Telpon 110, Polsek Bangun Langsung Meluncur! Diduga Dibegal di Jalan, Pelapor Selamat Berlindung di Koramil

- Kontributor

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Selasa sore (27/1/2026) sekitar pukul 17.20 WIB, hujan gerimis tidak menghalangi tim Polsek Bangun untuk bergerak cepat.

Mereka menerima aduan melalui Call Center 110 Polres Simalungun tentang dugaan perampasan atau begal terhadap mobil Honda Agya merah BK 1XXX AEB. Pelapor, RWS dari Tanjung Balai, ketakutan karena diduga dikejar debt collector hingga masuk kompleks Koramil 08 Model untuk berlindung.

“Terima kasih Polisi cepat datang! Saya kira tidak akan ada yang menolong!” ucap RWS lega saat tim Polsek Bangun tiba.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Bangun, AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., saat dikonfirmasi Selasa malam (27/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, menjelaskan kronologi kejadian yang bermula dari aduan masyarakat melalaui Call Center Polri 110.

“Selasa sore pukul 17.20 WIB, kami terima laporan melalui Call Center 110 Command Center Polres Simalungun. Pelapor berinisial RWS dari Jalan HM Nur Lingkungan IV, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai, melaporkan dugaan perampasan atau begal terhadap mobil yang dia kendarai,” ujar Kapolsek Hengky.

Menurutnya, laporan ini langsung ditindaklanjuti dengan mengirim personel piket Polsek Bangun ke lokasi yang dilaporkan.

“Kami langsung kirim tim piket yang terdiri dari AIPTU Wibowo AP, AIPTU A. Ginting, AIPDA R. Simanungkalit, dan AIPDA Indo Siahaan. Mereka langsung berangkat menuju lokasi di Jalan Asahan depan Koramil 08, Nagori Pematang Asilom, Kecamatan Gunung Malela,” ungkapnya.

Setibanya di tempat kejadian, tim menemukan pelapor RWS yang sudah berada di Kantor Koramil 08 Model dalam keadaan ketakutan tapi selamat.

“Pelapor sudah berada di Koramil 08 Model. Dia ketakutan, tapi untungnya selamat. Dia menceritakan kronologi kejadian kepada kami,” ujar Kapolsek Hengky.

Menurut keterangan pelapor RWS, kejadian bermula saat dia sedang mengendarai mobil Honda Agya merah BK 1XXX AEB di Jalan Medan-Kota Pematang Siantar. Tiba-tiba dia distop oleh orang-orang yang diduga debt collector atau mata elang (istilah untuk penagih utang yang keras).

“Pelapor ceritakan bahwa saat dia sedang di dalam mobil di Jalan Medan-Pematang Siantar, dia distop oleh orang-orang yang diduga debt collector atau mata elang. Mereka minta dia berhenti, tapi dia takut dan tidak mau berhenti,” ungkap Kapolsek Hengky.

Karena ketakutan, RWS berusaha melarikan diri. Akibatnya, terjadi kejar-kejaran yang cukup menegangkan di jalanan.

“Pelapor berusaha kabur, lalu terjadi kejar-kejaran. Dia panik, takut, tidak tahu harus lari ke mana. Akhirnya dia ingat ada Koramil di sekitar situ, jadi dia langsung masuk ke kompleks Koramil 08 Model untuk berlindung,” jelasnya.

Saat RWS masuk ke kompleks Koramil, orang-orang yang diduga debt collector yang mengejarnya langsung pergi meninggalkan tempat tersebut.

“Begitu pelapor masuk ke kompleks Koramil, orang-orang yang mengejar langsung pergi. Mereka tidak berani masuk ke kompleks Koramil. Pelapor selamat karena berlindung di Koramil,” ujar Kapolsek Hengky.

Setelah mendengar keterangan pelapor, tim Polsek Bangun menyarankan kepada RWS untuk membuat laporan resmi ke Polsek Bangun agar bisa diproses lebih lanjut.

