Peringati Harlah ke-8, Pejuang Islam Nusantara Gelar Kopdar dan Dakwah Santun di Garut

- Kontributor

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com – Keluarga Besar Nahdlatul Ulama yang tergabung dalam Pejuang Islam Nusantara (PIN) menggelar acara peringatan Hari Lahir (Harlah) yang ke-8 sekaligus Kopi Darat (Kopdar) silaturahmi.

Acara yang mengusung semangat kebangsaan dan keagamaan ini berlangsung khidmat pada Senin, /13/7/2026.

Kegiatan rutin tahunan ini dipusatkan di Sekretariat PC PIN Garut, bertempat di Madrasah Khoirunnisa, Kampung Palayangan RT 01/RW 14, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara dimulai sejak pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Dengan membawa tema besar “Dakwah Santun & Moderat, Merangkul Bukan Memukul, Perjuangan dari Dunia Maya ke Dunia Nyata”, perayaan Harlah kali ini menekankan pentingnya penyebaran nilai-nilai Islam yang damai, toleran, dan sejuk di tengah masyarakat, baik melalui media sosial maupun aksi nyata di lapangan.

Baca Juga:  Pramuka Menolak Loyo! Semangat Membara di Hari Kebangkitan Nasional

Selain sebagai ajang refleksi perjalanan organisasi selama delapan tahun, momentum Kopdar ini juga dimanfaatkan sebagai wadah konsolidasi para pengurus dan anggota.

Melalui tagline “Bersama Meneguhkan Akidah, Membangun Negeri Berkah”, Pejuang Islam Nusantara berkomitmen untuk terus mengawal ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus berkontribusi positif bagi persatuan NKRI.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus, tokoh ulama setempat, serta para kader PIN yang antusias merayakan milad organisasi dengan penuh rasa syukur dan semangat kebersamaan.

Penulis : Enjang

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukono Warga Kelurahan Mersi Purwokerto Timur Jadi Korban Penusukan dirumahnya Sendiri
Tim URC Polres Sragen Bongkar Jejak Curanmor di Sumberlawang, Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Bersama Motor Curian
Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi dan Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial
Jogja Aman dan Kondusif, Kapolda DIY Apresiasi Masyarakat yang Jaga Situasi Tetap Damai
Kronologi Penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Dinilai Penuh Kontroversi, Aparat Diduga Lakukan Intimidasi pada Santriwati dan Ustadzah
PLN Demak Tagih PT Jianhua Precast Semarang Rp50,4 Juta, Bukti Penggantian Trafo Dipertanyakan
Darurat Rangkap Jabatan ,MAKI dan ICW Soroti Dugaan Transaksi Jabatan Dorong KPK Tindak Tegas
AKTIVITAS USAHA DI JATIROGO TUBAN DISOROT! BAHAN BAKU DIDUGA DARI GALIAN PASIR KUARSA ILEGAL, SOLAR SUBSIDI DAN IZIN DIPERTANYAKAN
Berita ini 52 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Sukono Warga Kelurahan Mersi Purwokerto Timur Jadi Korban Penusukan dirumahnya Sendiri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Tim URC Polres Sragen Bongkar Jejak Curanmor di Sumberlawang, Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Bersama Motor Curian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi dan Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Jogja Aman dan Kondusif, Kapolda DIY Apresiasi Masyarakat yang Jaga Situasi Tetap Damai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kronologi Penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Dinilai Penuh Kontroversi, Aparat Diduga Lakukan Intimidasi pada Santriwati dan Ustadzah

Berita Terbaru