PWMOI Kota Pekanbaru Minta Menteri Imipas Bersihkan Kamar Lodes Yang diduga Sengaja Disediakan di Setiap Lapas dan Rutan di Indonesia

- Kontributor

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Tribuncakranews. com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kota Pekanbaru Aprianto, SH yang didampingi Sekretaris PWMOI Pekanbaru Daeng Johan angkat bicara terkait maraknya penipuan atau lodes yang banyak merugikan masyarakat.

Kita dari PWMOI Kota Pekanbaru meminta kepada Bapak Menteri Imipas Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto untuk mencopot kalapas atau karutan yang menyediakan kamar khusus lodes dan penipuan di dalam Lapas atau Rutan. (3/5/2026)

Kami mendapat informasi ini dari mantan narapidana di Provinsi Riau yang di paksa dan disediakan kamar untuk melakukan lodes atau penipuan, kami lakukan ini karena terpaksa agar kami aman di penjara ini, peran kami semua berbeda-beda, ada yang mengaku jadi anggota TNI, Polri, Pengusaha.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus “Lodes”: Kelompok Napi diketahui mengembangkan modus operandi baru yang disebut “lodes” untuk menjerat korban secara daring.

Untuk itu, kata Aprianto, Pemerintah melalui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan harus lebih serius membersihkan Lapas dari aksi penipuan melalui alat komunikasi.

Petugas Lapas harus rutin melakukan penggeledahan maksimal di kamar-kamar hunian untuk menyita handphone yang sering digunakan napi untuk menipu, hal ini agar tindakan serupa tidak terulang kembali,” tegas Aprianto.

Lebih lanjut Aprianto menerangkan bahwa apabila Narapidana terbukti masih mengendalikan kejahatan seperti love scamming dan penipuan online dari balik jeruji maka pihak Lapas ataupun Rutan harus berani melakukan penindakan tegas kepada para Napi dengan cara dipindahkan ke Lapas dengan pengamanan ekstra ketat di Nusakambangan.” Tutup Aprianto.

 

(Humas DPD PWMOI Pekanbaru)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Susahnya Warga Mengurus Hak Waris Tanah Yang Dikuasai Pihak Lain, Pos Bakun Guyup Rukun Siap Membantu
Supervisi Akpol Tingkat I di Polres Sragen, Brigjen Sofyan Pastikan Latja Cetak Perwira Polri Presisi Berkarakter dan Profesional
Pejalan Kaki Lansia Meninggal Dunia Usai Tertabrak Mobil di Tirtomoyo
Warga Keluhkan Lambanya Pelayanan Puskesmas Simpang Empat, Pasien Mengaku Harus Menunggu Berjam-Jam untuk Berobat dan Mengurus Rujukan
Diduga Beras Bantuan Pangan Bulog untuk 11 Desa di Banjarwangi Garut Kurang Timbangan, Rata-rata Hanya 8,5 Kg
Victory Kapolres Cup 2026 Resmi Ditutup, Ratusan Gamer Sragen Perebutkan Prestasi dalam Semarak HUT Bhayangkara Ke-80
Senyum warga Penawangan warnai Bakti Sosial dan pelayanan Kesehatan gratis Polres Semarang
Sambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Hari ini Ratusan Paket Bansos disalurkan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:29 WIB

Susahnya Warga Mengurus Hak Waris Tanah Yang Dikuasai Pihak Lain, Pos Bakun Guyup Rukun Siap Membantu

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:23 WIB

Supervisi Akpol Tingkat I di Polres Sragen, Brigjen Sofyan Pastikan Latja Cetak Perwira Polri Presisi Berkarakter dan Profesional

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:02 WIB

Pejalan Kaki Lansia Meninggal Dunia Usai Tertabrak Mobil di Tirtomoyo

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:45 WIB

Warga Keluhkan Lambanya Pelayanan Puskesmas Simpang Empat, Pasien Mengaku Harus Menunggu Berjam-Jam untuk Berobat dan Mengurus Rujukan

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:39 WIB

Diduga Beras Bantuan Pangan Bulog untuk 11 Desa di Banjarwangi Garut Kurang Timbangan, Rata-rata Hanya 8,5 Kg

Berita Terbaru