“Kami sarankan kepada pelapor untuk membuat laporan resmi ke Polsek Bangun supaya kami bisa tindak lanjuti. Tapi pelapor tidak bersedia membuat laporan,” ungkap Kapolsek Hengky.

Meski tidak bersedia membuat laporan, RWS mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Kepolisian yang telah merespons cepat aduannya melalui Call Center 110.

“Pelapor bilang, ‘Terima kasih banyak, Pak! Saya kira tidak akan ada yang menolong. Tapi ternyata polisi cepat datang setelah saya telepon 110. Saya sangat berterima kasih!’ Itu ucapan pelapor kepada tim kami,” ujar Kapolsek Hengky.

Kapolsek Hengky menekankan pentingnya Call Center 110 sebagai sarana masyarakat untuk cepat mendapatkan bantuan dari Polri.

“Ini bukti nyata bahwa Call Center 110 Polri bekerja dengan baik. Masyarakat terima aduan, kami langsung tindak lanjuti, personel langsung bergerak. Ini yang kami inginkan: respon cepat untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.

Dia mengajak masyarakat untuk tidak ragu menghubungi Call Center 110 jika mengalami atau menyaksikan kejahatan atau membutuhkan bantuan Polri.

“Kepada seluruh masyarakat, jangan ragu hubungi Call Center 110 Polri. Gratis, 24 jam, kami siap melayani. Apapun masalahnya, hubungi 110, kami akan datang!” ujarnya.

Kapolsek Hengky juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap debt collector yang menggunakan cara-cara intimidatif atau kekerasan.

“Debt collector yang profesional tidak akan menggunakan cara-cara kekerasan atau intimidasi. Jika ada debt collector yang bertindak seperti itu, segera lapor ke polisi. Kami akan tindak sesuai hukum,” tegasnya.

Dia juga memberikan apresiasi kepada tim piket Polsek Bangun yang telah merespons cepat aduan masyarakat.

“Terima kasih kepada AIPTU Wibowo, AIPTU Ginting, AIPDA Simanungkalit, dan AIPDA Indo Siahaan yang telah merespons cepat. Meski hujan gerimis, mereka tetap bergerak cepat. Ini pengabdian sejati,” pungkasnya dengan penuh apresiasi.

Penulis : Samhadi

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga RT 04 Perumahan Indopermai Siap Berlaga di Lomba Catur Master RW 15 Tahun 2026
Polres Wonogiri Amankan Laga Semifinal Bintang Muda Cup III, Ratusan Penonton Saksikan Duel Sengit Krandegan vs Ngaglik
Polri Dukung Layanan Kesehatan Terintegrasi di Purwantoro, Ratusan Warga Desa Kepyar Ikuti Skrining Penyakit Gratis
FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia
Babinsa Koramil 10/Sambi dan Warga Kompak Gotong Royong Bangun Talud di Tempursari
Sukindar, S.H.,C.PFW.,C.MDF.,C.JKJ.,C.FTAX Ketua PC LDII Kecamatan Ngaliyan: Pembinaan Generasi Muda Harus Intensif dengan 29 Karakter Luhur
SMKN 5 Semarang Raih Penghargaan Sekolah Teraktif Pendukung Program Rengganis Mengajar pada Jateng Green Industry Summit 2026
FERADI WPI Dukung Penyidikan Polda Banten, Pembuktian Dugaan Pengeroyokan Uun Diserahkan kepada Mekanisme Hukum
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:34 WIB

Warga RT 04 Perumahan Indopermai Siap Berlaga di Lomba Catur Master RW 15 Tahun 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:27 WIB

Polres Wonogiri Amankan Laga Semifinal Bintang Muda Cup III, Ratusan Penonton Saksikan Duel Sengit Krandegan vs Ngaglik

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:23 WIB

Polri Dukung Layanan Kesehatan Terintegrasi di Purwantoro, Ratusan Warga Desa Kepyar Ikuti Skrining Penyakit Gratis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:30 WIB

FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:31 WIB

Babinsa Koramil 10/Sambi dan Warga Kompak Gotong Royong Bangun Talud di Tempursari

Berita Terbaru