MBG dari SPPG Cahaya Ditolak SMPN 1 Cawas, Diduga Tidak Layak Untuk di Konsumsi

- Kontributor

Senin, 9 Februari 2026 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klaten, Tribuncakranews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG Cahaya, Barepan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, ditolak oleh pihak SMP Negeri 1 Cawas, Senin (9/2/2026). Penolakan dilakukan karena makanan yang dikirim diduga tidak layak untuk dikonsumsi.

Penanggung jawab penerima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di SMPN 1 Cawas berinisial SK menyebutkan, sebelum MBG dibagikan kepada sekitar 763 siswa, pihak sekolah terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap makanan yang dikirim.

“Setelah diperiksa, ternyata ada makanan yang kondisinya tidak layak untuk dimakan, sehingga kami memutuskan untuk tidak menerima MBG tersebut,” ungkap SK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian tersebut turut disaksikan awak media yang kebetulan berada di lokasi saat proses pendistribusian berlangsung. Kepala Dapur SPPG Cahaya, berinisial RK, yang ikut mengantar MBG ke sekolah, juga mengetahui adanya makanan yang dinilai tidak layak konsumsi.

Akibat penolakan tersebut, sejumlah siswa mengaku kecewa karena biasanya menerima MBG, namun pada hari itu tidak mendapatkan jatah makan. Meski demikian, pihak dapur memberikan penjelasan kepada siswa bahwa pada Selasa (10/2/2026) MBG akan diberikan dobel sebagai pengganti.

“Besok akan kami berikan dobel,” ujar Riko, selaku Kepala Dapur, kepada siswa.

Usai kejadian tersebut, awak media mendatangi SPPG Cahaya di Barepan, Cawas, dan menemui Cahyo, selaku pemilik dapur sekaligus mitra pelaksana MBG. Cahyo menjelaskan bahwa pendistribusian tersebut merupakan pelaksanaan perdana, dengan jumlah sekitar 1.000 KPM.

Ia mengakui adanya keteledoran dalam pelaksanaan awal tersebut dan menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi.

“Kami akui ini adalah keteledoran kami. Ke depan akan kami laksanakan dengan lebih baik dan sesuai dengan aturan serta standar memasak dalam program MBG,” ujar Cahyo.

Dalam hal ini, Yayasan SPPG Cahaya diharapkan dapat lebih aktif melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Cahaya Barepan Cawas Klaten, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

(Sus.Wd)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga “Masuk Angin”, Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Mandek 5 Tahun di Polda Sumut, Oknum Penyidik Dilaporkan ke Propam
Sejarah Terbentuknya Kota Lubuklinggau, Dr. Sambas Ungkap Perjuangan Pemekaran Tahun 2001
Selama 36 Hari, 37 Orang Bandit Jalanan Kena Tembak Polrestabes
Usai Hadiri Kelulusan SMA Taruna Nusantara, Panglima TNI Bertolak ke Jakarta
Danrem 072/Pamungkas Sambut kedatangan Panglima TNI di Lanud Adisutjipto
Pengelola Terkesan Kebal Hukum, Nelayan Kuala Tambangan Desak Audit Total SPBUN 68.708.003
Kasus Mafia BBM Subsidi Sapeken, Ditpolairud Polda Jatim Kumpulkan Pulbaket, Jerat Hukum Menanti Terlapor
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Prasetya Alumni dan Passing Out Angkatan XXXIV SMA Taruna Nusantara
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:59 WIB

Diduga “Masuk Angin”, Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Mandek 5 Tahun di Polda Sumut, Oknum Penyidik Dilaporkan ke Propam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:53 WIB

Sejarah Terbentuknya Kota Lubuklinggau, Dr. Sambas Ungkap Perjuangan Pemekaran Tahun 2001

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:08 WIB

Selama 36 Hari, 37 Orang Bandit Jalanan Kena Tembak Polrestabes

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:44 WIB

Usai Hadiri Kelulusan SMA Taruna Nusantara, Panglima TNI Bertolak ke Jakarta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:40 WIB

Danrem 072/Pamungkas Sambut kedatangan Panglima TNI di Lanud Adisutjipto

Berita Terbaru