Mobil Operasional Desa di Tanah Bumbu Disorot Warga, Inspektorat Diminta Audit Aset Desa Bersujud,”tindakan Tegas”

- Kontributor

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Bumbu – Tribuncakranews.com – Sejumlah warga Desa Bersujud, Kabupaten Tanah Bumbu, menyoroti penggunaan mobil operasional desa yang menurut mereka perlu diklarifikasi lebih lanjut. Warga mempertanyakan frekuensi penggunaan kendaraan dinas jenis Mitsubishi Xpander yang dinilai lebih sering terlihat di luar lingkungan kantor desa. Menurut keterangan beberapa warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, kendaraan aset pemerintah desa tersebut jarang terlihat terparkir di kantor desa. Sebaliknya, mobil itu disebut lebih sering berada di kediaman pribadi Kepala Desa Bersujud, Jumriadi.

“Mobil dinas itu dibeli menggunakan anggaran negara untuk mendukung pelayanan masyarakat. Namun, berdasarkan pantauan kami, kendaraan tersebut lebih sering berada di rumah pribadi daripada di kantor desa,” ujar salah seorang warga. Kecurigaan warga bertambah setelah adanya perubahan pada identitas kendaraan. Menurut sejumlah warga, pelat nomor kendaraan yang sebelumnya menggunakan tanda khusus kendaraan dinas pemerintah kini berganti menjadi pelat berwarna putih. Selain itu, logo operasional Desa Bersujud serta lambang Kabupaten Tanah Bumbu yang sebelumnya terpasang pada badan kendaraan disebut sudah tidak terlihat.

“Mobil itu sekarang terlihat seperti kendaraan pada umumnya. Identitas sebagai aset desa tidak tampak seperti sebelumnya,” kata warga lainnya. Warga juga menyampaikan bahwa kendaraan tersebut lebih sering terlihat di rumah kepala desa dibandingkan di lingkungan kantor desa. “Untuk kegiatan pelayanan desa, mobil itu jarang terlihat digunakan. Banyak warga yang mengetahui kendaraan tersebut lebih sering berada di luar kegiatan kedinasan,” ungkap salah seorang warga.

Berdasarkan ketentuan pengelolaan barang milik desa, seluruh aset yang dibeli menggunakan anggaran negara wajib digunakan sesuai peruntukannya, tercatat dalam administrasi desa, serta tidak boleh dialihkan atau diubah status dan identitasnya tanpa mekanisme yang sah. Penggunaan kendaraan dinas perlu sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan administrasi dan tata kelola pemerintahan desa.

Atas hal tersebut, sejumlah warga meminta aparat pengawas internal pemerintah daerah melakukan pemeriksaan. “Kami meminta Inspektorat Kabupaten Tanah Bumbu melakukan audit. Jika tidak ada pelanggaran, hasil pemeriksaan sebaiknya disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Namun, jika ditemukan ketidaksesuaian, kami berharap ada tindak lanjut sesuai aturan yang berlaku,” tegas seorang warga.

Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui Inspektorat Kabupaten Tanah Bumbu dapat melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap penggunaan kendaraan operasional desa tersebut guna memastikan pengelolaan aset berjalan sesuai ketentuan.

Hingga berita ini ditulis, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari Kepala Desa Bersujud terkait informasi yang disampaikan sejumlah warga. Redaksi memberikan ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

“Aset desa adalah milik masyarakat. Karena itu, penggunaannya harus transparan, akuntabel, dan untuk kepentingan pelayanan publik,” ujar salah seorang warga menutup keterangannya.

Iswandi

Tim/Red

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Semarang Pastikan lahan hutan di Pringapus Aman, Hasil Ground Check Tidak Ditemukan Kebakaran
Bekuk Pengedar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang amankan Barang Bukti
Jumat Curhat; Polsek Kalijambe Salurkan Bantuan Semen untuk Pembangunan Masjid Al Jihad
Polisi Dalami Tewasnya Sobak Pembagi Air Irigasi di Sambungmacan, Jenazah Ditemukan Tersangkut di Saluran Persawahan
Hadapi Ancaman Kemarau, Polsek Karangmalang Gencarkan Sambang Kamtibmas “HANDARBENI” Ingatkan Bahaya Kebakaran
Cegah Karhutla Sejak Dini, Patroli Presisi Sat Samapta Polres Sragen Hentikan Pembakaran Rumput Kering di Kawasan Perkebunan KAI
Cetak SDM Unggul, Lapas Pati Gelar Asesmen Maganghub Kemnaker untuk 112 Sarjana Muda
Sinergi Polsek Tepus dan Forkopimkap Bantu Warga Terdampak Kekeringan Melalui Penyaluran Air Bersih
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:32 WIB

Polres Semarang Pastikan lahan hutan di Pringapus Aman, Hasil Ground Check Tidak Ditemukan Kebakaran

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:08 WIB

Bekuk Pengedar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang amankan Barang Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:00 WIB

Jumat Curhat; Polsek Kalijambe Salurkan Bantuan Semen untuk Pembangunan Masjid Al Jihad

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:57 WIB

Polisi Dalami Tewasnya Sobak Pembagi Air Irigasi di Sambungmacan, Jenazah Ditemukan Tersangkut di Saluran Persawahan

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:54 WIB

Hadapi Ancaman Kemarau, Polsek Karangmalang Gencarkan Sambang Kamtibmas “HANDARBENI” Ingatkan Bahaya Kebakaran

Berita Terbaru