Polda Jateng Pastikan Bhabinkamtibmas Bebas TB Paru Sebelum Bertugas Sebagai Tracer

- Kontributor

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jateng – Kota Semarang, Tribuncakranews.com | Polda Jawa Tengah terus memperkuat upaya pemberantasan Tuberkulosis (TB) melalui inovasi “Polda Jateng TOSS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis)”. Program ini merupakan bentuk dukungan nyata Polda Jateng terhadap target nasional eliminasi TB tahun 2030 dengan mengedepankan kolaborasi antara Polri, Dinas Kesehatan, Puskesmas, serta berbagai stakeholder terkait.

Sebagai langkah awal pelaksanaan program tersebut, Polda Jateng melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB Paru bagi seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polda Jawa Tengah secara serentak di 35 Klinik Polres jajaran pada Selasa (2/6/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Sie Dokkes Polres, Satuan Binmas, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Puskesmas setempat, serta mendapat asistensi langsung dari Biddokkes Polda Jateng.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Polda Jateng TOSS TB memberdayakan seluruh Bhabinkamtibmas sebagai Tracer TB yang bertugas membantu skrining, tracing kontak erat, edukasi masyarakat, pendampingan pengobatan hingga pelaporan kasus secara langsung di wilayah binaannya masing-masing.

Sebelum menjalankan tugas tersebut, seluruh Bhabinkamtibmas terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang meliputi pemeriksaan fisik, gula darah, asam urat, kolesterol, serta pemeriksaan jantung melalui Elektrokardiogram (EKG). Selain itu, para Bhabinkamtibmas juga menjalani skrining TB Paru sebagai upaya deteksi dini sekaligus memastikan kondisi kesehatan personel yang akan menjadi ujung tombak program.

Dalam keterangannya Kabiddokkes Polda Jawa Tengah, KBP drg. Agung Hadi Widjanarko, Sp.BM., MARS., FisQua, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dan skrining TB Paru menjadi tahapan penting sebelum para Bhabinkamtibmas diterjunkan sebagai Tracer TB di tengah masyarakat.

“Sebelum para Bhabinkamtibmas diterjunkan sebagai Tracer TB Paru, kami melaksanakan skrining dan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu untuk memastikan seluruh personel berada dalam kondisi sehat dan tidak terpapar TB Paru. Dengan demikian mereka dapat menjalankan tugas pendampingan, edukasi, dan tracing di masyarakat secara maksimal serta tidak berisiko menjadi sumber penularan penyakit,” ujar Kabiddokkes. Rabu (3/6)

Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis karena menjadi personel Polri yang paling dekat dengan masyarakat dan memiliki intensitas interaksi yang tinggi dalam kegiatan sehari-hari.

Baca Juga:  Danrem 072/Pamungkas Terima Audiensi INKAI DIY

“Melalui program Polda Jateng TOSS TB, para Bhabinkamtibmas akan membantu menemukan kasus secara dini, melakukan tracing kontak erat, mengedukasi masyarakat tentang bahaya TB, mendampingi pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, serta membantu pelaporan secara terintegrasi dengan fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa apabila dalam proses skrining ditemukan personel yang masuk kategori suspek atau terduga TB Paru, maka akan segera dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa rontgen dada dan dirujuk ke Puskesmas untuk menjalani pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) guna memastikan diagnosis serta memulai pengobatan apabila terbukti positif TB.

“Prinsip yang kami kedepankan adalah deteksi dini, penanganan cepat, dan pengobatan tuntas. Karena itu kami mengusung semangat TOSS, yaitu Temukan, Obati Sampai Sembuh, sehingga rantai penularan TB dapat diputus dan masyarakat memperoleh kualitas hidup yang lebih baik,” tambahnya.

Ke depan, para Bhabinkamtibmas akan dibekali pelatihan khusus, KIT Tracer TB, buku saku, formulir skrining, pot sputum, serta sistem pelaporan digital yang terintegrasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas.

Sementara itu dalam tanggapannya, Kabid Humas Polda Jateng Kombes pol. Artanto menjelaskan peran penting Progam Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru.

” melalui program ini, Polda Jateng berharap mampu memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengendalian TB Paru di Jawa Tengah sekaligus mendukung target eliminasi TB di Indonesia pada tahun 2030 ” terangnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa sinergi antara Polri, Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam memutus rantai penularan Tuberkulosis.

“Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, kami optimistis program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung target eliminasi TB di Indonesia pada tahun 2030. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan dan segera berobat apabila mengalami gejala TB, karena semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh,” pungkasnya.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Kabid Humas Polda Jateng

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMPK Laporkan Dugaan Tambang Ilegal di Kedungsari Rowosari ke Polrestabes Semarang, Aparat Diminta Turun ke Lapangan
Proyek Hanggar Pengolahan Sampah Di Bawuran mangkrak, timbulkan pertanyaan mengenai legalitas
PT Azwari Berlian Traaz dan IKAPTRI Tandatangani MoU, Dorong Sinergi Pembangunan Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim
Judi Sabung Ayam Diduga Masih Berdenyut di Kranggan, Publik Menanti Ketegasan Polres Kediri
_Kades Luwuk Dinilai Abai, Biarkan Truk Pakan 9 Ton Lewati Jalan Desa 2,5 Meter – Laskar NKRI Desak APH Turun_
Penetapan Dingbiao Cui Sebagai Tersangka Dianulir Hakim Prapid, Ruri Jumar Saef: Jangan Kotori Keadilan Buat Korban
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Pemkot Salatiga Bersama LSM YAKUZA, APRI, PKL dan Komunitas Jeep Salurkan Air Bersih di Jelarem
Polsek Jenar Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Rumah Roboh hingga Tiang Listrik Tumbang Bersama Tim Terpadu 
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 02:17 WIB

GMPK Laporkan Dugaan Tambang Ilegal di Kedungsari Rowosari ke Polrestabes Semarang, Aparat Diminta Turun ke Lapangan

Minggu, 1 November 2026 - 20:57 WIB

Proyek Hanggar Pengolahan Sampah Di Bawuran mangkrak, timbulkan pertanyaan mengenai legalitas

Minggu, 1 November 2026 - 18:13 WIB

PT Azwari Berlian Traaz dan IKAPTRI Tandatangani MoU, Dorong Sinergi Pembangunan Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim

Minggu, 1 November 2026 - 18:09 WIB

Judi Sabung Ayam Diduga Masih Berdenyut di Kranggan, Publik Menanti Ketegasan Polres Kediri

Minggu, 1 November 2026 - 16:52 WIB

_Kades Luwuk Dinilai Abai, Biarkan Truk Pakan 9 Ton Lewati Jalan Desa 2,5 Meter – Laskar NKRI Desak APH Turun_

Berita Terbaru