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Red/Nopian

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Propam Polres Sragen Perketat Disiplin Personel Operasi Ketupat Candi 2026, HP hingga Sikap Tampang Diperiksa
Polres Wonogiri Gelar Gerakan Pangan Murah, 3 Ton Beras SPHP Disalurkan untuk Warga
Meriah! Kapolda Metro Jaya Adakan Lomba Lari Malam di Kantor Polisi
Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans Udara di GT Kalikangkung, Perkuat Penanganan Darurat Selama Operasi Ketupat Candi 2026
Polsek Tengaran Amankan Dua Truk Diduga Angkut Solar Ilegal, Kasus Pengeroyokan Warga PSHT Picu Terbongkarnya Praktik “Ngangsu” BBM Subsidi
Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek di Lingkungan Pemkab
PELITA RAMADHAN di ESBATU SEMARANG 
Pemasangan Tiang Wifi PT.Antlatik di Jalan Jambur Raya Perumnas batu anam Tidak Sesuai SOP Izin Pemerintah Kabupaten Simalungun .”Dan diduga Tidak miliki izin resmi 
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Propam Polres Sragen Perketat Disiplin Personel Operasi Ketupat Candi 2026, HP hingga Sikap Tampang Diperiksa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:57 WIB

Polres Wonogiri Gelar Gerakan Pangan Murah, 3 Ton Beras SPHP Disalurkan untuk Warga

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:33 WIB

Meriah! Kapolda Metro Jaya Adakan Lomba Lari Malam di Kantor Polisi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:14 WIB

Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans Udara di GT Kalikangkung, Perkuat Penanganan Darurat Selama Operasi Ketupat Candi 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:39 WIB

Polsek Tengaran Amankan Dua Truk Diduga Angkut Solar Ilegal, Kasus Pengeroyokan Warga PSHT Picu Terbongkarnya Praktik “Ngangsu” BBM Subsidi

Berita Terbaru