Tak Kunjung Di Benahi, Tanggul Kali Bodri Desa Pidodokulon Nyaris Jebol

- Kontributor

Rabu, 29 April 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal, Tribuncakranews.com  – Warga dan Pemerintah Desa Pidodokulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal terus berusaha untuk menahan tanggul Sungai Bodri yang nyaris jebol, yaitu dengan bergotong royong memasang karung pasir di tanggul sungai.

Warga dan aparat desa bahu-membahu dengan menggunakan peralatan seadanya, dan secara swadaya. Mereka khawatir, jika tidak segera diperbaiki, gerusan sungai menyebabkan pengikisan serius (abrasi) dan jebol, yang berisiko memicu banjir.

“Ya kami terus berusaha untuk menambal tanggul dengan karung pasir, supaya aliran dari sungai Bodri tidak masuk ke permukiman warga. Kemarin Jumat (24/4) melaksanakan gotong royong memperkuat tanggul,” ujar Didik Prasetiawan, Kepala Desa Pidodokulon, saat ditemui Rabu (29/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, jika tanggul jebol maka dampaknya akan berdampak ke tambak ikan, persawahan dan permukiman warga, khususnya di Dukuh Pilangsari, Desa Pidodokulon.

“Disana kurang lebih ada 350 jiwa yang akan kena dampaknya. Maka, saya bersama warga terus berusaha melaksanakan gotong-royong ini, untuk pencegahan awal, serta menunggu tidak lanjut dari pemerintah daerah atau dinas terkait,” ungkap Didik.

Baca Juga:  Penutupan Jembatan Siak Hingga Tanggal 25 Oktober 2026

Ia menjelaskan, pihaknya sudah mengirim surat ke Dinas PUPR, PSDA Jawa Tengah dan instansi terkait lainnya, namun dari laporan tersebut, hanya ditindaklanjuti dengan mengirim karung untuk membuat tanggul darurat.

“Dari pihak petugas Dinas PUPR juga sudah turun langsung mengecek lokasi. Tapi aksesnya tidak mumpuni untuk di masuki alat berat, karena bibir tanggul sungai sudah sangat tipis dan sangat beresiko bila dipaksakan,” jelas Didik.

Sementara Kiswanto warga setempat berharap, pemerintah daerah dan pihak terkait untuk dapat memperbaiki tanggul yang sudah menipis di sungai Bodri ini. Karena menurutnya sudah ada beberapa tanggul yang rawan jebol.

“Kami mohon, semoga ada perhatian dari pemerintah daerah dan dinas terkait, agar tanggul sungai Bodri di desa kami ini tidak jebol, dan bisa mengakibatkan banjir permukiman warga,” ungkapnya.

Penulis : Surya

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban
Polres Jepara Wujudkan Pemenuhan Hak Jaminan Sosial Kesehatan untuk Kelompok Rentan demi Keberlanjutan Perlindungan Sosial Masyarakat di Kabupaten Jepara
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Street Parade Piala Raja HB X 2026
Safari Subuh di Bulusulur, Kapolres Wonogiri Ajak Santri Bijak Bermedia Sosial dan Jauhi Narkoba
Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban
Salurkan Rp7,82 Miliar Bantuan TJSL, PTPN IV Regional 2 Perluas Manfaat bagi Masyarakat
DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR
PEMBANGUNAN RUKO DI ATAS LAHAN PSDA PROVINSI JAWA TENGAH DI DESA SEMAMPIR PATI DISOROT, SEMPAT DIHENTIKAN SATPOL PP, IZIN DIPERTANYAKAN!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:02 WIB

Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban

Sabtu, 7 November 2026 - 10:56 WIB

Polres Jepara Wujudkan Pemenuhan Hak Jaminan Sosial Kesehatan untuk Kelompok Rentan demi Keberlanjutan Perlindungan Sosial Masyarakat di Kabupaten Jepara

Sabtu, 7 November 2026 - 07:57 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Street Parade Piala Raja HB X 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 07:16 WIB

Safari Subuh di Bulusulur, Kapolres Wonogiri Ajak Santri Bijak Bermedia Sosial dan Jauhi Narkoba

Jumat, 6 November 2026 - 23:18 WIB

Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban

Berita Terbaru