Polres Purworejo Amankan 24 Remaja Diduga Terlibat Aksi Konvoi Bersenjata Tajam, Kedepankan Pembinaan dan Pendidikan

- Kontributor

Jumat, 6 November 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Polres Purworejo bersama Polsek Kemiri bergerak cepat menindaklanjuti video viral di media sosial yang memperlihatkan sekelompok remaja diduga hendak terlibat aksi tawuran dengan membawa senjata tajam di wilayah Jalan Kemiri–Pituruh, Kabupaten Purworejo.

Peristiwa yang terekam dalam video tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (31/10/2026) dini hari. Menindaklanjuti informasi yang beredar, jajaran kepolisian langsung melakukan penyelidikan dengan mengidentifikasi kendaraan dan sejumlah remaja yang terlihat dalam rekaman video.

Hasil penyelidikan mengarah pada identitas sejumlah anak yang diduga terlibat dalam aksi konvoi tersebut. Dari penanganan kasus ini, polisi mengamankan sebanyak 24 anak dari dua kelompok yang berasal dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kemiri dan Kutoarjo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Purworejo AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum, S.H., S.I.K., M.A., menjelaskan bahwa para remaja tersebut berasal dari sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMK dengan rentang usia sekitar 15 hingga 16 tahun.

Menurutnya, peristiwa tersebut diduga berawal dari aksi saling ejek melalui media sosial yang kemudian memicu kesepakatan sejumlah anak untuk berkumpul. Mereka diketahui terlebih dahulu berkumpul di kawasan Gunung Tugel, Kutoarjo, sebelum melakukan konvoi sepeda motor untuk mencari kelompok lain.

Rombongan kemudian bergerak melintasi sejumlah wilayah hingga memasuki Kecamatan Kemiri. Aktivitas tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian jajaran kepolisian melalui patroli gabungan yang rutin dilaksanakan setiap malam akhir pekan.

Saat memasuki wilayah Kemiri, rombongan sempat dihadang petugas. Sebelum mencapai kawasan Kerep Kemiri, kelompok tersebut juga telah dibubarkan warga sehingga para remaja berpencar.

Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa itu, yakni dua buah jaket atau jumper, celana panjang, helm, serta sebilah senjata tajam jenis celurit.

Libatkan Orang Tua dan Sekolah dalam Pembinaan

Kapolres Purworejo didampingi Kapolsek Kemiri AKP Bruyi Rohman Warsito, S.H., M.H., menegaskan bahwa penanganan terhadap anak-anak yang terlibat dilakukan dengan mengedepankan pendekatan pembinaan serta memperhatikan kepentingan terbaik bagi masa depan mereka.

Baca Juga:  Patroli Brimob dan Perintis Gagalkan Tawuran Dini Hari di Jaktim, 10 Remaja Diamankan

Sebagai tindak lanjut, kepolisian mengundang orang tua atau wali, pihak sekolah, perangkat desa, serta tokoh masyarakat dari lingkungan tempat tinggal anak-anak tersebut untuk mengikuti pertemuan bersama.

Dalam pertemuan itu disepakati bahwa anak-anak tetap harus mendapatkan hak pendidikan dan melanjutkan sekolah. Sejalan dengan program Polri Peduli Pendidikan, proses pembinaan dan pengawasan akan dilakukan secara bersama-sama tanpa mengesampingkan keberlangsungan pendidikan mereka.

Para remaja yang terlibat juga telah mengakui kesalahan dan menyatakan komitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya. Sementara itu, pihak sekolah menyatakan kesediaan untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan pembinaan kepada siswa yang bersangkutan.

Tingkatkan Patroli dan Pengawasan Lingkungan

Kapolres menambahkan, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Purworejo terus ditingkatkan melalui patroli rutin setiap hari, khususnya patroli gabungan pada malam Sabtu dan malam Minggu.

Selain patroli, kepolisian juga aktif melakukan edukasi dan kunjungan ke sekolah-sekolah guna meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar. Pada siang hari, petugas turut menyambangi sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kapolres juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, termasuk memperhatikan lingkungan pergaulan dan membatasi jam bermain. Anak-anak diharapkan sudah berada di rumah paling lambat pukul 21.00 WIB, kecuali memiliki keperluan yang jelas.

“Orang tua perlu mengetahui keberadaan anak, mengenali teman-teman pergaulannya, serta mengawasi penggunaan media sosial agar tidak menjadi pemicu terjadinya tindakan yang melanggar hukum,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Purworejo bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.Melalui sinergi antara kepolisian, keluarga, sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan potensi kenakalan remaja dapat dicegah sejak dini. Dengan demikian, generasi muda Purworejo dapat tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, disiplin, bertanggung jawab, serta taat hukum. ( Surjono )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perluas Kontribusi Global Atasi Krisis Lingkungan, UNDIP Gandeng Celvera Biosystems Singapura dalam Proyek Riset “Blue Java”
Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Pemakaman Militer Kru Heli MI-17 yang Gugur Saat Misi Karhutla
Melalui Rumah Tani Trans, TEP UNDIP Dorong Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Kompos di Senggi
Ikhtiar Spiritual, Polres Semarang gelatlr Khataman Al-Qur’an dan santuni Yatim Piatu.
TK Pertiwi Krikilan Tak Terpasang Papan Proyek, Dua TK Lain Terima Bantuan Apbn Ratusan Juta: Kementerian Diminta Buka Data
Menatap Atap yang Hampir Ambruk: Kisah Ibu An An, Janda Dhuafa di Garut yang Bertaruh Nyawa di Rumah Tak Layak Huni
Lima Bulan Dilanda Kekeringan, Air Bersih Jadi Mahal! Kapolres Sragen Turun Langsung Salurkan 5 Tangki di Dua Desa Sumberlawang
Polres Gunungkidul Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Dengan Modus Truk Boks Modifikasi dan Plat Nomor Palsu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Perluas Kontribusi Global Atasi Krisis Lingkungan, UNDIP Gandeng Celvera Biosystems Singapura dalam Proyek Riset “Blue Java”

Jumat, 6 November 2026 - 12:47 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Pemakaman Militer Kru Heli MI-17 yang Gugur Saat Misi Karhutla

Jumat, 6 November 2026 - 12:45 WIB

Melalui Rumah Tani Trans, TEP UNDIP Dorong Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Kompos di Senggi

Jumat, 6 November 2026 - 11:38 WIB

Ikhtiar Spiritual, Polres Semarang gelatlr Khataman Al-Qur’an dan santuni Yatim Piatu.

Jumat, 6 November 2026 - 11:33 WIB

Polres Purworejo Amankan 24 Remaja Diduga Terlibat Aksi Konvoi Bersenjata Tajam, Kedepankan Pembinaan dan Pendidikan

Berita Terbaru