Menjaga Warisan Leluhur di Telaga Kedung Buntung: Warga Pulegundes Gelar Bersih Telaga dan Kirab Budaya

- Kontributor

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulegundes, Tribuncakranews.com Pagi itu, Senin (08/06/2026)Gov, suasana di kawasan Telaga Kedung Buntung tampak berbeda dari biasanya. Langit cerah menaungi langkah puluhan warga yang berjalan beriringan mengikuti kirab budaya menuju lokasi kegiatan. Aroma kebersamaan begitu terasa sejak jarum jam menunjukkan pukul 08.00 WIB.

Di tengah semangat gotong royong masyarakat Padukuhan Pulegundes 1 dan Pulegundes 2, tradisi bersih telaga kembali digelar sebagai bagian dari warisan budaya turun-temurun yang terus dijaga hingga hari ini. Tradisi ini dilaksanakan sepekan sebelum agenda bersih dusun, menjadi simbol penghormatan masyarakat terhadap alam sekaligus ungkapan syukur atas rezeki hasil bumi.

Sekitar 50 orang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan perwakilan dari sembilan RT yang ada di dua padukuhan. Dengan mengenakan pakaian sederhana dan penuh semangat, warga bersama-sama membersihkan kawasan telaga yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kirab budaya menjadi pembuka kegiatan, menghadirkan nuansa khas pedesaan Jawa yang sarat nilai kebersamaan dan penghormatan kepada leluhur. Tradisi ini bukan sekadar seremonial, melainkan juga menjadi ruang mempererat hubungan sosial antarwarga.

Dukuh Pulegundes 1, Pardiyem, menyampaikan bahwa kegiatan bersih telaga telah dilakukan sejak zaman nenek moyang dan terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Menurutnya, masyarakat berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi kehidupan warga, terutama bagi sektor pertanian yang menjadi tumpuan utama ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Hari Jadi Ngloro ke-110 Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Kebersamaan Warga

“Harapan kami ke depan hasil panen semakin berhasil dan sukses,” ungkapnya.

Warga Pulegundes 1 dan Pulegundes 2 sendiri tercatat sekitar 400 kepala keluarga. Sebagian besar menggantungkan hidup sebagai petani. Selain itu, ada pula warga yang bekerja di sektor pariwisata, pekerja swasta, hingga pegawai.

Di tengah berbagai tantangan pertanian yang dihadapi tahun ini, masyarakat masih bersyukur karena hasil panen dinilai cukup meningkat. Meski demikian, ancaman hama tanaman hingga gangguan kera berekor panjang masih menjadi persoalan yang sering dihadapi para petani di kawasan tersebut.

Namun bagi warga Pulegundes, tantangan tidak menjadi alasan untuk berhenti bersyukur. Melalui tradisi bersih telaga, mereka justru memperkuat harapan, mempererat persaudaraan, dan menjaga harmoni dengan alam.

Kegiatan dipusatkan di lapangan voli kompleks Telaga Kedung Buntung yang sejak pagi dipenuhi warga. Anak-anak tampak bermain di sekitar lokasi, sementara para orang tua bercengkerama sambil mengikuti rangkaian acara. Nuansa kekeluargaan terasa hangat, memperlihatkan bagaimana tradisi lokal masih hidup dan menjadi perekat sosial masyarakat desa.

Di era modern yang terus bergerak cepat, tradisi seperti bersih telaga menjadi pengingat bahwa masyarakat pedesaan masih memiliki kekuatan besar dalam menjaga budaya, gotong royong, dan hubungan manusia dengan alam. Dari Telaga Kedung Buntung, semangat itu terus mengalir—menjadi harapan agar kehidupan warga semakin makmur, panen semakin melimpah, dan warisan leluhur tetap lestari sepanjang zaman.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Semarang Gelar Apel Siaga Karhutla, Kapolres Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau
Petani Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Kalibeji, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Ketua Umum DPP IKAPPI Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tradisional di Surabaya, Dilanjutkan Gala Premier Film “ISTIMEWA”
Polsek Bungbulang Bersama TNI dan Satpol PP Tertibkan Pengguna Knalpot Brong di Jalan Raya
Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Jadi Sorotan Warga
Polresta Deli Serdang Bekuk Dua orang Pengedar Narkoba di Pagar Merbau
Pilkades Serentak Tahun 2026 di wilayah Kab. TTS Diujung Tanduk. Ketua Atraksi Kab. TTS : Jangan Ada Agenda Tersembunyi.
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pelantikan Pejabat Strategis Pemda DIY
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Polres Semarang Gelar Apel Siaga Karhutla, Kapolres Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Petani Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Kalibeji, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Ketua Umum DPP IKAPPI Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tradisional di Surabaya, Dilanjutkan Gala Premier Film “ISTIMEWA”

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bungbulang Bersama TNI dan Satpol PP Tertibkan Pengguna Knalpot Brong di Jalan Raya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Diduga Timbulkan Bau Menyengat, Operasional SPPG Bandung Wonosegoro 2 Jadi Sorotan Warga

Berita Terbaru