GUNUNGKIDUL, Tribuncakranews.com – Menindaklanjuti arahan Kapolres Gunungkidul, Polsek Tepus bersama Forkopimkap Kapanewon Tepus bergerak cepat menggelar rapat koordinasi dan aksi nyata penanganan dampak kekeringan di wilayah Kapanewon Tepus, Kamis (30/7/2026).
Musim kemarau yang terjadi sejak Mei 2026 menyebabakan sumber air warga menyusut drastis. Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat Polri, Polsek Tepus mengawali aksi penyaluran (*drooping*) air bersih di Penampungan Air Umum RT 02/RW 07, Padukuhan Puleireng, Kalurahan Sidoharjo. Penyaluran tahap awal ini dirasakan langsung manfaatnya oleh sekitar 132 Kepala Keluarga (KK).
Kapolsek Tepus menyampaikan bahwa kegiatan penanganan krisis air ini akan dilakukan secara berkala.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah Kapanewon Tepus berencana mendistribusikan sekitar 30 tangki air bersih setiap bulannya hingga September 2026 mendatang,” ujarnya.
Aksi kemanusiaan ini berlanjut pada Jumat (31/7/2026), di mana Polsek Tepus, Pemerintah Kapanewon, serta dukungan dari Satbrimob disiagakan untuk menyalurkan 13 tangki air bersih. Penyaluran menyasar beberapa lokasi prioritas, antara lain Padukuhan Duwet (Purwodadi), Kropak (Giripanggung), Singkil (Tepus), serta Pulekulon, Puleireng, dan Bengle (Sidoharjo).
Melalui sinergi ini, diharapkan beban ekonomi masyarakat akibat dampak kekeringan dapat teratasi dan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi hingga musim penghujan tiba.
(Humas Polres Gunungkidul)












