Polres Kudus Tegaskan Penanganan Kasus Ponpes Alchalimi Berjalan Profesional dan Transparan

- Kontributor

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kudus, Tribuncakranews.com – Kasus dugaan eksploitasi ekonomi terhadap santri di Pondok Pesantren Alchalimi bermula saat para santri diperintahkan mengangkat dan memindahkan sejumlah barang dari area pondok pesantren ketika beberapa Pengurus mengundurkan diri dari Ponpes Alchalimi, rentetan peristiwa tersebut kemudian berdampak pada terhentinya aktivitas pendidikan formal tingkat MI maupun kegiatan mengaji di lingkungan pondok.

Sebelum nya situasi tersebut di sebabkan adanya pengunduran diri mendadak dari jajaran pengurus dan pengasuh pondok yang kemudian diikuti para tenaga pengajar.

Menindaklanjuti laporan yang diterima, Polres Kudus memastikan proses penanganan perkara terus berjalan sesuai prosedur dan dilakukan secara profesional serta transparan. Hingga saat ini, penyidik telah menetapkan empat orang sebagai tersangka setelah melalui rangkaian proses penyidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya Kanit PPA Satreskrim Polres Kudus, Iptu Hendro Santiko, menjelaskan bahwa penyidikan dilakukan secara komprehensif guna memastikan seluruh fakta hukum dapat terungkap secara jelas.

“Terhadap laporan dugaan kasus eksploitasi anak secara ekonomi tersebut, dalam penanganan perkara di pondok Alchalimi, penyidik telah menetapkan empat orang tersangka,” kata Iptu Hendro, Sabtu (16/5/2026).

Ia menjelaskan, berkas perkara tahap pertama telah dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Kudus pada 28 November 2024. Namun, jaksa memberikan sejumlah petunjuk untuk melengkapi kekurangan, khususnya terkait penambahan alat bukti guna memperkuat sangkaan terhadap para tersangka.

Baca Juga:  Klarifikasi Kasus Dugaan Pencabulan di Tlogowungu, Polresta Pati: Pernyataan Kasat Reskrim Kepleset Lidah

Menindaklanjuti petunjuk tersebut, penyidik kembali melakukan pendalaman dan melengkapi berkas perkara sesuai arahan dari Kejaksaan. Berkas kemudian dikirim kembali untuk kedua kalinya pada 21 Juli 2025. Meski demikian, pihak Kejaksaan masih menilai berkas belum lengkap dan meminta penyidik menambah alat bukti lainnya.

“Sehingga saat ini penyidik masih melanjutkan proses penyidikan dengan mengumpulkan alat bukti lain sesuai petunjuk jaksa,” tegas Iptu Hendro.

Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Kudus, Iptu Purwanto, menambahkan bahwa hingga saat ini keempat tersangka belum dilakukan penahanan dengan sejumlah pertimbangan penyidik.

“Alasan tidak dilakukan penahanan karena para tersangka kooperatif, selalu hadir saat dipanggil, memberikan keterangan secara terbuka, serta tidak menghambat jalannya penyidikan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa para tersangka masih menjalankan aktivitas sehari-hari di lingkungan pondok pesantren dan tidak menunjukkan indikasi melarikan diri.

Saat ini, Polres Kudus terus melanjutkan proses penyidikan guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara terang dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Kudus

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beraksi di Sejumlah Lokasi, Pencuri Spesialis HP Dibekuk Tim URC Polres Sragen
Bapas Pati Dukung Peliputan ANTARA, Kenalkan Implementasi Pidana Kerja Sosial kepada Masyarakat
Sidang Gugatan Gardu Induk Memasuki Tahapan Bukti Awal Atau Profesi
Praktek “TENDER SEMU” dan Resiko Hukumnya. Ketua LSM Tamperak Jateng Menyapa.
Tokoh Forum Banyumas Eling Gelar Diskusi Kebijakan Parkir, Berharap Rencana Parkir Gratis di Alfamart Ditinjau Kembali
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026 
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:57 WIB

Beraksi di Sejumlah Lokasi, Pencuri Spesialis HP Dibekuk Tim URC Polres Sragen

Kamis, 10 September 2026 - 10:31 WIB

Bapas Pati Dukung Peliputan ANTARA, Kenalkan Implementasi Pidana Kerja Sosial kepada Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 10:07 WIB

Sidang Gugatan Gardu Induk Memasuki Tahapan Bukti Awal Atau Profesi

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Praktek “TENDER SEMU” dan Resiko Hukumnya. Ketua LSM Tamperak Jateng Menyapa.

Rabu, 9 September 2026 - 21:43 WIB

Tokoh Forum Banyumas Eling Gelar Diskusi Kebijakan Parkir, Berharap Rencana Parkir Gratis di Alfamart Ditinjau Kembali

Berita Terbaru