Yogyakarta, Tribuncakranews.com – Budaya ikonik Yogyakarta akan digelar Malioboro. Peristiwa ini merupakan acara rutinitas yang digelar setahun sekali. Acara ini dikemas dalam Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta yang Ke 270. Walikota Yogyakarta akan mengajak semua warga Yogyakarta untuk ikut serta memeriahkan dan menyukseskan HUT Kota Yogyakarta yang ke 270.
Walikota Yogyakarta akan mengundang 60.000 warga Yogyakarta dan luar kota untuk mengunjungi malioboro. Event ini dalam rangka puncak acara HUT Kota Yogyakarta yang ke- 270. HUT Kota Yogyakarta jatuh pada Hari Rabu, Tanggal 7 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB sampai sekesai. Puncak acara tersebut sebagai rangkaian acara dari Tanggal 1 -7 Oktober 2026. Tempat di Jl Malioboro. Puncak acara akan dimeriahkan dengan karnaval dari 14 kematren (Kecamatan) Kota Yogyakarta. Sebagai ikonik karnaval adalah Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026. WJNC mengusung street art kisah pewayangan. Karnaval ikonik Kota Yogyakarta yang akan menghadirkan koreografi atraktif, kostum megah, musik kontemporer, tata lampu yang spektakuler dari 14 kemantren.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tempat WJNC 2026 memilih Malioboro?
Tahun-tahun sebelumnya dari Tahun 2016 hingga 2025 WJNC bertempat di Tugu (Pal Putih). WJNC Tahun 2026 bergeser ke Kawasan Malioboro. Alasan bergeser ke Malioboro karena tempatnya lebih luas dan panjang dibanding di Tugu. Panjang Jl Malioboro dari teteg sepor hingga Titik Nol Km Yogyakarta 2,1 KM lebar rata-rata 25 meter. Sedangkan jarak Tugu ke teteg sepor sekitar 900 meter. Tujuan WJNC bergeser ke Malioboro untuk menghindari penumpukan penonton dan memberikan kenyamanan yang lebih baik.
Target pengunjung
Walikota Yogyakarta menargetkan WJNC 2026 dikunjungi sebanyak 60.000 orang. Target ini dinaikkan dari 40.000 menjadi 60.000 pengunjung.
Seorang pengunjung Malioboro yang tidak mau disebut namanya menyatakan bahwa dia siap datang ikut serta memeriahkan WJNC 2026. “Siapa Takut. Saya ingin ikut menari bersama-sama warga Jogja!” katanya.
Salah satu warga Ngampilan mengatakan bahwa, “Saya siap menyukseskan, memeriahkan, dan ikut serta membantu pada tata busana dari kontingen Kemantren Ngampilan, semoga acaranya sukses.”
Penulis : BIMA - WidDAW
Editor : Khanza Haryati














