Terbongkar! Sindikat Investasi Bodong “Meta Online” Raup Ratusan Juta, Dua Pelaku Ditangkap

- Kontributor

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purworejo, Tribuncakranews.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Purworejo berhasil mengungkap kasus penipuan daring bermodus investasi bodong bernama “Meta Online” yang menyebabkan korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Dalam pengungkapan tersebut, dua pelaku diamankan di dua lokasi berbeda, yakni Jakarta dan Pontianak, Kalimantan Barat.

Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra melalui Wakapolres Kompol Nana Edi Sugito menjelaskan bahwa kasus ini terungkap berawal dari laporan korban yang mengalami penipuan saat berada di ATM Bank BRI Unit Pangenrejo pada Agustus 2025. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Lobby Tatag Trawang Tungga, Selasa (5/5) sore, yang turut dihadiri Kasat Reskrim AKP Dwiyono dan Kasi Humas AKP Ida Widaastuti.

Menurut Kompol Nana, pelaku menjalankan aksinya dengan modus yang cukup meyakinkan. Mereka terlebih dahulu menghubungi korban melalui WhatsApp dengan alasan “salah sambung”. Setelah komunikasi terjalin intens, korban kemudian ditawari investasi “Meta Online” dengan iming-iming keuntungan besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memperkuat tipu daya, salah satu pelaku berperan sebagai admin “Meta Customer Service” yang terus meyakinkan korban agar melakukan transfer dana secara bertahap. Alasan yang digunakan adalah perbaikan data agar saldo investasi meningkat. Namun setelah sejumlah uang ditransfer, korban tidak pernah bisa mencairkan modal maupun keuntungan yang dijanjikan.

Baca Juga:  Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Polres Jepara Gelar Pembinaan Keselamatan Berkendara di SMAN 1 Jepara

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil mencapai Rp452.697.433.

Dua tersangka yang berhasil diamankan yakni ASP (23) dan DHP (24), keduanya merupakan warga Pontianak, Kalimantan Barat. Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa unit ponsel pintar serta dokumen mutasi rekening dari berbagai bank.

Kasat Reskrim AKP Dwiyono menyebutkan bahwa kedua pelaku ditangkap pada 25 April 2026 dan saat ini masih menjalani proses hukum lebih lanjut. Keduanya dijerat dengan Pasal 492 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penipuan, dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara, serta Pasal 486 terkait penggelapan.

Sementara itu, Kasi Humas AKP Ida Widaastuti mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi yang datang dari nomor tidak dikenal. Ia menekankan pentingnya melakukan verifikasi terhadap platform investasi sebelum mengirimkan dana, guna menghindari kejadian serupa.

 

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Purworejo

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tanpa Izin, Aktivitas Alat Berat di Katingan Jadi Sorotan Masyarakat
Pengeroyokan Maut di Pantura Demak Terungkap, 3 Orang Ditangkap Resmob
Program Pernikahan Massal Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kemenag Dorong Edukasi Pernikahan Sesuai Syariah dan Adat
Danrem 072/Pamungkas Silaturahmi dengan Kapolda DIY, Perkuat Sinergi TNI-Polri
Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 13 Jabatan Strategis, Perkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat
Hadapi Kontijensi Situasi Kamtibmas di Masa Pilkades Serentak, Polres Semarang Simulasikan Penanganan Gangguan
FBI Beri Penghargaan Ditressiber Polda Jateng atas Pengungkapan Kasus Pig Butchering Scam
Yuwanto, PhD Apresiasi Soliditas Organisasi, Newsroom Jaga Desa dan FGD Jadi Agenda Prioritas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Diduga Tanpa Izin, Aktivitas Alat Berat di Katingan Jadi Sorotan Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Pengeroyokan Maut di Pantura Demak Terungkap, 3 Orang Ditangkap Resmob

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Program Pernikahan Massal Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kemenag Dorong Edukasi Pernikahan Sesuai Syariah dan Adat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Danrem 072/Pamungkas Silaturahmi dengan Kapolda DIY, Perkuat Sinergi TNI-Polri

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 13 Jabatan Strategis, Perkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Berita Terbaru