Masyarakat Desak Aparat Tindak Tegas Tambang Ilegal di Sungai Indragiri dan Usut Tuntas Penampung Emas

- Kontributor

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INHU, Tribuncamkaranews.com  — Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Indragiri kian meresahkan warga. Tak hanya merusak ekosistem perairan, operasi tambang ilegal ini kini merambah hingga ke kawasan cagar budaya dan situs peninggalan sejarah, salah satunya di wilayah Desa Baturijal Hulu, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu.

Warga setempat menyuarakan keprihatinan mendalam atas kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh armada rakit mesin penyedot emas (domping) yang beroperasi secara bebas di badan sungai.

“Jika aktivitas ini berada di darat, mungkin kami masih bisa menoleransi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun karena penambangan ini dilakukan langsung di sungai dan merusak kawasan situs peninggalan leluhur kami, kami minta penegak hukum turun tangan dan menindak tegas seluruh operasional PETI di aliran Sungai Indragiri, termasuk di Desa Baturijal Hulu,” tegas salah seorang perwakilan warga.

Selain mendesak penertiban armada rakit di lapangan, warga juga meminta aparat penegak hukum (APH) bertindak adil dan tidak tebang pilih dalam menangkap para pelaku penambangan ilegal maupun pihak yang membekingi. Masyarakat menuntut penindakan menyeluruh hingga ke akar-akarnya, terutama menyasar para cukong dan penampung emas yang menikmati keuntungan besar dari perusakan lingkungan tersebut.

Baca Juga:  Di Tengah Tekanan Ekonomi, Kades Karang Getas Tetap Produktif Berjualan Semangka dan Melon

“Jangan hanya pekerja lapangan yang ditindak atau dijadikan korban, sementara para penampung dan aktor utamanya tidak tersentuh. Kami minta 8 naga atau jaringan penampung emas ilegal di Indragiri Hulu ditangkap seluruhnya tanpa pilih kasih. Ratakan semua lokasi penampungan ilegal agar ada efek jera,” pungkasnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga menyayangkan sikap oknum wartawan berdomisili di Peranap yang terkesan enggan dan mengelak saat diminta mempublikasikan keresahan warga terkait jaringan penampung emas tersebut.

“Ada oknum wartawan di sini yang saat kami minta untuk menaikkan berita justru memberikan alasan tidak masuk akal dan mengaku ‘sulit untuk berkata-kata’. Oknum wartawan tersebut malah berdalih tidak tahu-menahu mengenai siapa sosok di balik pembakar maupun jaringan 8 naga itu,” ungkap warga dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat berharap pihak kepolisian dan instansi terkait segera melakukan razia skala besar serta penegakan hukum secara demi menyelamatkan ekosistem Sungai Indragiri dan warisan budaya lokal. Warga secara tegas meminta agar oknum yang diduga bagian dari ‘8 naga’ tersebut diproses hukum sampai tuntas.

Tim

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minggu Kasih, Kapolres Sragen Hadiri Misa Suci dan Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Katolik
Dua Terduga Pelaku Pencurian Di Kembaran Banyumas Ditangkap, Burung Dan Helm Jadi Sasaran
Hari Kedua Verval KDKMP, Tim Mabes TNI Sasar Tujuh Koperasi di Kecamatan Maos
Food Festival dan Cultural Night di UNDIP Satukan Keragaman 15 Negara Mahasiswa Internasional
Banggakan Garut! Maryani, Siswi SLBS Putra Hanjuang Bungbulang Raih Dua Medali di PESONAS II 2026 ​NUSA TENGGARA TIMUR
Sinergi Polisi dan Masyarakat Batang: Kapolresta Gandeng Ulama hingga Warga Berantas Tawuran dan Bullying.
Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat, Kapolresta Batang Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di GKJ Batang
ATLET MUDA DEMAK BERPRESTASI! DIMAS PUTRA LINARDI SABET MEDALI EMAS DI KEJURNAS PPAD 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:32 WIB

Minggu Kasih, Kapolres Sragen Hadiri Misa Suci dan Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Katolik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Dua Terduga Pelaku Pencurian Di Kembaran Banyumas Ditangkap, Burung Dan Helm Jadi Sasaran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Hari Kedua Verval KDKMP, Tim Mabes TNI Sasar Tujuh Koperasi di Kecamatan Maos

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Food Festival dan Cultural Night di UNDIP Satukan Keragaman 15 Negara Mahasiswa Internasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Banggakan Garut! Maryani, Siswi SLBS Putra Hanjuang Bungbulang Raih Dua Medali di PESONAS II 2026 ​NUSA TENGGARA TIMUR

Berita Terbaru