Jalan Jawa Raya Leyangan Penuh Lubang, Warga: “Desa Wisata atau Jalan Seribu Lubang?”

- Kontributor

Minggu, 19 April 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com – Kondisi jalan rusak di Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, kembali memicu keluhan dan sorotan warga. Khususnya di ruas Jalan Jawa Raya, permukaan jalan saat ini dipenuhi lubang di berbagai titik dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Minggu, 19/4/2026.

Ironisnya, perbaikan yang terlihat di lapangan disebut-sebut bukan berasal dari program resmi pemerintah, melainkan dilakukan secara mandiri oleh pihak pengusaha galian C. Hal ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait kejelasan penanganan jalan tersebut serta peran pemerintah dalam memastikan infrastruktur tetap layak digunakan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apa ini desa wisata, jalan seribu lubang?” ujarnya menyindir kondisi jalan yang dinilai jauh dari kata layak.

Warga juga menyoroti minimnya perhatian dari pihak pemerintahan setempat. Menurut mereka, Pemerintah Desa (Pemdes) maupun kelurahan seharusnya lebih tanggap terhadap kondisi jalan yang menjadi akses utama masyarakat setiap hari.

“Jalan ini wajah desa. Masa hanya ditambal-tambal seadanya saja? Kenapa tidak diperbaiki total, diaspal atau dibeton supaya awet dan nyaman dilalui?” keluh warga lainnya.

Masyarakat mendesak agar Pemdes segera mengambil langkah nyata dan memberikan kejelasan kepada publik. Selain itu, warga berharap Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Semarang serta Bupati Semarang dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan dan segera merealisasikan perbaikan permanen.

Warga menilai kerusakan jalan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena jalan merupakan akses vital yang menunjang aktivitas harian, perekonomian, serta keselamatan masyarakat.

 

(Redaksi Tribuncakranews.com)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Purworejo Tegaskan Video Viral Bukan Aksi Begal, Melainkan Pengeroyokan Antar Pelajar
Agus Palon Resmi Jadi Tersangka Dugaan Ujaran SARA, Tak Ditahan Meski Pernah Dipidana, Keputusan Penyidik Dipertanyakan
Kasrem 072/Pamungkas Hadiri Kongres Internasional WUJA 2026
AKBP Haris Munandar Resmi Jabat Kapolres Wonogiri, Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih dari AKBP Wahyu Sulistyo
Diduga Tambang Emas Ilegal di Citorek Marak, Hutan Lindung Rusak dan Jalan Provinsi Terancam Putus
AKBP Haris Munandar Hasyim Resmi Jabat Kapolres Wonogiri, Siap Lanjutkan Kinerja dan Pelayanan kepada Masyarakat
Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Kesiapan Peresmian Revitalisasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang
Polres Wonogiri Perkuat Sinergi dengan Perguruan Silat, Ajak Jaga Kondusivitas Wilayah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:14 WIB

Polres Purworejo Tegaskan Video Viral Bukan Aksi Begal, Melainkan Pengeroyokan Antar Pelajar

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:00 WIB

Agus Palon Resmi Jadi Tersangka Dugaan Ujaran SARA, Tak Ditahan Meski Pernah Dipidana, Keputusan Penyidik Dipertanyakan

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:44 WIB

Kasrem 072/Pamungkas Hadiri Kongres Internasional WUJA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

AKBP Haris Munandar Resmi Jabat Kapolres Wonogiri, Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih dari AKBP Wahyu Sulistyo

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

Diduga Tambang Emas Ilegal di Citorek Marak, Hutan Lindung Rusak dan Jalan Provinsi Terancam Putus

Berita Terbaru