Sebanyak 2.599 Petugas Sensus Ekonomi 2026 dilepas, Bupati Garut Ingatkan Masyarakat Isi Data Secara Jujur dan Akurat

- Kontributor

Senin, 15 Juni 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,  Tribuncakranews.com 

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melepas ribuan Petugas Sensus Ekonomi 2026 tingkat Kabupaten Garut. Prosesi pelepasan ini dilaksanakan bersamaan dengan Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Senin (15/6/2026).

​Sebanyak 2.599 petugas dikerahkan untuk melaksanakan pencacahan lapangan yang dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam arahannya, Bupati Garut menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara Badan Pusat Statistik (BPS) dengan seluruh jajaran aparatur pemerintah daerah, mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda), camat, hingga kepala desa. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat mengenai esensi Sensus Ekonomi agar tidak memicu kesalahpahaman di lapangan.

​”Barangkali gak ada salahnya kita undang semua sambil berjalan memberikan penjelasan apa yang menjadi esensi penyelenggaraan sensus ekonomi ini jangan sampai salah kaprah,” ucap Abdusy Syakur.

“Mengaku Miskin” Demi Bansos

​Secara khusus, Bupati menyoroti adanya kecenderungan di masyarakat yang sengaja menurunkan status kondisi ekonomi mereka demi mendapatkan bantuan sosial (bansos).

Menurutnya, manipulasi data agar masuk ke dalam kriteria penerima bantuan (seperti desil 1-5) sangat berbahaya karena dapat mengaburkan kondisi riil daerah.

Baca Juga:  POLRES KARANGANYAR GELAR CKG DAN SCREENING TB GRATIS SAMBUT HUT BHAYANGKARA KE-80

​”Ini juga secara komprehensif tidak baik. Karena akan mengaburkan kondisi yang ada di sekitar kita, dan juga saya khawatir kadang-kadang penduduk miskin kita bukan semakin berkurang bahkan semakin banyak. Bukan karena benar-benar miskin, tapi ingin diakui sebagai orang yang miskin,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa manipulasi data secara mandiri ini pada akhirnya hanya akan menyulitkan pemerintah dalam menjaga efektivitas serta ketepatan sasaran program pembangunan. Oleh sebab itu, potret kondisi ekonomi yang riil dan faktual mutlak diperlukan.

​Harapan untuk Pembangunan Garut ​Mengingat Sensus Ekonomi merupakan agenda besar nasional yang hanya dilaksanakan setiap 10 tahun sekali, Bupati Garut berharap momentum ini dapat menghasilkan potret berskala makro dan mikro yang akurat mengenai kondisi ekonomi di Kabupaten Garut maupun Indonesia.

​Di akhir sambutannya, ia berpesan kepada seluruh petugas yang diterjunkan ke lapangan agar menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, keikhlasan, dan kesabaran dalam menghadapi berbagai dinamika di masyarakat.

​”Oleh sebab itu, saya berharap para petugas, ya Bapak dan Ibu sekalian, bisa melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.

 

​(Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Jateng dan Polres Boyolali Perkuat Sinergi Media dengan Polri
AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum Resmi Jabat Kapolres Purworejo, Gantikan AKBP Windy Syafutra
PW PWI-LS Jawa Tengah Perkuat Konsolidasi, Satukan Langkah Seluruh Lembaga
PT.IKN( Inovasi Kota Nusantara) Rawalo Banyumas Harus Tetap Jalankan Keputusan Tutup Sementara 
Ibu Korban Penganiayaan di Kampus UHB Banyumas Sangat Marah dan Kecewa…. Jaksa Cuma Tuntut 3 Bulan Percobaan
Danrem 072/Pamungkas Ikuti Rakornis TMMD ke-130, Perkuat Sinergi Bangun Desa
Polsek Ampel Hadir, Warga Ngadirojo Terima Bantuan Air Bersih
Publik Sorot Lambatnya Respon & Belum ditahannya Pelaku oleh Polres Salatiga, Menanggapi Viralnya Video Pengroyokan dengan Linggis di Salatiga
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:20 WIB

SMSI Jateng dan Polres Boyolali Perkuat Sinergi Media dengan Polri

Kamis, 17 September 2026 - 20:59 WIB

AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum Resmi Jabat Kapolres Purworejo, Gantikan AKBP Windy Syafutra

Kamis, 17 September 2026 - 20:37 WIB

PW PWI-LS Jawa Tengah Perkuat Konsolidasi, Satukan Langkah Seluruh Lembaga

Kamis, 17 September 2026 - 20:29 WIB

PT.IKN( Inovasi Kota Nusantara) Rawalo Banyumas Harus Tetap Jalankan Keputusan Tutup Sementara 

Kamis, 17 September 2026 - 20:12 WIB

Ibu Korban Penganiayaan di Kampus UHB Banyumas Sangat Marah dan Kecewa…. Jaksa Cuma Tuntut 3 Bulan Percobaan

Berita Terbaru