Marak Penyalahgunaan Pertalite di Salatiga: Dugaan Jaringan Penjualan Ilegal, Modifikasi Motor, Desakan Penegakan Hukum

- Kontributor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA, Tribuncakranews.com 27 Agustus 2026 – Praktik penyelewengan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi semakin mengkhawatirkan di wilayah Kota Salatiga. Hasil pemantauan lapangan yang dilakukan awak media mengindikasikan adanya pola operasi yang diduga terstruktur, di mana sejumlah pihak—termasuk pemilik warung—diduga memanfaatkan sepeda motor, bahkan melakukan modifikasi tangki, guna mengangkut Pertalite untuk diperjualbelikan kembali secara tidak sah.

 

Fakta Lapangan: Aktivitas Distribusi Ulang Teramati Secara Langsung

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pagi ini, Kamis (27/8), tim media mendokumentasikan aktivitas mencurigakan secara langsung di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sidorejo Lor, Kota Salatiga. Di lokasi tersebut, terlihat pelaku yang diduga pemilik warung sedang memindahkan BBM dari kendaraan bermotor ke dalam jerigen, kemudian menuangkannya ke wadah botol kecil. Bahan bakar tersebut disiapkan untuk dijual secara eceran tanpa izin usaha perdagangan yang sah.

Modus operandi yang teridentifikasi mencakup penggunaan sepeda motor secara berulang-ulang, serta praktik yang dinilai lebih berisiko yaitu modifikasi tangki kendaraan. Hal ini diduga dilakukan untuk memperbesar kapasitas angkut melebihi standar pabrik, sehingga volume BBM subsidi yang dialihkan dapat dilakukan dalam jumlah lebih besar dan lebih cepat.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, serta peraturan pelaksanaannya, perbuatan mengumpulkan, mengangkut, menampung, hingga menjual kembali BBM bersubsidi demi keuntungan pribadi merupakan pelanggaran hukum yang nyata. BBM subsidi adalah program pemerintah yang disiapkan sebagai hak dasar masyarakat luas, bukan komoditas perdagangan bebas yang dapat dialihkan ke jalur gelap. Praktik ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga memangkas hak warga yang membutuhkan pasokan energi tersebut dengan harga terjangkau.

Baca Juga:  Tanggapi 12 Pertanyaan Kritis Media, Legal UHB Sebut Tak Wajib Jawab Wawancara dan Mengaku Sudah Jalankan SOP

 

Desakan Tindakan Tegas dan Transparan kepada Polres Salatiga

Perhatian publik kini tertuju pada kinerja penegakan hukum di wilayah hukum setempat. Meskipun gejala penyimpangan ini teramati berjalan meluas dan cukup terang-terangan, namun hingga saat ini belum terlihat adanya langkah penindakan yang nyata dari pihak Kepolisian Resor Salatiga.

 

Masyarakat dan pengamat meminta aparat penegak hukum untuk segera bertindak secara objektif, cepat, dan tidak pandang bulu:

1. Melakukan penyelidikan mendalam dan operasi penindakan terhadap pelaku yang terbukti memodifikasi kendaraan serta terlibat dalam rantai penimbunan dan penjualan kembali BBM bersubsidi.

2. Menjalin koordinasi sinergis dengan PT Pertamina dan BPH Migas guna menelusuri alur distribusi serta memeriksa rekaman pengawasan di SPBU terkait.

3. Menjatuhkan sanksi hukum yang tegas dan sepadan dengan beratnya pelanggaran sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, guna menciptakan efek jera dan menjamin subsidi energi berjalan tepat sasaran.

 

Hingga berita ini diturunkan, awak media belum berhasil menghimpun tanggapan resmi maupun klarifikasi terkait hal ini dari pihak Kepolisian Resor Salatiga. Redaksi akan terus memantau perkembangan penanganan perkara ini secara berkelanjutan demi terwujudnya keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat Kota Salatiga.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mohammad Misbah Sadjad Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026, Representasi Generasi NU Jombang
Polisi Ungkap Penipuan Berkedok Pasang Listrik Bersubsidi di Kudus, 7 Warga Jadi Korban
Diduga Salah Penangan BU Pingsan 20 Hari Akhirnya MD di RSUD Prambanan Sleman DIY
Gerebek Dua Lokasi di Tanjung Morawa, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bekuk 3 Terduga Pengedar Sabu, 12 Gram Lebih Barang Bukti Disita
Diduga Rem Blong, Truk Hino Picu Tabrakan Beruntun di Kudus
Antisipasi Dinamika Aksi Massa, Personel Dalmas Polres Sragen Disiagakan Dan Siap Digerakan Kapolres
Bukan Ngidam Mangga, Ibu Hamil 8 Bulan Ini Justru Kepengin Pegang Kepala Mbah Com 
DPD Kalsel DePA-RI Berduka: Irjen Pol (Purn) Dr. A. Kamil Razak Wafat, Adv. Rachmad Fadillah SH Kenang Sebagai Guru dan Pejuang Advokat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Mohammad Misbah Sadjad Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026, Representasi Generasi NU Jombang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Polisi Ungkap Penipuan Berkedok Pasang Listrik Bersubsidi di Kudus, 7 Warga Jadi Korban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Diduga Salah Penangan BU Pingsan 20 Hari Akhirnya MD di RSUD Prambanan Sleman DIY

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Gerebek Dua Lokasi di Tanjung Morawa, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bekuk 3 Terduga Pengedar Sabu, 12 Gram Lebih Barang Bukti Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Diduga Rem Blong, Truk Hino Picu Tabrakan Beruntun di Kudus

Berita Terbaru