Pramuka Menolak Loyo! Semangat Membara di Hari Kebangkitan Nasional

- Kontributor

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com  –  Ada yang berbeda dari pemandangan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tingkat kecamatan Bungbulang, pagi kemarin Rabu (20/5/2026) di Lapangan Upacara SMAN 7 Garut, Desa Hanjuang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.

Di tengah cuaca yang cukup terik, sorot mata penuh semangat justru terpancar kuat dari barisan anggota Pramuka yang ikut serta menjadi peserta upacara.

Bukannya lemas atau sibuk mencari tempat berteduh, para anggota Pramuka ini justru tampil paling tegak dan bersemangat sejak awal hingga akhir prosesi upacara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bukan Sekadar Upacara, Tapi Ajang Pembuktian

Kehadiran tunas-tunas muda bangsa ini sukses mencuri perhatian para tamu undangan dan warga yang melintas. Dengan seragam cokelat lengkap dan atribut yang rapi, mereka menunjukkan bahwa runtuhnya semangat juang sama sekali tidak berlaku bagi generasi muda hari itu.

Menurut salah satu pembina Pramuka, Kak Adeng, yang mendampingi, momen Hari Kebangkitan Nasional ini dijadikan momentum bagi adik-adik Pramuka untuk bangkit dari rasa malas dan membuktikan bahwa pemuda bisa menjadi motor penggerak kedisiplinan.

Baca Juga:  Setahun Mengawal Operasional, AsLap MBG Batujajar Timur I Diusir Tanpa Alasan Tertulis — IPAL Jauh dari Standar

“Kebangkitan nasional itu dimulai dari diri sendiri. Kalau ikut upacara saja sudah loyo, bagaimana mau bangkit membangun daerah? Makanya hari ini kami tunjukkan semangat penuh!” ujarnya dengan penuh antusias.

 

Disiplin Baja, Curi Perhatian jajaran Forkopimcam.

Kehadiran barisan Pramuka yang begitu rapi dan penuh energi ini pun mendapat apresiasi positif dari jajaran aparat kecamatan dan tokoh masyarakat setempat.

Langkah tegap dan sikap hormat yang sempurna saat bendera Merah Putih dikibarkan menjadi simbol nyata bahwa nilai-nilai nasionalisme masih tertanam kuat di dada mereka.

Melalui momentum Harkitnas ini, diharapkan semangat membara yang ditunjukkan oleh anggota Pramuka tidak hanya berhenti di lapangan upacara, tetapi juga menular ke kehidupan sehari-hari demi kemajuan dan kebangkitan masyarakat, khususnya di wilayah Bungbulang dan sekitarnya.

Penulis : Enjang

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukono Warga Kelurahan Mersi Purwokerto Timur Jadi Korban Penusukan dirumahnya Sendiri
Tim URC Polres Sragen Bongkar Jejak Curanmor di Sumberlawang, Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Bersama Motor Curian
Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi dan Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial
Jogja Aman dan Kondusif, Kapolda DIY Apresiasi Masyarakat yang Jaga Situasi Tetap Damai
Kronologi Penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Dinilai Penuh Kontroversi, Aparat Diduga Lakukan Intimidasi pada Santriwati dan Ustadzah
PLN Demak Tagih PT Jianhua Precast Semarang Rp50,4 Juta, Bukti Penggantian Trafo Dipertanyakan
Darurat Rangkap Jabatan ,MAKI dan ICW Soroti Dugaan Transaksi Jabatan Dorong KPK Tindak Tegas
AKTIVITAS USAHA DI JATIROGO TUBAN DISOROT! BAHAN BAKU DIDUGA DARI GALIAN PASIR KUARSA ILEGAL, SOLAR SUBSIDI DAN IZIN DIPERTANYAKAN
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Sukono Warga Kelurahan Mersi Purwokerto Timur Jadi Korban Penusukan dirumahnya Sendiri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Tim URC Polres Sragen Bongkar Jejak Curanmor di Sumberlawang, Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Bersama Motor Curian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi dan Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Jogja Aman dan Kondusif, Kapolda DIY Apresiasi Masyarakat yang Jaga Situasi Tetap Damai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kronologi Penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Dinilai Penuh Kontroversi, Aparat Diduga Lakukan Intimidasi pada Santriwati dan Ustadzah

Berita Terbaru