Boyolali Tribuncakranews. com — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan pemasyarakatan, khususnya di bidang pendidikan. Hal tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan salah satu narapidana dalam Ujian Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket C, Senin (06/04).
Pelaksanaan ujian berlangsung di aula Rutan Kelas IIB Boyolali dengan pengawasan langsung dari tim pengawas PKBM Widya Karya Boyolali. Selain itu, kegiatan ini juga didampingi oleh staf rutan guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib dan lancar.
Adapun narapidana yang mengikuti ujian tersebut berinisial Y.A.P. Ia menjadi peserta ujian kesetaraan Paket C sebagai bagian dari program pembinaan yang berfokus pada peningkatan pendidikan warga binaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Rutan Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, dalam keterangannya secara terpisah menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa memberikan dukungan penuh kepada warga binaan untuk terus berkembang, khususnya dalam aspek pendidikan. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan.
“Rutan Boyolali berkomitmen untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi warga binaan dalam mengakses pendidikan. Hal ini kami wujudkan melalui program pendidikan nonformal ‘CERDAS WBP’, yang diikuti oleh para narapidana peserta Kejar Paket C,” ujarnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan narapidana dalam ujian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik. “Alhamdulillah, hari ini ada satu warga binaan kami yang mengikuti ujian. Tentunya, kami berharap yang bersangkutan dapat lulus dan segera memperoleh ijazah, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bekal untuk melamar pekerjaan setelah bebas,” imbuhnya.
Program pendidikan kesetaraan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, tidak hanya dalam meningkatkan pengetahuan, tetapi juga dalam mempersiapkan warga binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat.( red )













