UNDIP Bangun Laboratorium Kedokteran Komunitas di Jepara, Dukung Pembangunan Daerah Melalui Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan

- Kontributor

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNDIP, Jepara(10/10), Tribuncakranews.com – Universitas Diponegoro (UNDIP) terus memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pembangunan Pusat Pelayanan dan Pemberdayaan Usaha Kesehatan Masyarakat (P2UKM) – Laboratorium Kedokteran Komunitas di Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-65 Fakultas Kedokteran (FK) UNDIP yang diisi dengan pelayanan kesehatan dan edukasi bagi masyarakat dan bagian dari kegiatan Tri Dharma PT, Pengabdian kepada Masyarakat.

Rangkaian pengabdian kepada masyarakat tersebut meliputi Kelas Lansia “Eyang Kung n Ti” bagi kader lanjut usia, pelayanan dan pengobatan kesehatan lansia, serta skrining kesehatan bagi siswa sekolah dasar kelas 1 hingga kelas 6. Skrining dilakukan untuk mendeteksi secara dini potensi masalah kesehatan pada anak usia sekolah sehingga dapat mendukung upaya pencegahan dan penanganan lebih awal.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisaputro, Sp.PD-KPTI, yang telah merintis pendirian P2UKM sejak 1983. Menurutnya, keberadaan fasilitas yang kini berkembang menjadi Laboratorium Kedokteran Komunitas merupakan bagian penting dari perjalanan panjang UNDIP dalam mengintegrasikan pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keberadaan Laboratorium Kedokteran Komunitas ini tentunya sangat membantu. UNDIP menghadirkan dua hal penting, yakni pendidikan dan kesehatan, yang diharapkan dapat mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Jepara,” ujar Rektor.

Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut semakin memperkuat peran UNDIP dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan Bupati Jepara, Arif Darmawan, S.Sos., M.H. selaku Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik yang menyampaikan terima kasih atas komitmen dan kontribusi UNDIP dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Mlonggo.

P2UKM yang telah berkembang menjadi Laboratorium Kedokteran Komunitas kini juga difungsikan sebagai asrama bagi mahasiswa kedokteran yang menjalani praktik di Mlonggo. Pengembangan fasilitas ini diharapkan menjadi penghubung antara pendidikan kedokteran, praktik lapangan, dan kebutuhan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Garut Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah di Bulan Suci Kepada Warga Mekarmukti Saat Giat Safari Ramadhan di Masjid Besar

Melalui kegiatan di lapangan, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung dalam memahami berbagai persoalan kesehatan masyarakat. Pada saat yang sama, masyarakat mendapatkan manfaat melalui pelayanan, pendampingan, dan edukasi kesehatan. Dengan demikian, proses pendidikan kedokteran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui interaksi dan keterlibatan langsung dengan masyarakat.

Dekan Fakultas Kedokteran UNDIP, Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), berharap Laboratorium Kedokteran Komunitas dapat menjadi pusat pembelajaran bagi mahasiswa sekaligus wadah penelitian bagi dosen. Lebih dari sekadar pembangunan gedung, fasilitas ini menjadi bagian dari upaya UNDIP mengembangkan model pendidikan kedokteran berbasis komunitas

“UNDIP tidak hanya membangun gedung semata, tetapi terus berupaya menjadi model pendidikan kedokteran berbasis komunitas sekaligus pusat kolaborasi antara universitas, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat,” ungkapnya.

Dekan juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor UNDIP, Pemerintah Kabupaten Jepara, para perintis dan pendahulu, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam membangun dan menjaga keberlangsungan P2UKM hingga berkembang menjadi Laboratorium Kedokteran Komunitas.

Menurutnya, fasilitas yang diresmikan tersebut merupakan hasil pengabdian panjang dari berbagai generasi. Oleh karena itu, keberlanjutan pemanfaatannya menjadi penting agar manfaat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan dapat terus dirasakan oleh masyarakat.

“Laboratorium Kedokteran Komunitas yang diresmikan hari ini sejatinya merupakan pengabdian panjang dari banyak generasi. Semoga fasilitas ini semakin memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” harapnya.

Peresmian Laboratorium Kedokteran Komunitas menegaskan komitmen UNDIP untuk memperkuat pendidikan kedokteran yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan sekaligus menghasilkan calon dokter yang kompeten, berempati, dan peka terhadap persoalan kesehatan di lingkungan sekitarnya.

Langkah ini sejalan dengan semangat “UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat”, yakni menghadirkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

 

TCN

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkah Tegap Percaya diri 6’Garuda Muda’ Istimewa Garut Siap Mengukir Sejarah di PESONAS II 2026 NTT
Oknum Polisi PALI Cuma Dihukum 7 Hari, Keluarga Korban Murka: “Kami Minta Keadilan!”
DUGAAN ALIH FUNGSI SPBU 64.712.01 JL. PENGGALANG HAMALAU JADI GUDANG PELANGSIRAN: Masyarakat Resah, Beli Solar Eceran Rp19 Ribu, Pelangsiran Dikelola Oknum
Anniversary ke-4, Brigade Joxzin Purworejo Tebar Kepedulian, Salurkan Sembako di Empat Wilayah
Sampurasun Garut! 176 Pinunjul Muda Nyaliksik Diri dalam Audisi Pasanggiri Mojang Jajaka 2026
Pelaksana Proyek Jalan Rp11,7 Miliar di Kulon Progo Beri Klarifikasi: Kontur Berbukit Jadi Kendala, Retakan Siap Diperbaiki
Disebut Penuhi Syarat, IMB Justru Diakui Belum Ada! Polemik SPPG 4 Bojong Pondok Terong Menguat, Pengawasan Dipertanyakan
Dugaan Mar’up Anggaran Dana Desa Sikampuh Kroya Mencapai Milyaran Rupiah, Warga Minta APH Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Langkah Tegap Percaya diri 6’Garuda Muda’ Istimewa Garut Siap Mengukir Sejarah di PESONAS II 2026 NTT

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Oknum Polisi PALI Cuma Dihukum 7 Hari, Keluarga Korban Murka: “Kami Minta Keadilan!”

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:28 WIB

DUGAAN ALIH FUNGSI SPBU 64.712.01 JL. PENGGALANG HAMALAU JADI GUDANG PELANGSIRAN: Masyarakat Resah, Beli Solar Eceran Rp19 Ribu, Pelangsiran Dikelola Oknum

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Anniversary ke-4, Brigade Joxzin Purworejo Tebar Kepedulian, Salurkan Sembako di Empat Wilayah

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:28 WIB

UNDIP Bangun Laboratorium Kedokteran Komunitas di Jepara, Dukung Pembangunan Daerah Melalui Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan

Berita Terbaru