Purworejo, Tribuncakranews.com – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Bener mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang. Berdasarkan keterangan Camat Bener, Bambang Surtiyanto, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, hingga tadi malam dan pagi ini tercatat sementara sebanyak 25 rumah warga terdampak. Minggu, 29/3/2026.
Rumah-rumah yang mengalami kerusakan tersebar di beberapa desa, di antaranya Desa Karangsari, Ketosari, Bener, Kedungloteng, namun jumlah terbanyak berada di Desa Bener. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, akibat tertimpa pohon besar.
“Sejak kemarin sore hingga malam hari, sebagian warga sudah melakukan pembenahan dan perbaikan sementara secara gotong royong. Ada juga yang baru mulai dikerjakan pagi ini karena ukuran pohon, seperti pohon durian yang cukup besar, sehingga proses evakuasi agak sulit,” jelas Bambang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, warga bersama aparat setempat terus berupaya melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon yang menimpa rumah. Bahkan hingga malam hari, proses evakuasi masih dilakukan di beberapa titik lokasi terdampak.

Pihak kecamatan juga menyampaikan keprihatinan atas bencana yang terjadi. Pendataan hingga kini masih terus dilakukan karena laporan dari warga masih bertambah.
“Laporan awal sudah kami sampaikan kepada Bupati, namun jumlah keseluruhan rumah terdampak belum final karena masih dalam proses pendataan dan kemungkinan bertambah,” ungkapnya.
Meski kerusakan cukup banyak, Bambang memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya beberapa warga mengalami luka ringan akibat tertimpa genteng saat peristiwa berlangsung.
Menurut keterangan warga, kejadian angin kencang dengan dampak sebesar ini baru pertama kali terjadi di wilayah tersebut.
Pemerintah kecamatan pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya dengan memangkas atau merapikan pohon-pohon besar di sekitar rumah yang berpotensi membahayakan saat terjadi angin kencang.
“Kami menghimbau warga untuk merapikan pohon besar di sekitar rumah agar tidak membahayakan jika terjadi angin kencang,” tutup Bambang.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Timbul Susilo, menyampaikan keprihatinannya atas bencana angin puting beliung yang terjadi di wilayah daerah pemilihannya. Ia mendorong agar BPBD segera turun tangan untuk melakukan penanganan dan pendataan dampak bencana.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca yang saat ini sulit diprediksi.tegasnya ( Surjono )













