Polres Sragen Kerahkan Brimob dan Ratusan Personel, Cipta Kondisi Diperketat

- Kontributor

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sragen, Tribuncakranews.com — Polres Sragen meningkatkan pengamanan wilayah melalui apel siaga cipta kondisi, Sabtu (22/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi mobilitas massa dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat tetap kondusif di sejumlah jalur menuju wilayah Sambirejo.

Apel siaga digelar mulai pukul 10.00 WIB di Lapangan Mapolres Sragen. Kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Sragen Kompol Suyono, mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

Pengamanan kali ini disiapkan secara berlapis. Polres Sragen mengerahkan personel Polres dan Polsek jajaran, diperkuat Tim Raimas Sat Samapta, Satlantas, personel tertutup Sat Intelkam dan Satreskrim, satu pleton anggota TNI Kodim 0725 Sragen, serta dukungan satu kompi pasukan Brimob Polda Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekuatan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, terutama pergerakan kelompok massa dari luar daerah yang menuju wilayah Kecamatan Sambirejo.

Dalam arahannya, Kompol Suyono menekankan agar seluruh personel tidak hanya mengandalkan kekuatan, tetapi mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis.

“Laksanakan tugas dengan tegas, penuh tanggung jawab dan tetap humanis. Kedepankan pencegahan serta berikan imbauan secara baik kepada masyarakat yang melintas,” tegas Kompol Suyono menyampaikan arahan Kapolres Sragen.

Sebagai bagian dari strategi cipta kondisi, personel disebar pada sejumlah titik yang menjadi akses menuju kawasan Sambirejo.

Penyekatan dilakukan secara selektif terhadap rombongan yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun kepadatan lalu lintas.

Fokus pengamanan diarahkan pada kendaraan roda dua yang datang secara berkelompok dari luar Kabupaten Sragen.

Petugas memberikan imbauan agar masyarakat tidak melakukan perjalanan secara sendiri-sendiri. Rombongan juga diarahkan menggunakan kendaraan roda empat dan melakukan perjalanan secara terorganisir.

Apabila ditemukan rombongan dari luar wilayah yang hendak menuju titik kegiatan, petugas melakukan langkah persuasif dengan memberikan imbauan untuk kembali ke daerah asal masing-masing.

Sejumlah wilayah menjadi perhatian polisi, termasuk jalur yang menghubungkan Sragen dengan Boyolali, Karanganyar, Solo hingga wilayah Jawa Timur.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Provinsi, Motor Curian dari Jateng dan DIY Dijual ke Lampung

Langkah ini merupakan bagian dari deteksi dan pencegahan dini. Polisi tidak menunggu gangguan terjadi, tetapi berupaya menutup potensi gangguan sejak masih berada di jalur pergerakan.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menempatkan kekuatan personel pada sejumlah fungsi yang saling mendukung.

Satlantas bertugas mengantisipasi kepadatan dan menjaga kelancaran arus kendaraan. Sat Samapta melalui Tim Raimas disiapkan sebagai kekuatan respons cepat.

Sementara Sat Intelkam melakukan pemantauan situasi dan deteksi dini, sedangkan Satreskrim disiagakan untuk mengantisipasi potensi tindak pidana.

Kekuatan tersebut diperkuat satu kompi Brimob Polda Jawa Tengah melalui skema BKO.

Pengerahan kekuatan gabungan ini menunjukkan keseriusan Polres Sragen dalam memastikan setiap potensi gangguan keamanan dapat ditangani secara cepat, terukur dan profesional.

Kapolres Sragen menegaskan, cipta kondisi bukan semata-mata kegiatan penyekatan, tetapi merupakan rangkaian langkah preventif untuk memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman.

“Jangan sampai kehadiran petugas justru menimbulkan keresahan. Laksanakan pengamanan secara profesional, humanis dan terukur. Namun apabila ditemukan pelanggaran atau potensi gangguan keamanan, lakukan tindakan sesuai prosedur,” pesan AKBP Dewiana.

Polres Sragen memastikan pengamanan akan terus dilakukan dengan pola dinamis mengikuti perkembangan situasi di lapangan.

Personel tidak hanya ditempatkan di lokasi utama, tetapi juga disebar pada jalur-jalur strategis untuk mengantisipasi pergerakan massa dan mencegah terjadinya konsentrasi massa secara tidak terkendali.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Sragen menjaga Sragen tetap aman, tertib dan kondusif.

Dengan dukungan personel gabungan Polres, Polsek jajaran dan BKO Brimob Polda Jawa Tengah, polisi memastikan setiap potensi gangguan keamanan akan diantisipasi sejak dini.

Bagi Polres Sragen, menjaga kondusivitas bukan menunggu masalah datang. Polisi bergerak lebih awal, membaca potensi, mengendalikan situasi dan memastikan keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Sragen

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI
TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan
Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Tumbuhkan Gotong Royong demi Kesejahteraan Warga Kebumen
Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum
Kasus Pengeroyokan Maut di Sukolilo Pati, Polresta Pati Ungkap Perkembangan Penyidikan
Komisi III DPR RI Dorong Polda Jateng Hadirkan Pelayanan Polri yang Dekat dengan Masyarakat
Layanan Lebih Mudah dan Transparan: BRI Life dan BPJS Kesehatan Hadirkan Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:02 WIB

EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:59 WIB

TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Tumbuhkan Gotong Royong demi Kesejahteraan Warga Kebumen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum

Berita Terbaru

Berita

TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:59 WIB