Jelang Terbit SPPBJ, Tender Seragam BKPPD Gunungkidul Rp3,76 Miliar Tiba-Tiba Batal

- Kontributor

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungkidul, Tribuncakranews.com Proses tender pengadaan seragam di lingkungan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunungkidul senilai Rp 3,764 miliar mendadak dibatalkan ketika tahapan lelang telah memasuki hari keempat masa sanggah. Padahal, pemenang tender telah diumumkan dan proses pengadaan tinggal menunggu penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ).

‎Pembatalan pada tahap akhir tersebut memunculkan tanda tanya mengenai dasar pengambilan keputusan, mengingat seluruh rangkaian pengadaan telah berjalan hampir tuntas.

‎Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) LPSE Kabupaten Gunungkidul, paket Pengadaan Seragam Tahun Anggaran 2026 memiliki pagu anggaran sebesar Rp 3.764.250.000 dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp 3.751.200.600.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Perusahaan Nazwa Karya Gemilang sebelumnya ditetapkan sebagai pemenang dengan nilai penawaran Rp 3.256.076.290,15 atau sekitar Rp 495 juta lebih rendah dibandingkan HPS.

‎Perwakilan perusahaan pemenang mengaku terkejut atas pembatalan tersebut. Menurutnya, alasan pengalihan anggaran yang disampaikan setelah penetapan pemenang sulit dipahami karena paket pekerjaan telah melalui proses perencanaan dan dianggarkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

‎”Kenapa keputusan ini mendadak? Padahal kegiatan ini sudah ada dalam perencanaan dan sudah dianggarkan. Setahu kami, pengalihan anggaran juga pasti melalui proses dan tidak terjadi secara tiba-tiba seperti ini. Itu yang membuat kami berpikir ada kejanggalan,” ujar perwakilan tim penyedia saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).

‎Pihak penyedia juga mengaku belum menerima penjelasan resmi mengenai alasan pembatalan. Upaya meminta klarifikasi kepada Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), menurut mereka, belum memperoleh tanggapan.

Baca Juga:  Dibakar Api Cemburu Tiga Remaja Putri di Magelang Aniaya Pelajar Usia di Bawah Umur

‎”Kami melihat prosesnya sangat mendadak sekali, seperti tahu bulat digoreng dadakan,” kata dia.

‎Di sisi lain, pembatalan setelah penetapan pemenang turut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas proses pengadaan yang telah dijalankan. Sebab, tahapan mulai dari penyusunan perencanaan, penyusunan dokumen pemilihan, evaluasi administrasi dan teknis, verifikasi lapangan, hingga penetapan pemenang telah dilaksanakan dengan menggunakan sumber daya negara.

‎Publik juga menunggu penjelasan mengenai kapan keputusan pengalihan anggaran tersebut ditetapkan serta dasar administrasi maupun kebijakan yang menjadi landasannya. Secara umum, suatu paket pengadaan baru ditayangkan melalui LPSE setelah memperoleh alokasi anggaran dalam DPA dan memenuhi persyaratan untuk dilaksanakan.

Apabila pengalihan anggaran memang telah direncanakan sebelumnya, muncul pertanyaan mengapa proses tender tetap dilanjutkan hingga penetapan pemenang. Sebaliknya, jika keputusan baru diambil pada tahap akhir, diperlukan penjelasan mengenai urgensi kebijakan tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

‎Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari PPK, Pokja Pemilihan, maupun Kepala BKPPD Kabupaten Gunungkidul terkait alasan pembatalan tender tersebut. Klarifikasi juga masih diperlukan untuk memastikan apakah pembatalan murni disebabkan perubahan kebijakan anggaran atau terdapat pertimbangan lain yang melatarbelakangi keputusan tersebut.

‎Penjelasan resmi dari pemerintah dinilai penting untuk menjaga akuntabilitas proses pengadaan barang dan jasa serta memastikan setiap kebijakan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pererat Kebersamaan TNI dengan Rakyat, Korem 072/Pamungkas Nobar Bersama Masyarakat. 
Berani Nyimpan Narkoba di Bekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
Nusakambangan Jadi Kawasan Produktif, Titiek Soeharto Apresiasi Keberhasilan Kemenimipas Bangun Kemandirian
Sambut HUT Polri ke-80, Polres Purworejo dan Komunitas Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan di Pantai Dewaruci
Camper Van Indonesia akan Mengadakan Ngecamp Bersama Sejawa Istimewa
Keseruan Pojok Push Rank dan Pojok Mabar Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Jadi Ruang Interaksi Akrab Para Gen-Z Dari Berbagai Daerah
Jaga Atlet Tetap Prima, Polda Jateng Hadirkan Layanan Kesehatan Terpadu di Turnamen Esports Kapolda Jateng Cup 2026
Karakter Mobile Legends Kreasi Cosplayer dari Berbagai Daerah Jadi Magnet Keseruan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:05 WIB

Jelang Terbit SPPBJ, Tender Seragam BKPPD Gunungkidul Rp3,76 Miliar Tiba-Tiba Batal

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Pererat Kebersamaan TNI dengan Rakyat, Korem 072/Pamungkas Nobar Bersama Masyarakat. 

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WIB

Berani Nyimpan Narkoba di Bekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:51 WIB

Nusakambangan Jadi Kawasan Produktif, Titiek Soeharto Apresiasi Keberhasilan Kemenimipas Bangun Kemandirian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:31 WIB

Sambut HUT Polri ke-80, Polres Purworejo dan Komunitas Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan di Pantai Dewaruci

Berita Terbaru